• Latest
  • Trending
  • All
Sebelum Tewas Dibom Zionis Israel, Ini Surat Wasiat Terakhir Jurnalis Al Jazeera Anas al-Sharif yang Memilukan

Sebelum Tewas Dibom Zionis Israel, Ini Surat Wasiat Terakhir Jurnalis Al Jazeera Anas al-Sharif yang Memilukan

12 Agustus 2025
Pertamina Patra Niaga Jalin Sinergi dengan Kejagung RI, Perkuat Pengamanan Pembangunan Strategis Revitalisasi Terminal LPG di Medan

Pertamina Patra Niaga Jalin Sinergi dengan Kejagung RI, Perkuat Pengamanan Pembangunan Strategis Revitalisasi Terminal LPG di Medan

21 Mei 2026
Sat Narkoba Polres Langkat Tangkap Pemilik Sabu 665 Gram

Sat Narkoba Polres Langkat Tangkap Pemilik Sabu 665 Gram

21 Mei 2026
PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026

PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026

21 Mei 2026
Konvoi Darat Global Sumud Desak Otoritas Libya Berikan Jalur Aman Untuk Misi Kemanusiaan Gaza

Konvoi Darat Global Sumud Desak Otoritas Libya Berikan Jalur Aman Untuk Misi Kemanusiaan Gaza

21 Mei 2026
Bank Pembangunan Daerah Tetap Tumbuh Solid di Tengah Persaingan Industri Perbankan Nasional

Bank Pembangunan Daerah Tetap Tumbuh Solid di Tengah Persaingan Industri Perbankan Nasional

21 Mei 2026
BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

21 Mei 2026
Bubarkan Tawuran di Belawan Polisi Temukan Sarang Diduga Narkoba

Bubarkan Tawuran di Belawan Polisi Temukan Sarang Diduga Narkoba

21 Mei 2026
Wagub Sumut Ajak Kader HIMMAH Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Wagub Sumut Ajak Kader HIMMAH Jadi Mitra Strategis Pembangunan

21 Mei 2026
Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!

Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!

20 Mei 2026
9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

20 Mei 2026
Situasi Makin Genting, Armada Dibajak Israel, Relawan GPCI Indonesia Hilang Kontak

Situasi Makin Genting, Armada Dibajak Israel, Relawan GPCI Indonesia Hilang Kontak

20 Mei 2026
Ayo Ikuti Fun Truf Mania Berhadiah Jutaan Rupiah

Ayo Ikuti Fun Truf Mania Berhadiah Jutaan Rupiah

20 Mei 2026
Kamis, Mei 21, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Sebelum Tewas Dibom Zionis Israel, Ini Surat Wasiat Terakhir Jurnalis Al Jazeera Anas al-Sharif yang Memilukan

by Yunsigar
12 Agustus 2025
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Sebelum Tewas Dibom Zionis Israel, Ini Surat Wasiat Terakhir Jurnalis Al Jazeera Anas al-Sharif yang Memilukan

Jurnalis Al Jazeera Anas al-Sharif (Foto : net)

FacebookWhatsappTelegram

GAZA (HARIANSTAR.COM) – Tentara zionis Israel tidak hanya membunuh warga Gaza.

Namun, perbuatan keji itu juga mereka lakukan dengan membom lima jurnalis termasuk Jurnalis Al Jazeera Anas al-Sharif yang tewas dalam serangan di tenda dekat Kompleks Medis Al-Shifa di Gaza.

Baca Juga

Konvoi Darat Global Sumud Desak Otoritas Libya Berikan Jalur Aman Untuk Misi Kemanusiaan Gaza

Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!

9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

Anas al-Sharif dan Mohamed Qraiqea tewas pada hari Minggu (10/8/2025) bersama dengan tiga jurnalis Al Jazeera lainnya, dalam serangan Israel yang menargetkan tenda jurnalis di dekat Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza barat.

“Penargetan jurnalis dan institusi media oleh pesawat tempur pendudukan (Israel) merupakan kejahatan perang yang bertujuan membungkam kebenaran dan menyembunyikan bukti genosida.
Ini merupakan awal dari rencana kriminal pendudukan (Israel) untuk menutupi pembantaian masa lalu yang telah dilakukannya dan pembantaian di masa mendatang yang akan dilakukannya di Jalur Gaza,” demikian pernyataan kantor media pemerintah Gaza dikutip dari Anadolu.

Surat Wasiat Terakhir yang Memilukan

al-Sharif sebelum pergi untuk selamanya, menulis surat pada 6 Agustus yang ia minta untuk di publikasikan setelah kematiannya.

al-Sharif menulis: “Ini adalah surat wasiat saya, dan pesan terakhir saya. Jika kata-kata ini sampai kepada Anda, ketahuilah bahwa Israel telah berhasil membunuh saya dan membungkam suara saya. Semoga kesejahteraan dan rahmat serta berkah Allah tercurah atas Anda.”

