MEDAN (HARIANSTAR.COM)– Empat tim dipastikan mengunci tiket babak delapan besar PB Turnamen Futsal Tingkat SMP 2026 memperebutkan Piala Walikota Medan.
Pada babak penyisihan yang berlangsung di GOR Kebun Bunga Medan, Kamis (29/10/2026), keempat tim yang telah memastikan langkahnya ke babak delapan besar yakni SMPN 1, SMPN 30, SMPN 11 dan SMPN 19 Medan.
SMPN 1 dan SMPN 30 akan bertanding untuk memperebutkan juara grup pada Jumat (30/10/2026) siang besok setelah pada laga pertama keduanya berhasil menang dari SMP Kebangsaan yang dipastikan tersingkir setelah mengalami dua kali kekalahan.
Sementara SMPN 19 Medan lolos dramatis setelah menang 3-0 dari SMPN 3 Medan.
Kendati kalah 0-1 pada laga perdana kontra SMPN 34, namun keunggulan tiga gol dari SMPN 3 memastikan langkah mereka sembari menanti pertandingan akhir dari laga SMPN 34 kontra SMPN 3 untuk menentukan juara grup.
SMPN 11 memastikan langkahnya ke babak delapan besar lewat kemenangan 2-0 dari SMPN 6 dan satu kekalahan dari SMP Brigjen Katamso 0-1.
SMP Brigjen Katamso hanya membutuhkan hasil seri untuk bisa lolos sekaligus memuncaki klasemen.
Sedangkan SMPN 6 masih memiliki peluang lolos namun harus menang dengan keunggulan tiga gol untuk menyingkirkan Brigjen Katamso dari persaingan grup.
Sementara empat tim tersisa untuk melaju ke babak delapan besar ditentukan pada pertandingan yang akan berlangsung Jumat (30/10/2026) mulai pukul 13.30 WIB.
Dalam kesempatan itu, guru olahraga SMPN 19 Medan, Antoni Simangunsong menyambut baik keberhasilan timnya melaju ke babak delapan besar.
“Kami sangat bersyukur diberikan kesehatan dan dijauhkan dari cedera pada laga hari ini. Walaupun laga pertama menghadapi SMPN 34 kalah 0-1, laga kedua kami menang 3-0 melawan SMPN 34 dan besok kami berjuang lagi untuk bisa masuk semifinal. Sangat bersyukurlah,” katanya.
Menatap delapan besar, Antoni menilai banyak yang harus dibenahi khususnya passing rotasi.
“Karena itu membutuhkan fisik yang ekstra harus bergerak dan jangan jalan. Karena tadi siapa yang jalan langsung saya ganti, jadi mungkin mereka termotivasi akan hal itu,” ucapnya.
Antoni mengakui jika keikusertaaan mereka tak ingin membebani anak asuhnya.
“Awalnya main bebas aja yang penting partisipasi. Tapi setelah melihat perjuangan anak seperti ini pasti kita punya target bisa menampilkan permainan yang lebih baik lagi. Setidaknya bisa lolos dulu ke semifinal,” harapnya.
Turnamen ini rencananya akan berlangsung selama tiga hari yakni sejak Kamis hingga Sabtu (29-31) Oktober 2026. (*)



























