Benahi Wilayah Pasca Banjir,
Tiga Kelurahan di Tuntungan Gotong Royong di Sungai Nangka
MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Camat Medan Tuntungan memerintahkan dilaksanakannya kegiatan gotong royong untuk pembenahan wilayah pasca banjir akibat luapan air sungai Nangka.
Pasca banjir menyebabkan banyaknya batang bambu, kayu, batang pisang dan sampah hingga menumpuk, mengakibatkan tersumbatnya gorong-gorong di jembatan Sungai Nangka di Jalan Petunia Raya antara Kelurahan Namo Gajah dan Ladang Bambu, Jumat (6/10/2023) pukul 08.00 WIB.
Lurah Namo Gajah Lamhot Dharma Putra mengatakan, bersama sama kita melakukan gotong royong dimana banjir dari luapan air sungai pengunungan. Karena itu Wali Kota meminta supaya bersama membersikan batang bambu, kayu, batang pisang, dan sampah di yang datang dari pengunungan tersebut.
Lurah Namo Gajah mengimbau masyarakat jangan sembarangan buang sampah disungai tersebut. Mari kita menjaga kebersihan lingkungan.
Salah seorang warga S menyampaikan terimakasih kepada kelurahan yang ada di kecamatan Medan Tuntungan yang turun langsung membersikan aliran sungai tersebut. Hal ini jangan sampai banjir di lingkungan yang berbatasan di Kelurahan Namo Gajah dan Kelurahan Ladang Bambu.
“Kami warga siap membantu Kecamatan Medan Tuntungan,” ucapnya.
Gotong royong ini dihadiri Lurah Ladang Bambu (Yus Gemala), Lurah Namo Gajah (Lamhot Dharma Putra), Lurah Sidomulyo (Donna Oktavia) beserta jajaran dan Organisasi Kepemudaan Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Tuntungan serta masyarakat. (HS)

























