MEDAN (HARIANSTAR.COM)- Pertarungan eksekusi bola mati dari titik putih di kotak 16 mewarnai kisah perjalanan para talenta berbakat PAC Pemuda Pancasila Medan Polonia di panggung final Football Cup 2026 yang digelar Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Medan.
Kerja keras dan konsistensi yang diperagakan pemain Medan Polonia sepanjang laga memastikan keperkasaan mereka atas PAC Medan Sunggal.
Setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu, Medan Polonia menutup malam final dengan penuh euforia.
Stadion Kebun Bunga Medan menjadi saksi bisu perjuangan pantang menyerah anak-anak Medan Polonia dalam perjuangan merengkuh piala bergilir perdana mereka di ajang spesial peringatan HUT ke-67 Pemuda Pancasila.
Gemuruh dan sorak sorai kemenangan menjadi bumbu penyedap sekaligus penutup kisah indah Medan Polonia di malam final.
Sinyal juara itu sendiri mulai terasa saat PAC Medan Polonia membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui serangan yang diawali umpan silang Afra, pemain bernomor punggung 24.
Laga semakin dramatis saat PAC Medan Sunggal menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-20.
Skor imbang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Medan Polonia terus berupaya menambah keunggulan, tetapi sejumlah peluang belum berhasil dikonversi menjadi gol.
Medan Polonia juga harus kehilangan Irawan yang dipercaya sebagai eksekutor setelah mengalami cedera dan harus digantikan pemain lain.
Hingga waktu normal berakhir, skor 1-1 tetap bertahan. Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu selama dua babak, masing-masing 10 menit.
Karena tidak ada gol tambahan, penentuan juara akhirnya dilakukan lewat drama adu penalti.
Dalam babak penentuan tersebut, penjaga gawang Medan Polonia berhasil menepis tendangan pemain Medan Sunggal.
Penyelamatan penting itu menambah kepercayaan diri para pemain Medan Polonia hingga akhirnya memastikan kemenangan dan mengangkat piala bergilir MPC Pemuda Pancasila Kota Medan.
Piala bergilir yang ditaklukkan lewat kerja keras dan kekompakan itu akhirnya diserahkan langsung Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Medan, Muhammad Rahmaddian Shah, yang akrab disapa Dian.
Dian tak lupa mengingatkan para pemain agar terus menjaga sportivitas dan menjadikan turnamen sebagai ajang mempererat silaturahmi.
“Harus bermain secara sportif dan tidak ada kecurangan, jadikan ajang turnamen ini silaturahmi dan memupuk kekompakan antar PAC,” ucap Dian, Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Golkar.
Rommy Van Boy: Gelar Juara Bukti Kekompakan Tim
Sementara itu, Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Polonia, Rommy Van Boy, SH, didampingi Sekretaris Aminurasid, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, official, pendukung, serta jajaran pengurus yang telah mendukung perjuangan tim hingga meraih gelar juara.
Rommy menilai kemenangan tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan para pemain selama bertanding.
“Inilah hasil dari kekompakan kalian, kemenangan yang kita raih ini adalah bukti nyata kalau kalian tidak egois, dan berkat kerja keras kalian di lapangan, membawa PAC Medan Polonia Juara,” ungkap Rommy, anggota DPRD Kota Medan, seusai pertandingan final.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan, termasuk masyarakat Medan Polonia yang terus menyemangati tim selama turnamen berlangsung.
“Terimakasih untuk semuanya, Aku atas nama pribadi bangga dengan kalian, dan mohon maaf kalau selama berjalannya pertandingan ada kata-kata ku yang salah ucap, dan yakin lah, semua itu karena aku memang berharap kita juara,” tambahnya.
Bagi Rommy, kemenangan ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan motivasi untuk terus menjaga solidaritas, loyalitas, dan prestasi melalui berbagai kegiatan positif.
Teriakan “Polonia Juara, Pancasila Abadi!” terus menggema mengiringi kebahagiaan para pemain dan pendukung atas keberhasilan membawa pulang piala bergilir.
Football Cup MPC PP Medan 2026 Diikuti 27 Tim
Football Cup 2026 diselenggarakan MPC Pemuda Pancasila Kota Medan dalam rangka memperingati HUT ke-67 organisasi tersebut. Turnamen ini diikuti 27 tim yang mewakili MPC, Koti, BPH, Sapma, serta Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Medan.
Sebelumnya, turnamen dibuka secara resmi oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Medan, Muhammad Rahmaddian Shah.
Dalam pembukaan, keduanya berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kekeluargaan antarkader.
Keberhasilan PAC Medan Polonia meraih gelar juara menjadi penutup perjuangan tim dalam Football Cup 2026.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan semangat berprestasi di lingkungan Pemuda Pancasila Kota Medan. (*)


























