• Latest
  • Trending
  • All
Kurangi Penumpukan Pasien di Rumah Sakit, Dinkes Sumut Kembangkan Puskesmas Rawat Inap Plus

Kurangi Penumpukan Pasien di Rumah Sakit, Dinkes Sumut Kembangkan Puskesmas Rawat Inap Plus

13 Maret 2026
Wabup Tiorita Ajak Pelaku Usaha Langkat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Wabup Tiorita Ajak Pelaku Usaha Langkat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

20 Juni 2026
Kasat Lantas Polres Langkat Optimalkan Pengaturan Arus Lalu Lintas Demi Kelancaran Aktivitas Masyarakat

Kasat Lantas Polres Langkat Optimalkan Pengaturan Arus Lalu Lintas Demi Kelancaran Aktivitas Masyarakat

20 Juni 2026
Buka Turnament Pencak Silat IPSI Kota Medan, Rico Waas Ajak Generasi Muda Jaga dan Lestarikan Budaya

Buka Turnament Pencak Silat IPSI Kota Medan, Rico Waas Ajak Generasi Muda Jaga dan Lestarikan Budaya

20 Juni 2026
Terima Kunjungan Dubes Finlandia, Wali Kota Medan Paparkan Potensi Kota Medan

Terima Kunjungan Dubes Finlandia, Wali Kota Medan Paparkan Potensi Kota Medan

20 Juni 2026
Satres PPA dan PPO Polres Karo Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan dan Pemalakan di Lingkungan Sekolah

Satres PPA dan PPO Polres Karo Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan dan Pemalakan di Lingkungan Sekolah

20 Juni 2026
Jadi Kuda Hitam, Tim Aerobik Indonesia Tembus Empat Besar di Ajang 11th Aerobic Korea Open 2026

Jadi Kuda Hitam, Tim Aerobik Indonesia Tembus Empat Besar di Ajang 11th Aerobic Korea Open 2026

20 Juni 2026
Simpan Narkoba 500 Gram, Seorang Pria Diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

Simpan Narkoba 500 Gram, Seorang Pria Diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

20 Juni 2026
Baim Surbakti Jadi Dewan Juri dan Tampilkan Fashion Show Pengantin Simalungun

Baim Surbakti Jadi Dewan Juri dan Tampilkan Fashion Show Pengantin Simalungun

20 Juni 2026
Pangdam IBB Dampingi Wakasad Kunjungan Kerja ke Yonif TP 852 Arba Yudha Bhakti

Pangdam IBB Dampingi Wakasad Kunjungan Kerja ke Yonif TP 852 Arba Yudha Bhakti

20 Juni 2026
Ketua DPRD Langkat Jadi Narasumber Workshop Keamanan dan Keselamatan Destinasi Wisata

Ketua DPRD Langkat Jadi Narasumber Workshop Keamanan dan Keselamatan Destinasi Wisata

20 Juni 2026
Menenun Keadilan di Meja Gelar, Ikhtiar Polres Padang Lawas Memangkas Waktu, Merawat Mutu

Menenun Keadilan di Meja Gelar, Ikhtiar Polres Padang Lawas Memangkas Waktu, Merawat Mutu

19 Juni 2026
Implementasikan KAD: Bupati Karo Lepas Pengiriman 9 Komoditas Unggulan ke Palangkaraya

Implementasikan KAD: Bupati Karo Lepas Pengiriman 9 Komoditas Unggulan ke Palangkaraya

19 Juni 2026
Minggu, Juni 21, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home KESEHATAN

Kurangi Penumpukan Pasien di Rumah Sakit, Dinkes Sumut Kembangkan Puskesmas Rawat Inap Plus

by Ratih
13 Maret 2026
in KESEHATAN, Sumut
Kurangi Penumpukan Pasien di Rumah Sakit, Dinkes Sumut Kembangkan Puskesmas Rawat Inap Plus

Pemprov Sumut melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara berencana mengembangkan konsep Puskesmas Rawat Inap Plus. [Int]

FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM)- Pemprov Sumut melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara berencana mengembangkan konsep Puskesmas Rawat Inap Plus sebagai upaya meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal Lubis, SKM,MKes, menjelaskan pengembangan tersebut dilatarbelakangi oleh masih adanya kendala masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan lanjutan di rumah sakit, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit.

Baca Juga

Terima Aspirasi Pendukung MBG, Gubsu Siap Teruskan Petisi Masyarakat ke Presiden Prabowo

Bobby Nasution Siapkan Solusi Akhiri Retribusi Bermasalah di Wisata Air Panas Karo

Gubernur Bobby Nasution Siap Jembatani Aspirasi Ojol ke DPR RI Asal Sumut

“Masih banyak masyarakat yang berada di wilayah dengan kondisi geografis sulit. Sehingga masyarakat membutuhkan upaya lebih untuk mengakses layanan kesehatan di fasilitas tingkat lanjut atau rumah sakit,” ujar Hamid Lubis didampingi Kabid Yankes dr. Silvi Agustina Hasibuan, SpKJ dan Kasi Pelayanan Kesehatan Primer Riswandi Koto, dalam konferensi pers, Jumat (13/3/2026).

Selain faktor geografis, Dinkes Sumut juga mencermati fenomena penumpukan pasien di sejumlah rumah sakit. Bahkan, di beberapa rumah sakit tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) sudah melampaui 80 persen.

“Ini tentu menjadi perhatian pimpinan kita Gubernur Sumut Pak Bobby Nasution. Karena itu Puskesmas kita dorong untuk dikembangkan agar dapat membantu mengurangi penumpukan pasien di rumah sakit,” katanya.

