MEDAN (HARIANSTAR.COM) – PSMS Medan harus rela berbagi poin dengan tamunya Adhyaksa FC setelah mengakhiri laga dengan skor imbang 1-1.
Ambisi Adhyaksa membawa pulang tiga poin dari markas PSMS Medan, Sabtu (25/4/2026) malam pun sirna.
Bagi PSMS, hasil ini menegaskan posisi mereka aman dari jerat degradasi.
Namun, bagi Adhyaksa, mereka harus kehilangan momen memuncaki klasemen untuk bisa lolos otomatis ke Liga 1 musim depan.
Gol PSMS tercipta melalui Arif Setiawan di menit 45. Sepakan terukurnya merobek jala Adhyaksa.
PSMS unggul 1-0. Wasit Lawita memberikan 4 menit injury time, tetapi skor bertahan hingga babak pertama usai.
Gol penyeimbang Adhyaksa tercipta melalui titik putih di menit ke-76. Adilson si algojo sukses menjalankan tugas.
Pada laga tersebut PSMS harus kehilangan satu pemain setelah kiper Reky Rahayu mendapat kartu merah usai dianggap melakukan pelanggaran keras pada menit 50.
Tim tamu juga harus kehilangan satu pemainnya Razan Akbar setelah mendapatkan dua kartu kuning pada menit ke 65.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-1 bertahan .
Ambisi Adhyaksa FC untuk menduduki puncak klasemen gagal total. Mereka bukan hanya gagal curi poin, tetapi juga kehilangan singgasana.
Hasil ini adalah pukulan knockout secara psikologis. Adhyaksa FC (48 poin) kini tergeser ke peringkat 2 Grup 1.
Mereka harus puas melewati jalur playoff untuk promosi. Sementara rival abadinya, Garudayaksa FC (49 poin) , naik ke puncak setelah menang atas Sriwijaya FC.
Selisih poin menjaga jarak dan begitu berharga dengan satu laga tersisa.
Pelatih Adhyaksa, Ade Suhendra, tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya.
“Babak pertama kami terlalu defensif. Perubahan di babak kedua membuahkan gol, tapi itu tidak cukup. Kami harus menang di laga terakhir lawan Sriwijaya. Jika tidak, playoff sudah di depan mata,” katanya.
Di sisi lain, Pelatih PSMS Eko Purdjianto yang ditemani pemain belakang Erwin Gutawa justru lega.
“Anak-anak sudah bermain maksimal. Sayangnya, kami tak bisa mempersembahkan kemenangan di momen HUT PSMS. Tapi saya apresiasi perjuangan mereka. Reky Rahayu pasti absen lawan Persiraja nanti, tapi Gunadi tampil cukup memuaskan. Kita evaluasi untuk laga tandang terakhir,” tutup Eko. (*)



























