• Latest
  • Trending
  • All
4 Solusi Atasi Overcrowded Lapas, Inisiatif dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

4 Solusi Atasi Overcrowded Lapas, Inisiatif dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

4 Januari 2025
Apresiasi Gerak Jalan Santai, Wali Kota Medan Rico Waas Ajak Masyarakat dan Parpol Bersinergi Bangun Kota

Apresiasi Gerak Jalan Santai, Wali Kota Medan Rico Waas Ajak Masyarakat dan Parpol Bersinergi Bangun Kota

30 Agustus 2026
Polres Langkat Sisir Lokasi Tempat Penyalahgunaan Narkoba

Polres Langkat Sisir Lokasi Tempat Penyalahgunaan Narkoba

30 Agustus 2026
Muslim Gelar Sosper Penanggulangan Kemiskinan: 1.300 Penerima Bantuan di Medan Labuhan Dicoret

Muslim Gelar Sosper Penanggulangan Kemiskinan: 1.300 Penerima Bantuan di Medan Labuhan Dicoret

30 Agustus 2026
Pojok PBB Hadir di CFD Medan Belawan, Bapenda Medan Dekatkan Layanan Pajak kepada Masyarakat

Pojok PBB Hadir di CFD Medan Belawan, Bapenda Medan Dekatkan Layanan Pajak kepada Masyarakat

30 Agustus 2026
Pemko Medan Sabet Anugerah Program Ekonomi Terpuji detikSumatera Awards 2026, Berikut Kategorinya!

Pemko Medan Sabet Anugerah Program Ekonomi Terpuji detikSumatera Awards 2026, Berikut Kategorinya!

29 Agustus 2026
Plt. Bupati Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026

Plt. Bupati Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026

29 Agustus 2026
Sat Narkoba Polres Langkat Amankan Pelaku dan 100 Butir Ekstasi

Sat Narkoba Polres Langkat Amankan Pelaku dan 100 Butir Ekstasi

29 Agustus 2026
Korupsi BRI Unit Kisaran Rp 2,4 Milyar, Terdakwa Saling Tuding

Korupsi BRI Unit Kisaran Rp 2,4 Milyar, Terdakwa Saling Tuding

29 Agustus 2026
Kepala Bapenda Medan M. Agha Novrian Tegaskan Komitmen Keterbukaan dan Keadilan Pengelolaan BPHTB

Kepala Bapenda Medan M. Agha Novrian Tegaskan Komitmen Keterbukaan dan Keadilan Pengelolaan BPHTB

29 Agustus 2026
Toko Konveksi di Jalan Bromo Dibobol Maling

Toko Konveksi di Jalan Bromo Dibobol Maling

29 Agustus 2026
Macab LMP Karo Gelar Karo Merdeka Festival Session 2, Diikuti 20 Tim Marching Band

Macab LMP Karo Gelar Karo Merdeka Festival Session 2, Diikuti 20 Tim Marching Band

29 Agustus 2026
Diskominfo Medan Perkuat Keterbukaan Informasi di Sekolah, Siapkan Pembentukan PPID UPT SMP Negeri

Diskominfo Medan Perkuat Keterbukaan Informasi di Sekolah, Siapkan Pembentukan PPID UPT SMP Negeri

29 Agustus 2026
Minggu, Agustus 30, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

4 Solusi Atasi Overcrowded Lapas, Inisiatif dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

by Yunsigar
4 Januari 2025
in HEADLINE
4 Solusi Atasi Overcrowded Lapas, Inisiatif dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Ir. H. Abdullah Rasyid, M.E, menanggapi serius permasalahan overcrowded di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang terjadi di hampir seluruh Indonesia.

Dalam diskusi bersama Lapas Watch yang berlangsung pada Sabtu (4/1) di Jakarta, Rasyid mengungkapkan bahwa masalah utama ini tak dapat dihindarkan akibat terbatasnya anggaran untuk perluasan Lapas.

Baca Juga

Iran Puji China Berani Lawan Ancaman Sanksi AS

Iran Siaga Penuh Mempertahankan Wilayah Udara Mereka

Bos CIA Peringatkan Rusia Jangan Serang NATO

“Masalah ini memang sangat kompleks. Kapasitas Lapas terus bertambah, tetapi perluasan dan pembangunan Lapas baru terhambat oleh anggaran yang terbatas,” ungkap Abdullah Rasyid.

