• Latest
  • Trending
  • All
Israel Bombardir Lebanon, Selat Hormuz Terancam Ditutup Lagi

Israel Bombardir Lebanon, Selat Hormuz Terancam Ditutup Lagi

9 April 2026
 https://karyakreatifsumut.co.id
ADVERTISEMENT
Proyek Revitalisasi SDN 056633 Gang Mangga Kecamatan Gebang Diduga Asal Jadi, APH Diminta Tindak Tegas

Proyek Revitalisasi SDN 056633 Gang Mangga Kecamatan Gebang Diduga Asal Jadi, APH Diminta Tindak Tegas

23 Juli 2026
Plt. Bupati Langkat Perkuat Sinergi dengan MPI, Majukan Pendidikan, Kesehatan, dan Kesejahteraan Masyarakat

Plt. Bupati Langkat Perkuat Sinergi dengan MPI, Majukan Pendidikan, Kesehatan, dan Kesejahteraan Masyarakat

23 Juli 2026
Plt. Bupati Langkat Apresiasi Program Z-Chicken, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga Langkat

Plt. Bupati Langkat Apresiasi Program Z-Chicken, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga Langkat

23 Juli 2026
MABMI Langkat Siap Dukung Penuh Kepemimpinan Plt. Bupati Tiorita Surbakti

MABMI Langkat Siap Dukung Penuh Kepemimpinan Plt. Bupati Tiorita Surbakti

23 Juli 2026
Kakanwil Kemenag Sumut Tekankan Penghulu Harus Tingkatkan Kompetensi dan Terus Berinovasi

Kakanwil Kemenag Sumut Tekankan Penghulu Harus Tingkatkan Kompetensi dan Terus Berinovasi

23 Juli 2026
Bapenda Kota Medan Terus Intensifkan Penagihan Tunggakan Pajak, Wujudkan Tertib Perpajakan

Bapenda Kota Medan Terus Intensifkan Penagihan Tunggakan Pajak, Wujudkan Tertib Perpajakan

23 Juli 2026
Bapenda Kota Medan Terus Gencarkan Imbauan Percepatan Pembayaran PBB

Bapenda Kota Medan Terus Gencarkan Imbauan Percepatan Pembayaran PBB

23 Juli 2026
Kejar-kejaran di Tol Kisaran, Polisi Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Jakarta

Kejar-kejaran di Tol Kisaran, Polisi Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Jakarta

23 Juli 2026
Bandel Beroperasi Lagi, Polres Karo Kembali Gerebek Barak Narkoba dan Judi di Sukatendel

Bandel Beroperasi Lagi, Polres Karo Kembali Gerebek Barak Narkoba dan Judi di Sukatendel

23 Juli 2026
Pemkab Karo Terima Mahasiswa PKL FISIP USU Tahun 2026

Pemkab Karo Terima Mahasiswa PKL FISIP USU Tahun 2026

23 Juli 2026
Bupati Karo Kunjungi Kementerian UMKM RI, Perkuat Sinkronisasi Program dan Jajaki Pembangunan PLUT UMKM

Bupati Karo Kunjungi Kementerian UMKM RI, Perkuat Sinkronisasi Program dan Jajaki Pembangunan PLUT UMKM

23 Juli 2026
FORDISMA-SU Desak Bupati Deli Serdang Evaluasi Piutang Retribusi Menara Rp1,6 Miliar

FORDISMA-SU Desak Bupati Deli Serdang Evaluasi Piutang Retribusi Menara Rp1,6 Miliar

23 Juli 2026
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Israel Bombardir Lebanon, Selat Hormuz Terancam Ditutup Lagi

by Yunsigar
9 April 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Israel Bombardir Lebanon, Selat Hormuz Terancam Ditutup Lagi

(Foto: gazamedia)

FacebookWhatsappTelegram

LEBANON (HARIANSTAR.COM) – Hanya beberapa jam setelah pengumuman kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran selama dua minggu.

Israel membombardir Lebanon menyebabkan ratusan korban tewas dan luka-luka sejak fajar hari Rabu ini, seiring dengan pengumuman militer Israel tentang pelaksanaan serangan terbesar ke Lebanon sejak dimulainya perang.

