MEDAN – Komitmen menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat kembali ditunjukkan Anggota DPRD Kota Medan asal daerah pemilihan lima, Jusup Ginting Suka, SE saat menggelar Reses ke-5 sesi II Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026 di Berlian Sari Ujung, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (21/2/2026).
Reses yang dihadiri ratusan warga Daerah Pemilihan (Dapil) V itu berlangsung hangat dan penuh dinamika. Warga memanfaatkan forum resmi legislatif tersebut untuk menyampaikan langsung beragam persoalan krusial yang mereka hadapi, mulai dari bantuan sosial, banjir, jalan rusak, hingga pelayanan kesehatan dan keselamatan lingkungan.
Dalam sambutannya, tidak lupa Jusup Ginting Suka menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa bagi umat muslim yang menjalankan, sekaligus menyampaikan salam dari Anggota DPR RI, Sofyan Tan.
Ia menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang strategis bagi masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan riil yang harus diperjuangkan di parlemen.
“Apa yang bapak dan ibu sampaikan hari ini akan kami bawa ke DPRD. Aspirasi ini menjadi dasar perjuangan kami agar kebijakan dan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegas Jusup.
Pada sesi dialog berlangsung aktif. Rosi, warga Gang Ladang, mengeluhkan belum pernah menerima bantuan sosial meski tergolong warga kurang mampu. Sementara, Hendra menyoroti kemacetan di kawasan Sukabakti, yakni kerusakan jalan akibat banjir, serta minimnya perhatian terhadap janda, lansia sakit, dan warga dengan gangguan kejiwaan.
Keluhan lain datang dari warga bermarga Tumanggor. Ia menyoroti kabel listrik semrawut yang membahayakan keselamatan, pohon mangga yang nyaris tumbang, serta banjir akibat buruknya drainase Parit Pabrik APC. Sementara Mujianto, warga Eka Suka, menyampaikan persoalan lampu penerangan jalan yang mati dan membuat wilayahnya rawan pada malam hari.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Jusup Ginting Suka langsung memberikan respons tegas. Ia meminta pihak kelurahan segera menelusuri penyebab warga belum menerima bantuan sosial. Untuk persoalan jalan rusak, banjir, dan kemacetan, ia berjanji akan turun langsung ke lapangan bersama dinas teknis terkait.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian khusus bagi janda dan warga rentan agar tidak terabaikan dari program bantuan pemerintah.
Terkait kabel semrawut dan pohon rawan tumbang, Jusup meminta aparatur kecamatan dan kelurahan segera berkoordinasi dengan dinas terkait demi keselamatan warga.
Sementara itu, untuk persoalan drainase Parit Pabrik APC, Jusup mendorong solusi konkret melalui gotong royong bersama dinas teknis dan masyarakat. Sedangkan terkait lampu jalan mati, ia meminta warga mendokumentasikan titik lokasi untuk segera ditindaklanjuti, mengingat penerangan jalan menjadi kebutuhan vital, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan.
Respons cepat tersebut disambut positif warga. Perwakilan dinas teknis yang hadir menyatakan kesiapan meninjau langsung kondisi jalan untuk menentukan penanganan terbaik, baik pengaspalan maupun beton rigid. Pembersihan drainase juga direncanakan guna mengurangi potensi banjir.
Pihak puskesmas setempat menyatakan siap melakukan layanan kunjungan rumah bagi lansia sakit melalui koordinasi dengan kepala lingkungan, sementara penanganan warga dengan gangguan kejiwaan akan dilakukan sesuai prosedur dengan melibatkan keluarga dan masyarakat sekitar.
Kegiatan reses ini turut dihadiri unsur kecamatan, kelurahan, dinas teknis, tokoh masyarakat, serta perwakilan partai. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan komitmen kuat Jusup Ginting Suka untuk mengawal dan menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan.
Reses ke-5 ini menjadi bukti nyata kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat bukan sekadar mendengar, tetapi juga bergerak memperjuangkan solusi atas persoalan yang dihadapi warga Medan Johor.
Acara diakhiri dengan berbagi suvenir, pemberian kue dan nasi kotak dan berfoto bersama.

