“Allah tahu bahwa saya telah mengerahkan segenap upaya dan kekuatan yang saya miliki untuk menjadi pendukung dan suara bagi umat saya, sejak saya membuka mata terhadap kehidupan di gang-gang dan jalanan kamp pengungsi Jabalia. Harapan saya adalah agar Allah memperpanjang umur saya agar saya dapat kembali bersama keluarga dan orang-orang terkasih ke kampung halaman kami di Asqalan (al-Majdal) yang diduduki. Namun, kehendak Allah lebih utama, dan ketetapan-Nya telah terlaksana,” ujarnya.

“Saya telah mengalami penderitaan dalam segala bentuknya, dan merasakan duka serta kehilangan berkali-kali. Namun, saya tak pernah ragu menyampaikan kebenaran apa adanya, tanpa distorsi atau pemalsuan, berharap Allah akan menjadi saksi bagi mereka yang tetap diam, mereka yang menerima pembunuhan kami, mereka yang mencekik napas kami, dan yang hatinya tak tergerak oleh tubuh anak-anak dan perempuan kami yang tercerai-berai, dan yang tidak menghentikan pembantaian yang telah dialami rakyat kami selama lebih dari satu setengah tahun.”

“Saya mendesak Anda untuk berpegang teguh pada Palestina, permata mahkota umat Islam, dan detak jantung setiap orang merdeka di dunia ini.”

“Saya mendesak Anda untuk peduli pada rakyatnya, pada anak-anak kecilnya yang dizalimi, yang tidak diberi cukup waktu dalam hidup untuk bermimpi atau hidup aman dan damai, yang tubuh mereka yang murni hancur di bawah ribuan ton bom dan rudal Israel, terkoyak dan berserakan di tembok.”

“Saya mendesak kalian untuk tidak membiarkan rantai membungkam kalian, atau perbatasan menghalangi kalian. Jadilah jembatan menuju pembebasan tanah dan rakyatnya, hingga matahari martabat dan kebebasan terbit di atas tanah air kita yang dirampas.”

“Aku mohon, jagalah keluargaku. Jagalah buah hatiku, putriku tercinta, Sham, yang tak pernah kulihat tumbuh besar seperti yang kuimpikan.”

“Dan merawat putraku tersayang, Salah, yang kuharapkan dapat mendukung dan berjalan di sampingnya sampai ia cukup kuat untuk menanggung bebanku dan melanjutkan misi.

“Aku mohon, jagalah ibuku tercinta, yang doa-doanya yang penuh berkah telah membawaku ke tempatku berada saat ini, yang doanya menjadi bentengku, dan yang cahayanya menuntun jalanku. Semoga Allah menghibur hatinya dan memberinya pahala yang berlimpah atas kebaikanku.”

Juga jagalah pendamping hidupku, istriku tercinta, Umm Salah, Bayan, yang telah terpisahkan dariku oleh perang selama berhari-hari dan berbulan-bulan, namun ia tetap setia pada ikatan kami, teguh bagaikan pangkal pohon zaitun yang tak pernah goyah, sabar dan tawakal kepada Allah, memikul tanggung jawab saat aku tiada dengan segenap kekuatan dan iman.”

“Aku mengajak kalian untuk berdiri di samping mereka dan menjadi pendukung mereka setelah Allah SWT. Jika aku mati, maka aku mati dengan teguh pada prinsip-prinsipku, dan aku bersaksi di hadapan Allah bahwa aku rela dengan takdir-Nya, beriman dalam pertemuan dengan-Nya, dan yakin bahwa apa yang ada di sisi Allah lebih baik dan kekal.”

“Ya Allah, terimalah aku di antara para syuhada, ampunilah dosa-dosaku yang telah lalu dan yang akan datang, dan jadikanlah darahku cahaya yang menerangi jalan kebebasan bagi umatku dan keluargaku. Ampunilah aku jika aku telah berbuat salah, dan doakanlah agar aku mendapatkan rahmat, karena aku telah setia pada perjanjian, tak pernah berubah dan goyah.”

“Jangan lupakan Gaza… Dan jangan lupakan aku dalam doa tulus kalian untuk pengampunan dan penerimaan Allah,” tulisnya. (YS)

 

Post Views: 393
Tags: Anas Al SharifJurnalis Al-JazeeraSurat WasiatTewas DibomZionis Israel
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Konvoi Darat Global Sumud Desak Otoritas Libya Berikan Jalur Aman Untuk Misi Kemanusiaan Gaza
HEADLINE

Konvoi Darat Global Sumud Desak Otoritas Libya Berikan Jalur Aman Untuk Misi Kemanusiaan Gaza

21 Mei 2026
Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!
HEADLINE

Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!

20 Mei 2026
9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel
HEADLINE

9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

20 Mei 2026
Situasi Makin Genting, Armada Dibajak Israel, Relawan GPCI Indonesia Hilang Kontak
HEADLINE

Situasi Makin Genting, Armada Dibajak Israel, Relawan GPCI Indonesia Hilang Kontak

20 Mei 2026
Indonesia Kutuk Keras Israel yang Membajak Kapal GSF
HEADLINE

Indonesia Kutuk Keras Israel yang Membajak Kapal GSF

20 Mei 2026
Empat WNI GSF Masih Berlayar di Sekitar Siprus
HEADLINE

Empat WNI GSF Masih Berlayar di Sekitar Siprus

19 Mei 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In