Baca Juga

Intip Jadwal Tayang Bioskop Film Ayah, Aku Mau Cerita: Drama Keluarga Kuras Emosi dan Air Mata

BSP Media Perkuat Komitmen Pelestarian Budaya dan Bahasa

3 Korban Tewas Akibat Ledakan di Grand Polonia Telah Ditemukan  

Hal itu memicu reaksi keras dari Teheran, bokade total Selat Hormuz.
Kesepakatan gencatan senjata Amerika Serikat (AS) dan Iran terancam menuai kegagalan.

Dikutip dari gaza media, Kamis (9/4/2026), para koresponden Al Jazeera melaporkan meluasnya wilayah sasaran serangan Israel, mencakup area luas di selatan negara itu, melewati Gunung Lebanon hingga ke pinggiran selatan, serta wilayah di jantung ibu kota Beirut, selain juga kota Tyre, Hermel, dan wilayah Bekaa.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengumumkan jatuhnya puluhan korban tewas dan ratusan luka-luka akibat serangan udara Israel, serta menyatakan bahwa upaya penyelamatan korban yang terjebak di bawah reruntuhan masih terus dilakukan.

Menteri Kesehatan Lebanon mengatakan kepada Al Jazeera bahwa rumah sakit penuh sesak oleh korban tewas dan luka-luka akibat serangan udara Israel, sementara Palang Merah Lebanon melaporkan bahwa 100 ambulans sedang bekerja untuk mengangkut korban ke rumah sakit.

Kepala Staf Israel Eyal Zamir dalam sebuah pernyataan mengancam akan terus melanjutkan serangan militer ke Lebanon tanpa henti. Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan bahwa Israel bersikeras memisahkan perang dengan Iran dari pertempuran di Lebanon, dengan alasan untuk “mengubah situasi di Lebanon dan menghilangkan ancaman terhadap wilayah utara Israel.”

Katz menyatakan bahwa ratusan anggota Hizbullah diserang secara mendadak di markas mereka di seluruh Lebanon dalam serangan terpusat terbesar. Ia menambahkan, “Kami telah memperingatkan Naim Qassem bahwa Hizbullah akan membayar harga mahal karena menyerang Israel atas nama Iran, dan gilirannya akan tiba.”

Sebelumnya, militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah melancarkan serangan paling keras ke Lebanon sejak dimulainya perang, dengan menargetkan lebih dari 100 lokasi dalam waktu 10 menit.

Militer Israel menambahkan bahwa serangan tersebut mencakup Beirut, Bekaa, dan Lebanon selatan, serta pusat komando dan infrastruktur militer Hizbullah. Disebutkan pula bahwa unit elit, sistem rudal, dan drone milik Hizbullah turut menjadi sasaran. Serangan ini, menurut mereka, didasarkan pada intelijen yang akurat dan rencana yang telah disusun selama berminggu-minggu.

Pada Rabu pagi, militer Israel juga mengeluarkan peringatan mendesak kepada warga di kota Tyre untuk segera mengungsi ke utara Sungai Zahrani sebagai persiapan serangan udara di wilayah tersebut.

Juru bicara militer Israel Avichay Adraee mengklaim bahwa langkah ini dilakukan akibat aktivitas Hizbullah yang memaksa militer Israel untuk bertindak tegas terhadapnya.

Presiden Lebanon Joseph Aoun menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memikul tanggung jawabnya dan menghentikan apa yang ia sebut sebagai “pendekatan agresif yang mengancam stabilitas kawasan.” Ia menambahkan bahwa “kelanjutan kebijakan agresif Israel hanya akan meningkatkan ketegangan.”

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam juga menyatakan bahwa Israel mengabaikan prinsip hukum internasional dan kemanusiaan, serta tidak memedulikan berbagai upaya regional dan internasional untuk menghentikan perang. Ia menyerukan kepada negara-negara sahabat Lebanon untuk membantu menghentikan serangan Israel dengan segala cara.

