MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Kabar duka menyelimuti dunia musik tanah air. Penyanyi etnik-modern Jawa Barat, Kanaya Whulan atau akrab disapa Kanaya Whu meninggal dunia pada usia 35 tahun di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Minggu (13/9/2026).
Kanaya Whu meninggal setelah sempat berjuang melawan kanker yang dideritanya.
Kanaya Whu merupakan vokalis grup musik Emka 9 (bentukan Dedi Mulyadi) dan sebelum menghembuskan nafas terakhirnya sempat tampil dalam peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Gedung Sate.
Kepergian pelantun lagu-lagu Sunda tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Jenazah wanita kelahiran Tasikmalaya tahun 1991 itu langsung dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Tasikmalaya pada hari yang sama.
Kabar duka pertama kali diunggah oleh adik kandung almarhumah melalui akun Instagram resmi Kanaya.
“Assalamualaikum. Untuk semuanya, saya adik Kanaya, mohon doanya untuk kakak saya yang telah berpulang ke Rahmatullah,” tulis sang adik dalam unggahan akun @kanayawhu.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kemudian turut menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian seniman yang kerap mendampingi agenda kebudayaan dan protokoler daerah tersebut.
“Kami menyampaikan berita duka telah meninggal dunia, saudari kita, sahabat kita, Teh Kanaya di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung karena menderita kanker. Semoga almarhum diterima iman Islamnya, diamuni segala dosanya dan diterima di sisi Allah SWT,” kata Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi mengimbau masyarakat untuk ikut memberikan doa terbaik bagi almarhumah serta keluarga yang ditinggalkan.
“Mohon dimaafkan segala dosanya, segala kesalahannya, semoga keluarganya ditabahkan dalam menghadapi cobaan yang berat ini,” tutur Dedi Mulyadi.
Dalam hantaran terpisah, mantan Bupati Purwakarta tersebut mengenangkan kontribusi almarhumah dalam mempopulerkan lagu-lagu karyanya.
“Kini kau benar-benar menjadi purnama yang dirindukan. Terima kasih atas segala karya. Bahagia kini kau jelang. Selamat jalan,” ujar Dedi Mulyadi.
Kanaya diketahui menghabiskan masa sekolah dari level SD hingga SMA di Jakarta sebelum memutuskan kembali menekuni dunia musik.
Ia resmi menduduki posisi vokalis grup Emka 9 pada 2019 menggantikan posisi Echa, lalu aktif membawakan deretan lagu daerah seperti Rindu Purnama, Karembong Koneng, hingga Prabu Siliwangi.(*)




















