MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Polrestabes Medan memastikan akan melaksanakan tes urin terhadap seluruh jajaran, mulai dari pimpinan hingga anggota di tingkat polsek. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas perintah Kapolri menyusul kasus yang menjerat eks Kapolres Bima Kota yang menjadi perhatian publik.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, menegaskan pihaknya siap menjalankan instruksi tersebut dalam waktu dekat.
“Tes urin akan kita laksanakan secepatnya. Nanti kita koordinasi juga dengan BNN terkait dengan itu,” ucapnya, Selasa (24/2/2026).
Calvijn menyebut, pelaksanaan tes urin akan dimulai dari unsur pimpinan sebagai bentuk komitmen dan keteladanan. Dirinya memastikan akan menjadi orang pertama yang menjalani pemeriksaan.
“Tentu kita akan mulai dari pimpinan terlebih dahulu. Saya akan memulai dari Polrestabes, yaitu saya sendiri. Lalu dilakukan kepada seluruh kapolsek dan sampai dengan anggota di polsek,” tegasnya.
Menurut Calvijn, proses pelaksanaan tes urin nantinya akan diawasi secara ketat dan dilakukan secara terbuka. Bahkan, pihaknya berencana mengundang wartawan untuk menyaksikan langsung kegiatan tersebut sebagai bentuk transparansi.
“Nanti akan diawasi. Pada saat dilaksanakan, kami akan mengundang wartawan,” katanya.
Sebelumnya diketahui, Kapolri melalui Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan akan menggelar pemeriksaan urine secara serentak di seluruh jajaran. Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas maraknya kasus penyalahgunaan narkotika yang melibatkan oknum anggota, khususnya kasus eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.
Hal itu disampaikan Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (19/2/2026) usai sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap Didik, di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta Selatan. (RED)



























