ISRAEL (HARIANSTAR.COM) – Kapal induk terbesar di dunia milik Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, dilaporkan akan segera tiba di lepas pantai Israel dan berlabuh di Haifa pada Senin waktu setempat, 23 Februari 2026.
Kehadiran kapal perang raksasa itu menjadi tambahan terbaru dalam gelombang penguatan militer AS di Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Sebelumnya AS telah mengirimkan pesawat tanker, pesawat kargo, serta pesawat pengisian bahan bakar ke sejumlah bandara dan pelabuhan di Israel.
“Pesawat tanker pengisian bahan bakar udara AS dan pesawat angkut berat C-17 Globemaster telah mendarat di Bandara Ben Gurion Israel selama 24 jam terakhir sebagai bagian dari peningkatan kekuatan militer AS di wilayah tersebut,” ungkap lembaga penyiaran publik Israel, Kan, seperti dikutip Selasa, 24 Februari 2026 dilansir dari rmol.
Armada tempur kapal induk yang dipimpin USS Gerald R. Ford, yang secara resmi dikenal sebagai Carrier Strike Group 12, telah memasuki Laut Mediterania setelah melintasi Selat Gibraltar.
Pergerakan ini dipantau oleh sejumlah lembaga pelacak pengerahan angkatan laut AS, meski Angkatan Laut AS belum secara resmi mengonfirmasi kapan kapal induk tersebut akan merapat.
Haifa sendiri memiliki arti strategis penting bagi Israel. Kota pelabuhan itu merupakan markas besar Angkatan Laut Israel sekaligus lokasi kilang minyak terbesar di negara tersebut.
Dalam perang Israel-Iran pada Juni lalu, Haifa mengalami kerusakan signifikan akibat serangan rudal, yang menyebabkan puluhan orang terluka serta kerusakan pada rumah dan bangunan fasilitas publik.
Selain Haifa, pelabuhan kota tersebut juga disebut sebagai salah satu target utama selama perang, dan sebelumnya Iran pernah mengancam akan menyerangnya.
Di saat yang sama, AS juga terus menambah kekuatan militernya di kawasan. Lebih dari 40.000 personel telah ditempatkan di berbagai pangkalan dan aset angkatan laut di Timur Tengah, dan dengan kedatangan USS Gerald R. Ford, beberapa ribu personel tambahan akan bergabung dalam postur pertahanan tersebut.


