Menurut Hamid, meskipun layanan kesehatan saat ini dapat diakses secara gratis hanya dengan menggunakan KTP, masyarakat masih harus menanggung biaya tambahan ketika berobat ke rumah sakit, seperti biaya transportasi dan kebutuhan lain.

“Tidak sedikit masyarakat yang akhirnya tidak melanjutkan pengobatan ke rumah sakit karena kendala biaya transportasi dan biaya kebutuhan lainnya. Maka Puskesmas yang lebih dekat dengan masyarakat perlu diperkuat layanannya,” jelasnya.

Kabid Yankes Dinkes Sumut dr. Silvi Agustina Hasibuan menambahkan, biaya tidak langsung yang harus dikeluarkan pasien sering menjadi pertimbangan keluarga saat harus dirujuk ke rumah sakit.

“Memang biaya berobat bisa ditanggung program jaminan kesehatan. Tapi keluarga pasien tetap harus memikirkan biaya makan selama di rumah sakit, biaya transportasi, apalagi kalau pasien datang bersama anak-anak atau anggota keluarga lainnya. Tentu ada tambahan pengeluaran yang harus dipikirkan,” ujarnya.

Dalam konsep Puskesmas Rawat Inap Plus, fungsi utama Puskesmas sebagai layanan promotif dan preventif tetap menjadi fokus utama, termasuk dalam pelaksanaan integrasi layanan primer serta program cek kesehatan gratis.

Namun sebagai nilai tambah, Puskesmas tersebut juga akan dilengkapi dengan layanan dokter spesialis yang hadir secara berkala sesuai dengan kebutuhan dan tren penyakit di wilayah tersebut.

“Misalnya jika di suatu wilayah angka kematian ibu dan bayi cukup tinggi, maka akan dihadirkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi secara terjadwal di Puskesmas tersebut,” ungkap Hamid.

Selain itu, Puskesmas Rawat Inap Plus juga akan menyediakan maksimal 10 tempat tidur rawat inap, layanan rujuk balik bagi pasien yang sudah stabil, serta layanan penjangkauan kesehatan bagi masyarakat yang kesulitan datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Tak hanya itu, layanan juga akan didukung dengan teknologi informasi, seperti telekonsultasi dan telemedicine untuk memudahkan akses layanan kesehatan.

Hamid menambahkan, pengembangan Puskesmas Rawat Inap Plus memerlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota.

“Kementerian Kesehatan diharapkan mendukung pengadaan alat kesehatan dan kebutuhan lainnya. Pemerintah provinsi akan membantu pengembangan sarana fisik dan dukungan apresiasi dan penghargaan bagi dokter spesialis yang melakukan praktek terjadwal di rumah sakit tersebut, sedangkan kabupaten/kota bertanggung jawab memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Puskesmas,” jelasnya.

Ia menegaskan, setiap Puskesmas minimal harus memiliki 13 jenis tenaga kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari dokter, dokter gigi, bidan, perawat, tenaga kesehatan lingkungan, hingga tenaga kesehatan lainnya.

Dengan konsep ini, Dinkes Sumut berharap Puskesmas Rawat Inap Plus dapat menjadi model layanan kesehatan primer yang mampu memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mengurangi beban rumah sakit di Sumatera Utara.

Untuk tahap awal, sambung Kasi Pelayanan Kesehatan Primer Riswandi Koto, ada 52 Puskesmas yang direncanakan dikembangkan menjadi Puskesmas Rawat Inap Plus di sejumlah kabupaten/kota, termasuk Kepulauan Nias yang menjadi prioritas.

“Rencana pengembangannya ditargetkan mulai dilakukan tahun depan. Namun saat ini data masih terus bergerak karena masih dalam proses pemetaan dan penyesuaian kebutuhan di daerah,” kata Riswandi. (*)

Post Views: 255
Tags: Dinas KesehatanDinkes sumutPemprov SumutPenumpukan PasienPuskesmasRawat Inap Plus
ShareSendShare
Ratih

Ratih

Baca Juga

Terima Aspirasi Pendukung MBG, Gubsu Siap Teruskan Petisi Masyarakat ke Presiden Prabowo
Sumut

Terima Aspirasi Pendukung MBG, Gubsu Siap Teruskan Petisi Masyarakat ke Presiden Prabowo

19 Juni 2026
Bobby Nasution Siapkan Solusi Akhiri Retribusi Bermasalah di Wisata Air Panas Karo
Sumut

Bobby Nasution Siapkan Solusi Akhiri Retribusi Bermasalah di Wisata Air Panas Karo

19 Juni 2026
Gubernur Bobby Nasution Siap Jembatani Aspirasi Ojol ke DPR RI Asal Sumut
Sumut

Gubernur Bobby Nasution Siap Jembatani Aspirasi Ojol ke DPR RI Asal Sumut

18 Juni 2026
RS Adam Malik Raih Sertifikasi Internasional Advanced Stroke Centre dari WSO
KESEHATAN

RS Adam Malik Raih Sertifikasi Internasional Advanced Stroke Centre dari WSO

18 Juni 2026
Gubernur Bobby Nasution Jajaki Kerja Sama PSEL dengan Finlandia
Sumut

Gubernur Bobby Nasution Jajaki Kerja Sama PSEL dengan Finlandia

17 Juni 2026
Gubernur Bobby Nasution Jajaki Kerja Sama PSEL dengan Finlandia, Dorong Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik
Sumut

Gubernur Bobby Nasution Jajaki Kerja Sama PSEL dengan Finlandia, Dorong Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

17 Juni 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In