MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Denyut aktivitas Kota Medan terus bergerak hampir tanpa jeda, seiring gaya hidup masyarakat yang aktif dan dinamis. Beragam kebutuhan perjalanan pun hadir setiap hari, mulai dari mobilitas kerja hingga momen kebersamaan seperti pertemuan keluarga, komunitas, dan hiburan yang berlangsung hingga malam hari.
Kondisi tersebut mendorong meningkatnya kebutuhan akan layanan transportasi yang nyaman, mudah diakses, dan dapat diandalkan. Dalam situasi ini, kehadiran Bluebird Group dinilai semakin relevan sebagai teman perjalanan masyarakat Medan.
Di sisi lain, mobilitas di Kota Medan masih menghadapi sejumlah tantangan. Lalu lintas yang padat, akses transportasi umum yang terbatas, serta waktu tempuh yang relatif panjang di sejumlah titik strategis, seperti perjalanan menuju Bandara Kualanamu, menjadi persoalan yang kerap dihadapi masyarakat.
Menjawab kebutuhan tersebut, Bluebird Group memperkuat layanan multimoda yang dirancang lebih fleksibel dengan standar layanan yang konsisten. Pilihan layanan yang tersedia meliputi Bluebird untuk taksi reguler, Goldenbird untuk sewa mobil, serta Bigbird untuk sewa bus.
Layanan ini memungkinkan masyarakat memilih moda transportasi sesuai kebutuhan, baik untuk aktivitas harian, perjalanan keluarga, maupun kebutuhan korporasi.
Kepala Pool Bluebird Group Medan, Deny Nurhadi, mengatakan pihaknya terus memperluas jangkauan layanan di berbagai titik strategis, mulai dari kawasan residensial, pusat perbelanjaan, hingga bandara. Selain itu, akses Goldenbird juga diperluas di hotel-hotel utama dan Bandara Kualanamu.
“Kami juga menjaga standar operasional melalui peremajaan armada secara berkala serta pelatihan pengemudi,” ujarnya.
Kemudahan perjalanan turut didukung melalui aplikasi MyBluebird yang memungkinkan pelanggan mengakses layanan secara praktis. Salah satu fitur unggulannya adalah Fixed Price yang memberikan kepastian tarif sebelum perjalanan dimulai.
Sepanjang kuartal pertama 2026, fitur tersebut menyumbang hampir 50 persen dari total transaksi di Medan. Hal ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transparansi dan kepastian biaya perjalanan.
Selain itu, penguatan layanan juga dilakukan melalui penambahan armada, termasuk pengoperasian 25 unit taksi kendaraan listrik (EV) yang lebih ramah lingkungan. Bluebird juga menghadirkan Premium Lounge di Bandara Kualanamu sebagai area tunggu pelanggan sebelum melanjutkan perjalanan.
Untuk sektor korporasi, perusahaan menyediakan berbagai solusi mobilitas terintegrasi, seperti voucher layanan, kontrak bulanan sewa mobil maupun bus, hingga layanan shuttle karyawan.
Head of Communications & Community PT Blue Bird Tbk, Sekar Adisty, mengatakan mobilitas bukan sekadar perpindahan dari satu titik ke titik lain, tetapi juga tentang menghadirkan rasa nyaman dan kepercayaan pelanggan melalui interaksi yang tulus.
“Mobilitas lebih dari sekadar perpindahan dari satu titik ke titik lain, tetapi juga tentang menghadirkan rasa nyaman dan kepercayaan pelanggan melalui interaksi yang tulus. Pendekatan ini juga kami terapkan dalam membangun hubungan dengan internal, termasuk mitra pengemudi yang menjadi garda terdepan layanan,” jelasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Bluebird terus mendorong dampak yang lebih luas melalui berbagai inisiatif keberlanjutan dan sosial, termasuk program pemberdayaan bagi mitra pengemudi, seperti beasiswa untuk anak pengemudi, Kartini Bluebird untuk istri dan anak wanita pengemudi, program umrah, hingga bantuan sosial di sekitar area operasional.
Melalui berbagai inovasi layanan, program sosial, dan inisiatif keberlanjutan, Bluebird terus memperkuat perannya sebagai bagian dari keseharian masyarakat Medan serta menjadi teman perjalanan yang siap mendukung setiap langkah di berbagai momen. (RED)



























