• Latest
  • Trending
  • All
Bos UNRWA Respons 9 Negara Setop Dana: Ancam Kerja Kemanusiaan di Gaza

Bos UNRWA Respons 9 Negara Setop Dana: Ancam Kerja Kemanusiaan di Gaza

28 Januari 2024
Pertamina Patra Niaga Jalin Sinergi dengan Kejagung RI, Perkuat Pengamanan Pembangunan Strategis Revitalisasi Terminal LPG di Medan

Pertamina Patra Niaga Jalin Sinergi dengan Kejagung RI, Perkuat Pengamanan Pembangunan Strategis Revitalisasi Terminal LPG di Medan

21 Mei 2026
Sat Narkoba Polres Langkat Tangkap Pemilik Sabu 665 Gram

Sat Narkoba Polres Langkat Tangkap Pemilik Sabu 665 Gram

21 Mei 2026
PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026

PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026

21 Mei 2026
Konvoi Darat Global Sumud Desak Otoritas Libya Berikan Jalur Aman Untuk Misi Kemanusiaan Gaza

Konvoi Darat Global Sumud Desak Otoritas Libya Berikan Jalur Aman Untuk Misi Kemanusiaan Gaza

21 Mei 2026
Bank Pembangunan Daerah Tetap Tumbuh Solid di Tengah Persaingan Industri Perbankan Nasional

Bank Pembangunan Daerah Tetap Tumbuh Solid di Tengah Persaingan Industri Perbankan Nasional

21 Mei 2026
BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

21 Mei 2026
Bubarkan Tawuran di Belawan Polisi Temukan Sarang Diduga Narkoba

Bubarkan Tawuran di Belawan Polisi Temukan Sarang Diduga Narkoba

21 Mei 2026
Wagub Sumut Ajak Kader HIMMAH Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Wagub Sumut Ajak Kader HIMMAH Jadi Mitra Strategis Pembangunan

21 Mei 2026
Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!

Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!

20 Mei 2026
9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

20 Mei 2026
Situasi Makin Genting, Armada Dibajak Israel, Relawan GPCI Indonesia Hilang Kontak

Situasi Makin Genting, Armada Dibajak Israel, Relawan GPCI Indonesia Hilang Kontak

20 Mei 2026
Ayo Ikuti Fun Truf Mania Berhadiah Jutaan Rupiah

Ayo Ikuti Fun Truf Mania Berhadiah Jutaan Rupiah

20 Mei 2026
Kamis, Mei 21, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Bos UNRWA Respons 9 Negara Setop Dana: Ancam Kerja Kemanusiaan di Gaza

by Yunsigar
28 Januari 2024
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Bos UNRWA Respons 9 Negara Setop Dana: Ancam Kerja Kemanusiaan di Gaza

Bos UNRWA syok ketika sembilan negara menangguhkan dana bantuan usai beberapa staf dituduh Israel terlibat dalam serangan 7 Oktober 2023. (AP/Fatima Shbair)

FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM) –
Komisaris Jenderal Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini merasa syok ketika sembilan negara memutuskan untuk menangguhkan dana bantuan usai beberapa staf dituduh Israel terlibat dalam serangan kelompok Hamas pada 7 Oktober 2023.

Kesembilan negara itu adalah Amerika Serikat, Australia, Kanada, Inggris, Jerman, Italia, Belanda, Swiss, dan Finlandia.
“Sembilan negara hingga hari ini menghentikan sementara pendanaan mereka untuk UNRWA. Keputusan ini mengancam kerja kemanusiaan kami yang sedang berlangsung di seluruh kawasan, khususnya di Jalur Gaza,” kata Philippe Lazzarini dalam pernyataannya di situs resmi UNRWA, dikutip Reuters, Sabtu (27/1).

Baca Juga

Konvoi Darat Global Sumud Desak Otoritas Libya Berikan Jalur Aman Untuk Misi Kemanusiaan Gaza

Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!

9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

Setelah tuduhan tersebut muncul, UNRWA langsung memecat beberapa stafnya. Lazzarini juga sebelumnya mengatakan menginvestigasi untuk mengusut kasus tersebut. Para staf itu juga bakal dimintai pertanggungjawaban, “termasuk melalui tuntutan pidana”.
Sehingga, Lazzarini menyayangkan sembilan negara yang langsung mencabut sementara dana bantuan kepada UNRWA.
“Sangat mengejutkan melihat penangguhan dana kepada Badan itu sebagai reaksi terhadap tuduhan terhadap sekelompok kecil staf, terutama mengingat tindakan segera UNRWA dengan mengakhiri kontrak mereka dan meminta penyelidikan independen yang transparan,” ujarnya.

Lazzarini pun mendesak agar kesembilan negara tersebut untuk menarik kembali keputusan tersebut karena “lebih dari 2 juta orang bergantung pada lembaga itu untuk kelangsungan hidup mereka”.
“Saya mendesak negara-negara yang telah menangguhkan pendanaan untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka sebelum UNRWA terpaksa menunda bantuan kemanusiaan,” desaknya.
“Kehidupan masyarakat di Gaza bergantung pada dukungan ini dan begitu pula stabilitas regional,” tutup Lazzarini.

Sebelumnya, beberapa staf UNRWA dituduh oleh Israel terlibat dalam serangan kelompok Hamas pada 7 Oktober 2023.
Serangan pada 7 Oktober merupakan serangan Hamas di Israel selatan. Dalam serangan itu setidaknya 1.200 orang tewas dan 250 orang diculik.
Sembilan negara kemudian memutuskan untuk menangguhkan pemberian dana bantuan kepada UNRWA.
Meski demikian, sejauh ini ada dua negara Eropa yang tidak mengikuti langkah tersebut. Irlandia dan Norwegia tetap menyatakan dukungan terhadap UNRWA dan bakal terus mengirim dana bantuan kepada rakyat Palestina di Gaza.
Kedua negara tersebut melihat pentingnya peran UNRWA dalam menyalurkan bantuan kepada penduduk Gaza. Namun, mereka tetap mendorong badan bantuan PBB itu untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.
Sejak agresi Israel pada 7 Oktober 2023, tercatat sekitar 26.257 warga Palestina tewas dan 64.797 luka-luka. Sementara itu, di Israel, sekitar 1.139 orang tewas. (CNN Indonesia)

Post Views: 118
Tags: Ancam Kerja KemanusiaanBos UNRWAGazaRespons 9 NegaraSetop Dana
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Konvoi Darat Global Sumud Desak Otoritas Libya Berikan Jalur Aman Untuk Misi Kemanusiaan Gaza
HEADLINE

Konvoi Darat Global Sumud Desak Otoritas Libya Berikan Jalur Aman Untuk Misi Kemanusiaan Gaza

21 Mei 2026
Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!
HEADLINE

Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!

20 Mei 2026
9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel
HEADLINE

9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

20 Mei 2026
Situasi Makin Genting, Armada Dibajak Israel, Relawan GPCI Indonesia Hilang Kontak
HEADLINE

Situasi Makin Genting, Armada Dibajak Israel, Relawan GPCI Indonesia Hilang Kontak

20 Mei 2026
Indonesia Kutuk Keras Israel yang Membajak Kapal GSF
HEADLINE

Indonesia Kutuk Keras Israel yang Membajak Kapal GSF

20 Mei 2026
Empat WNI GSF Masih Berlayar di Sekitar Siprus
HEADLINE

Empat WNI GSF Masih Berlayar di Sekitar Siprus

19 Mei 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In