KARO (HARIANSTAR.COM) – Masyarakat Tanah Karo yang berada di sekitar puncak 2000 ( dua ribu) Siosar, Kecamatan Tiga Panah kabupaten Karo, Sumatera Utara saat ini Rabu (04/03/2026) semakin resah akibat maraknya Penebangan kayu yang Di lakukan oleh orang tidak dikenal (OTK)
Sesuai informasi dari masyarakat, akibat penebangan kayu tersebut akan membawa bencana alam bagi warga Tanah Karo dan warga di kabupaten lain seperti kabupaten Langkat, Deli Serdang hinga kota madya Medan, masyarakat sangat berharap agar pihak terkait segera melakukan penghentian pemotongan kayu tersebut.
” semakin hari semakin bertambah kayu yang mereka potong bang, hingga ke atas sana, taksiran kami sudah ratusan ton yang Di potong” ujar warga sambil menunjuk lokasi penebangan kayu tersebut.
Warga lainya inisial SK (45) warga kecamatan Tiga panah menduga bahwa para OTK yang melakukan pemotongan kayu disinyalir memiliki beking yang sangat kuat sehingga tidak tersentuh hukum ” dugaan kami ada jendral di belakang mereka, makanya sampai saat ini pemotongan kayu tersebut masih berlanjut” ujar SK.
Kepala Perlindungan Hutan ( KPH) XV Ramlan Barus yang di konfirmasi terkait pemotongan kayu tersebut mengatakan bahwa tidak ada pengajuan ijin terkait penebangan kayu di Siosar.
Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Halolo SH MH yang Di konfirmasi terkait adanya informasi pemotongan kayu tersebut pada Rabu (04/03/2026) tidak memberikqn jawaban. (TK-1)



























