• Latest
  • Trending
  • All
Arab Saudi Tak Rela Wilayahnya Dipakai Buat Serang Iran

Arab Saudi Tak Rela Wilayahnya Dipakai Buat Serang Iran

28 Januari 2026
Pemkab Palas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan Sumut Atas LKPD Kabupaten Palas TA 2025

Pemkab Palas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan Sumut Atas LKPD Kabupaten Palas TA 2025

30 Mei 2026
Tim Lingkaber Polres Karo Amankan Remaja Pembawa Sajam Saat Patroli Malam

Tim Lingkaber Polres Karo Amankan Remaja Pembawa Sajam Saat Patroli Malam

29 Mei 2026
Pria 23 Tahun di Galang Diciduk Polisi Deli Serdang

Pria 23 Tahun di Galang Diciduk Polisi Deli Serdang

29 Mei 2026
Ungkap Cepat Kasus Pembunuhan, Polres Karo Tangkap Dua Terduga Pelaku dan Temukan Jenazah Korban di Bawah Jembatan

Ungkap Cepat Kasus Pembunuhan, Polres Karo Tangkap Dua Terduga Pelaku dan Temukan Jenazah Korban di Bawah Jembatan

29 Mei 2026
Minta Diantar Pulang, Tersangka Perkosa dan Aniaya Korban

Minta Diantar Pulang, Tersangka Perkosa dan Aniaya Korban

29 Mei 2026
URC MIT Jatanras Polda Sumut Tangkap 5 Sindikat Curanmor 

URC MIT Jatanras Polda Sumut Tangkap 5 Sindikat Curanmor 

29 Mei 2026
Amankan Malam Takbiran Idul Adha, Satreskrim Polres Padang Lawas Gencarkan Patroli Antisipasi Begal hingga Balap Liar

Amankan Malam Takbiran Idul Adha, Satreskrim Polres Padang Lawas Gencarkan Patroli Antisipasi Begal hingga Balap Liar

29 Mei 2026
Pewarta Polrestabes Medan Rutin Gelar Jumat Barokah untuk Pererat Hubungan dengan Masyarakat

Pewarta Polrestabes Medan Rutin Gelar Jumat Barokah untuk Pererat Hubungan dengan Masyarakat

29 Mei 2026
Waspada Penipuan, BRI BO Panyabungan Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online

Waspada Penipuan, BRI BO Panyabungan Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online

29 Mei 2026
Komitmen Perang Melawan Narkoba, Polres Karo Ungkap 26 Kasus Selama Mei 2026

Komitmen Perang Melawan Narkoba, Polres Karo Ungkap 26 Kasus Selama Mei 2026

29 Mei 2026
The Reiz Suites Gelar CSR Iduladha, Pererat Kebersamaan Karyawan dan Warga Sekitar

The Reiz Suites Gelar CSR Iduladha, Pererat Kebersamaan Karyawan dan Warga Sekitar

29 Mei 2026
Viral Perempuan Diperkosa Teman Saat Tidur, Ternyata Begini Kronologinya!

Viral Perempuan Diperkosa Teman Saat Tidur, Ternyata Begini Kronologinya!

29 Mei 2026
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Arab Saudi Tak Rela Wilayahnya Dipakai Buat Serang Iran

by Ratih
28 Januari 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Arab Saudi Tak Rela Wilayahnya Dipakai Buat Serang Iran

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman. [Int]

FacebookWhatsappTelegram

ARABSAUDI (HARIANSTAR.COM) – Sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama negara Islam, Arab Saudi dengan tegas melarang penggunaan wilayah udara dan daratnya untuk menyerang Iran.

Keputusan itu diumumkan setelah sebelumnya Uni Emirat Arab menyatakan hal serupa.

Baca Juga

Viral Perempuan Diperkosa Teman Saat Tidur, Ternyata Begini Kronologinya!

Netanyahu dan Trump Menyatakan Iran Tidak Boleh Memiliki Senjata Nuklir

Sempat Putus Komunukasi, Satu Kapal GSF Ditemukan di Perairan Alexandria Mesir

Kantor berita Saudi, SPA melansir, Arab Saudi tidak akan mengizinkan wilayah udara atau wilayahnya digunakan untuk tindakan militer apapun terhadap Iran.

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman  juga dilaporkan telah mengadakan pembicaraan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian semalam.

Menurut SPA, pemimpin Saudi menegaskan dukungan kerajaan untuk “menyelesaikan perselisihan melalui dialog dengan cara yang meningkatkan keamanan dan stabilitas di kawasan”.

Kantor kepresidenan Iran mengatakan Pezeshkian menyatakan apresiasinya atas dukungan negara-negara Muslim terhadap Teheran. Pezeshkian juga mengatakan kepada Pangeran Mohammed bahwa “persatuan dan kohesi” negara-negara Islam dapat menjamin “keamanan, stabilitas, dan perdamaian abadi di kawasan.”

Saudi dan Iran sempat menjadi rival sengit di kawasan. Namun, pada 2022, kedua negara berdamai ditengahi China.

Sejak itu, telah dilakukan pembukaan kembali kantor kedutaan besar masing-masing di Teheran dan Riyadh.

Uni Emirat Arab sebelumnya juga menegaskan kembali komitmennya pada Senin untuk tidak mengizinkan penggunaan wilayah udara, wilayah, atau perairannya dalam “aksi militer bermusuhan” terhadap Iran.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri UEA menekankan bahwa pihaknya juga berkomitmen untuk tidak memberikan dukungan logistik apa pun untuk serangan apa pun terhadap Teheran.

