KARO (HARIANSTAR.COM) – Warga Kecamatan Lau Baleng dan Kecamatan Mardingding mengaku resah dengan dugaan adanya praktik perjudian jenis dadu dan tembak ikan yang beroperasi di lokasi pasar malam, tepatnya di samping bangunan KDMP, Desa Buluh Pancur, Kecamatan Lau Baleng.
Keluhan tersebut disampaikan sejumlah warga, tokoh pemuda, pemerhati pendidikan, serta kaum ibu pada Selasa (14/7/2026). Mereka berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan untuk menghentikan aktivitas yang diduga melanggar hukum tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh warga, arena perjudian tersebut juga dimeriahkan dengan hiburan musik keyboard dan penampilan penari dari Kabupaten Langkat.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku khawatir keberadaan arena perjudian akan semakin memperburuk kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Selama ini kami sudah banyak mengalami kerugian, mulai dari kehilangan sepeda motor hingga hasil pertanian. Dengan adanya perjudian ini, kami khawatir keadaan masyarakat akan semakin hancur. Kami berharap aparat segera bertindak,” ujarnya.
Warga juga menilai keberadaan praktik perjudian tersebut dapat berdampak negatif terhadap moral masyarakat, khususnya generasi muda.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas yang diduga sebagai praktik perjudian tersebut disebut masih berlangsung di wilayah hukum Polsek Mardingding.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Karo AKP Hizkia Yosla Cladius Peter Siagian, S.T.K., S.I.K., M.Si., yang dikonfirmasi pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 18.56 WIB belum memberikan tanggapan.
Kapolsek Lau Baleng, AKP A. Nainggolan, saat dikonfirmasi mengatakan sedang berada di luar daerah.
“Maaf ya, Pak. Saya sedang tidak berada di Lau Baleng karena anak saya sedang sakit,” ujarnya melalui pesan singkat.
Terpisah, Kepala Desa Buluh Pancur, Terima Sembiring, mengaku belum mengetahui adanya dugaan praktik perjudian jenis dadu di wilayahnya.
“Saya baru mengetahui informasi tersebut. Nanti akan saya hubungi Kanit terkait dugaan perjudian itu,” katanya.
Ia juga membenarkan bahwa belum lama ini terjadi kasus kehilangan sepeda motor milik warga setempat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Karo terkait tindak lanjut atas laporan dan keresahan masyarakat tersebut. (TIM)




