Dia menyampaikan, menurut Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, ada beberapa solusi yang bisa diterapkan untuk mengatasi masalah overcrowded ini. Rasyid menyarankan empat langkah yang harus diprioritaskan dalam pemberdayaan narapidana (napi):

1. Pemberian Pengampunan dan Amnesti. Untuk mengurangi beban di Lapas, narapidana yang memenuhi kriteria tertentu, seperti lansia atau yang memiliki penyakit serius, dapat diberikan pengampunan atau amnesti. Selain itu, kasus-kasus tertentu, seperti tahanan politik dan pelanggaran UU ITE, juga perlu dipertimbangkan untuk diberikan grasi.
2. Restorative Justice. Pelaku tindak pidana ringan sebaiknya diarahkan untuk mengikuti prinsip restorative justice, yang lebih mengedepankan penyelesaian melalui mediasi dan pembinaan daripada penahanan yang berlarut-larut.
3. Pemberdayaan Warga Binaan.
Pemberdayaan narapidana dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang ada di dalam Lapas untuk program ketahanan pangan. Hal ini dapat menciptakan peluang bagi napi untuk produktif dan mengurangi kepadatan.
4. Penambahan atau Renovasi Lapas.
Membangun Lapas baru atau merenovasi Lapas yang ada untuk meningkatkan kapasitas dan fasilitas bagi narapidana juga menjadi langkah penting yang harus segera dilakukan.

Lebih lanjut, Abdullah Rasyid mengajak Lapas Watch dan seluruh stakeholder untuk turut bersama-sama mengatasi masalah ini, mengingat banyaknya tantangan yang dihadapi oleh sistem pemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Koordinator Presidium Lapas Watch Kalimatua Siregar, Sekjen Lapas Watch Syafrudin, dan Pembina Lapas Watch Idrus Abdullah. Abdullah Rasyid mengungkapkan bahwa dalam rangka mengatasi overcrowded, beberapa strategi perlu diterapkan, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Untuk jangka pendek, langkah yang bisa diambil antara lain adalah renovasi fasilitas Lapas, pembangunan blok baru, pengalokasian anggaran untuk peningkatan kapasitas, serta pengembangan program pemasyarakatan terbuka. Penggunaan teknologi dalam pemantauan napi juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sistem pemasyarakatan.

Sedangkan untuk jangka panjang, perbaikan sistem peradilan perlu dilakukan agar proses hukum lebih efisien, mengurangi waktu penahanan. Kerjasama dengan lembaga masyarakat dan pembangunan Lapas baru di lokasi strategis juga akan sangat membantu.

“Perbaikan sistem peradilan pidana dan kerjasama internasional untuk pertukaran praktik terbaik juga perlu diperhatikan. Evaluasi dan pemantauan berkala akan memastikan implementasi kebijakan pemasyarakatan berjalan dengan baik,” tutup Abdullah Rasyid.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan masalah overcrowded di Lapas dapat teratasi dan kondisi pemasyarakatan Indonesia dapat menjadi lebih baik. (Red)

Post Views: 155
Tags: 4 SolusiinisiatifKementerian ImigrasiOvercrowded LapasPemasyarakatan
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Iran Puji China Berani Lawan Ancaman Sanksi AS
HEADLINE

Iran Puji China Berani Lawan Ancaman Sanksi AS

28 Agustus 2026
Iran Siaga Penuh Mempertahankan Wilayah Udara Mereka
HEADLINE

Iran Siaga Penuh Mempertahankan Wilayah Udara Mereka

27 Agustus 2026
Bos CIA Peringatkan Rusia Jangan Serang NATO
HEADLINE

Bos CIA Peringatkan Rusia Jangan Serang NATO

27 Agustus 2026
Tahan Ribuan Warga Palestina, Ben-Gvir Pamerkan Rencana Fasilitas Eksekusi
HEADLINE

Tahan Ribuan Warga Palestina, Ben-Gvir Pamerkan Rencana Fasilitas Eksekusi

27 Agustus 2026
Ada Demo Hari Ini 27 Agustus di DPR, Berikut Daftar Tuntutan Massa 
HEADLINE

Ada Demo Hari Ini 27 Agustus di DPR, Berikut Daftar Tuntutan Massa 

27 Agustus 2026
Desta Resmi Umumkan keluar dari Vindes Corp
HEADLINE

Desta Resmi Umumkan keluar dari Vindes Corp

27 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In