Kementerian tersebut mengatakan bahwa UEA percaya bahwa “dialog, deeskalasi, kepatuhan terhadap hukum internasional, dan penghormatan terhadap kedaulatan negara merupakan landasan paling efektif untuk mengatasi krisis saat ini. Mereka menggarisbawahi pendekatan negara Teluk tersebut “dalam menyelesaikan perselisihan melalui cara diplomatik.”

Sikap UEA ini menyangkal laporan sejumlah media Israel melaporkan Yordania, Uni Emirat Arab, dan Inggris akan memberikan dukungan logistik dan intelijen kepada militer AS jika terjadi serangan terhadap Iran.

Kabar ini mencuat menyusul kian dekatnya armada militer AS ke Timur Tengah.

Harian Israel Hayom melaporkan pada Ahad bahwa tokoh-tokoh senior di pemerintahan Donald Trump mendorong apa yang digambarkannya sebagai “serangan kuat” terhadap Iran, dan membingkainya sebagai “langkah strategis yang mendasar”.

Laporan tersebut mengatakan langkah tersebut juga didukung oleh Abu Dhabi dan beberapa negara Eropa, termasuk Inggris.

Menurut Israel Hayom, UEA, Inggris, dan Yordania akan berbagi data intelijen dan operasional untuk mendukung Washington, dan juga dapat berperan dalam mencegat rudal dan drone Iran yang diluncurkan sebagai pembalasan.

Operasi pertahanan tersebut dilaporkan bertujuan untuk melindungi Israel, pangkalan militer AS di Timur Tengah dan infrastruktur energi utama di Teluk.

Pada Ahad, Amerika Serikat mulai mengerahkan setidaknya 12 jet tempur F-15 dan empat pesawat pengisian bahan bakar udara KC-135 Stratotanker dari RAF Lakenheath di Inggris ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania.

Di tengah meningkatnya kekhawatiran akan terjadinya perang baru, seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada hari Selasa mengeluarkan peringatan kepada negara-negara tetangga Iran.

“Negara-negara tetangga adalah teman kami, tetapi jika tanah, langit, atau perairan mereka digunakan untuk melawan Iran, mereka akan dianggap bermusuhan,” Mohammad Akbarzadeh, wakil politik angkatan laut IRGC, seperti dikutip oleh kantor berita Fars.

Israel melakukan gelombang serangan terhadap Iran pada Juni lalu, menargetkan beberapa pejabat senior militer dan ilmuwan nuklir, serta fasilitas nuklir. AS kemudian bergabung dalam perang 12 hari dengan membombardir tiga situs nuklir di Iran.

Perang ini terjadi menjelang perundingan yang direncanakan antara AS dan Iran mengenai program nuklir Teheran.

Sejak konflik tersebut, Trump telah menegaskan kembali tuntutan agar Iran menghentikan program nuklirnya dan menghentikan pengayaan uranium, namun pembicaraan belum dilanjutkan.

Pada Senin, seorang pejabat AS mengatakan bahwa Washington “terbuka untuk bisnis” bagi Iran.

“Saya pikir mereka mengetahui persyaratannya,” kata pejabat itu kepada wartawan ketika ditanya tentang pembicaraan dengan Iran.

“Mereka mengetahui persyaratannya.”

Ali Vaez, direktur Proyek Iran di International Crisis Group, mengatakan kepada Aljazirah bahwa kemungkinan Iran menyerah pada tuntutan AS “hampir nol”.

Para pemimpin Iran percaya bahwa “kompromi di bawah tekanan tidak akan meringankan konflik, namun malah mengundang lebih banyak konflik”, kata Vaez.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran pada hari Selasa memperingatkan bahwa konsekuensi serangan terhadap Iran dapat berdampak pada kawasan secara keseluruhan.

“Negara-negara di kawasan ini mengetahui sepenuhnya bahwa pelanggaran keamanan apa pun di kawasan ini tidak hanya akan berdampak pada Iran. Hilangnya keamanan dapat menular,” Esmaeil Baghaei mengatakan kepada wartawan.

Post Views: 270
Tags: Amerika SerikatArab SaudiIranKetegangan Iran-ASLarang WilayahnyaSerang Iran
ShareSendShare
Ratih

Ratih

Baca Juga

Viral Perempuan Diperkosa Teman Saat Tidur, Ternyata Begini Kronologinya!
HEADLINE

Viral Perempuan Diperkosa Teman Saat Tidur, Ternyata Begini Kronologinya!

29 Mei 2026
Netanyahu dan Trump Menyatakan Iran Tidak Boleh Memiliki Senjata Nuklir
HEADLINE

Netanyahu dan Trump Menyatakan Iran Tidak Boleh Memiliki Senjata Nuklir

25 Mei 2026
Sempat Putus Komunukasi, Satu Kapal GSF Ditemukan di Perairan Alexandria Mesir
HEADLINE

Sempat Putus Komunukasi, Satu Kapal GSF Ditemukan di Perairan Alexandria Mesir

25 Mei 2026
Korban Tewas di Gaza Capai 72.783 Jiwa
HEADLINE

Korban Tewas di Gaza Capai 72.783 Jiwa

25 Mei 2026
Link Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral Ungkap Fakta Lain, Benarkah Demi FYP?
HEADLINE

Link Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral Ungkap Fakta Lain, Benarkah Demi FYP?

25 Mei 2026
Link Video TKW Taiwan 3 vs 1 Viral, Adegannya Bikin Gemetar
HEADLINE

Link Video TKW Taiwan 3 vs 1 Viral, Adegannya Bikin Gemetar

25 Mei 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In