P.SIDIMPUAN (HARIANSTAR.COM) – Aktivis Garda AMPUH, Andi Hariman, menyoroti temuan BPK terkait pengelolaan dana Prolanis dan dana non kapitasi JKN pada FKTP/Puskesmas Pemko Padangsidimpuan Tahun 2024.
Menurutnya, dugaan temuan penggunaan dana di luar mekanisme APBD serta adanya rekening yang belum ditetapkan melalui SK Wali Kota merupakan persoalan serius dalam tata kelola keuangan daerah.
“Ini bukan sekadar kesalahan administrasi. Ketika uang negara dikelola di luar mekanisme APBD dan rekening resmi pemerintah daerah, maka ada persoalan hukum dan pengawasan yang wajib dijelaskan kepada publik,” tegas Andi Hariman, Minggu (17/5/2026).
Ia meminta Kepala Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan segera memberikan klarifikasi terbuka atas temuan BPK tersebut.
“Jangan sampai dana pelayanan kesehatan masyarakat dikelola tanpa transparansi dan tanpa pertanggungjawaban yang jelas,” tutupnya. (Indra)



