Dalam unggahan di platform X, Salam menulis: “Meskipun kami menyambut kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat dan meningkatkan upaya untuk mencapai gencatan senjata di Lebanon, Israel terus memperluas serangannya yang menyasar kawasan permukiman padat, menyebabkan korban sipil tak bersenjata di seluruh Lebanon.”

Menanggapi serangan keras Israel ke Lebanon, juru bicara Komite Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, mengatakan bahwa lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz harus segera dihentikan. Ia menulis di platform X: “Rakyat Lebanon telah mengorbankan nyawa mereka untuk kami, dan kita tidak boleh meninggalkan mereka sendirian walau sesaat.”

Ia menegaskan bahwa “harus ada gencatan senjata di semua front, atau tidak ada gencatan senjata sama sekali.”

Kantor berita Tasnim mengutip sumber yang mengetahui bahwa Iran sedang mempertimbangkan untuk menarik diri dari kesepakatan gencatan senjata jika Israel terus melanggarnya dengan menyerang Lebanon. Disebutkan juga bahwa angkatan bersenjata Iran sedang menentukan target untuk merespons serangan Israel.

Sementara itu, kantor berita Fars mengutip sumber keamanan militer yang mengatakan bahwa Iran sedang menyiapkan respons terhadap pelanggaran gencatan senjata oleh Israel, di tengah berlanjutnya operasi Israel di Lebanon.

Sumber tersebut menambahkan bahwa Iran sedang merumuskan keputusan untuk melakukan operasi pencegahan terhadap target militer Israel. Ia juga menyebut bahwa berlanjutnya serangan Israel meski ada kesepakatan di berbagai front menunjukkan bahwa Amerika Serikat mungkin tidak mampu mengendalikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, atau justru telah memberikan lampu hijau kepada Israel.

Situasi politik masih diliputi ketidakjelasan. Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel mendukung keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu, namun menegaskan bahwa kesepakatan tersebut “tidak mencakup Lebanon.”

Sebaliknya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang negaranya berperan sebagai mediator, menyatakan bahwa kesepakatan tersebut mencakup gencatan senjata segera “di semua tempat termasuk Lebanon,” posisi yang juga didukung oleh Teheran.

Hizbullah dalam pernyataannya menyerukan kepada warga agar tidak kembali ke desa dan wilayah yang menjadi sasaran di selatan, Bekaa, dan pinggiran selatan Beirut sebelum ada pengumuman resmi final terkait gencatan senjata di Lebanon.

Kelompok itu mengatakan bahwa “musuh yang berusaha menutupi citra kekalahannya mungkin akan melakukan tindakan licik untuk menciptakan kesan kemenangan yang sebenarnya tidak berhasil dicapai di lapangan.”.

Post Views: 364
Tags: Bombardir LebanonDitutup LagiIsraelSelat HormuzTerancam
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Intip Jadwal Tayang Bioskop Film Ayah, Aku Mau Cerita: Drama Keluarga Kuras Emosi dan Air Mata
HEADLINE

Intip Jadwal Tayang Bioskop Film Ayah, Aku Mau Cerita: Drama Keluarga Kuras Emosi dan Air Mata

23 Juli 2026
BSP Media Perkuat Komitmen Pelestarian Budaya dan Bahasa
HEADLINE

BSP Media Perkuat Komitmen Pelestarian Budaya dan Bahasa

22 Juli 2026
3 Korban Tewas Akibat Ledakan di Grand Polonia Telah Ditemukan  
HEADLINE

3 Korban Tewas Akibat Ledakan di Grand Polonia Telah Ditemukan  

21 Juli 2026
Dua Orang Masih Tertimbun Reruntuhan Pascaledakan di Perumahan Grand Polonia
HEADLINE

Dua Orang Masih Tertimbun Reruntuhan Pascaledakan di Perumahan Grand Polonia

21 Juli 2026
PGN Bantah Ledakan Grand Polonia Disebabkan Kebocoran Gas Bawah Tanah
HEADLINE

PGN Bantah Ledakan Grand Polonia Disebabkan Kebocoran Gas Bawah Tanah

21 Juli 2026
Satu Korban Ledakan di Grand Polonia Ditemukan Tewas
HEADLINE

Satu Korban Ledakan di Grand Polonia Ditemukan Tewas

21 Juli 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In