• Latest
  • Trending
  • All
Pengamat Ekonomi: Perang Iran – Israel Bisa Picu Gejolak Harga Pangan

Pengamat Ekonomi: Perang Iran – Israel Bisa Picu Gejolak Harga Pangan

16 April 2024
LSM BITRA Indonesia Audiensi ke DPRD Langkat, Dorong Pembangunan Irigasi di Secanggang

LSM BITRA Indonesia Audiensi ke DPRD Langkat, Dorong Pembangunan Irigasi di Secanggang

8 Oktober 2026
Spoiler One Piece 1195: Lanjutan Pertarungan Sengit Sanji vs Killingham

Spoiler One Piece 1195: Lanjutan Pertarungan Sengit Sanji vs Killingham

8 Oktober 2026
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Haru

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Haru

8 Oktober 2026
Ketua MUI dan AN-PP Desak Hukuman Tegas Terdakwa Narkoba

Ketua MUI dan AN-PP Desak Hukuman Tegas Terdakwa Narkoba

8 Oktober 2026
Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Sabu, Pria 51 Tahun Diamankan

Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Sabu, Pria 51 Tahun Diamankan

7 Oktober 2026
Puncak Festival Ngobrol Buku 2026, Luncurkan 3 Buku Antologi Cerpen Berbasis Folklor

Puncak Festival Ngobrol Buku 2026, Luncurkan 3 Buku Antologi Cerpen Berbasis Folklor

7 Oktober 2026
Simpan Sabu 1,71 Gram, Pria 51 Tahun Diamankan Polisi di Lubuk Pakam

Simpan Sabu 1,71 Gram, Pria 51 Tahun Diamankan Polisi di Lubuk Pakam

7 Oktober 2026
Satlantas Polres Karo Gelar Razia Gabungan Operasi Sadar Pajak Kendaraan Bermotor

Satlantas Polres Karo Gelar Razia Gabungan Operasi Sadar Pajak Kendaraan Bermotor

7 Oktober 2026
Bikin Gaduh saat Timnas Juara, 8 Anggota Geng Motor Ditangkap

Bikin Gaduh saat Timnas Juara, 8 Anggota Geng Motor Ditangkap

7 Oktober 2026
4 Nelayan Belawan Terapung 13 Jam Setelah Kapalnya Ditabrak Kapal Ikan Diduga Berbendera Taiwan

4 Nelayan Belawan Terapung 13 Jam Setelah Kapalnya Ditabrak Kapal Ikan Diduga Berbendera Taiwan

7 Oktober 2026
Pengedar Narkoba di Desa Puji Mulyo Diringkus, 8 Paket Sabu dalam Kotak Rokok Ikut Disita

Pengedar Narkoba di Desa Puji Mulyo Diringkus, 8 Paket Sabu dalam Kotak Rokok Ikut Disita

7 Oktober 2026
Tempat Penyimpanan Peralatan Dekorasi Pesta di Medan Johor Terbakar

Tempat Penyimpanan Peralatan Dekorasi Pesta di Medan Johor Terbakar

7 Oktober 2026
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Pengamat Ekonomi: Perang Iran – Israel Bisa Picu Gejolak Harga Pangan

by Abi
16 April 2024
in EKONOMI
Pengamat Ekonomi: Perang Iran – Israel Bisa Picu Gejolak Harga Pangan
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Pengamat Ekonomi SumutPengamat Ekonomi Sumut mengatakan, kinerja mata uang Rupiah pada hari ini (16/04) mengalami pelemahan yang cukup tajam hingga menyentuh 16.200 per US Dolar.

Dan belum bisa dipastikan kapan tekanan ini akan berakhir, karena sangat bergantung dengan sikap masing-masing Negara yang terlibat perang. Pelemahan mata uang Rupiah memang bisa menjadi kabar buruk bagi sejumlah komoditas pangan di tanah air.

Baca Juga

PLN UIP3B Sumatera Dorong Kesempatan Setara bagi Srikandi Lewat Pelatihan Barista

PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon

OJK: Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

“Bahkan hampir semua kebutuhan pangan strategis tidak akan bisa melepaskan diri dari pelemahan Rupiah. Karena mulai dari bahan baku penolong, bahan baku input produksi hingga barang siap konsumsi didatangkan dengan cara diimpor, ” Katanya kepada HarianStar di Medan, Selasa (16/4/2024) pagi.

Ditambahkannya, untuk komoditas pangan hotrikultura (cabai dan sayur-sayuran) membutuhkan pupuk, dimana sebagian bahan baku pupuk di beli dari Negara lain.

Untuk sumber protein seperti daging ayam dan telur ayam juga membutuhkan bahan baku olahan seperti pakan yang sebagian juga didatangkan dari Negara lain.

Bahan baku tersebut seperti beras Bulog, daging sapi maupun sapi indukan yang memang didatangkan dalam bentuk barang jadi siap konsumsi dari Negara lain. Termasuk juga gula pasir impor yang hanya sedikit butuh reaksi kimia dan siap dikonsumsi, jelasnya.

“Dan bahan bakar minyak (BBM) sebagian juga didatangkan dengan cara diimpor. Pelemahan rupiah akan membuat harga barang-barang impor (konversi) menjadi lebih mahal, meskipun harga barang dari Negara asal bisa saja tidak mengalami perubahan,”ujar Gunawan.

Sehingga, lanjutnya wajar jika muncul kekuatiran bahwa pelemahan Rupiah bisa membuat pemerintah merevisi kebijakan subsidi, atau bisa memicu kenaikan harga jual barang yang lebih tinggi.Yang penting pemerintah bisa memitigasinya dengan serangkaian kebijakan untuk mengurangi dampak buruk dari pelemahan rupiah itu sendiri.

“Pelemahan rupiah saat ini merupakan buah dari ketidakstabilan geopolitik global yang terus meningkat, ditengah ketidakstabilan ekonomi global yang turut menyertainya. Pemerintah sebaiknya lebih realistis melihat keadaan serta menempatkan kemungkinan resiko terburuk yang akan terjadi. Seperti, acuan nilai tukar Rupiah dalam APBN disesuaikan dengan mempertimbangkan resiko kebijakan suku bunga tinggi The FED dan perang yang berkecamuk dan meluas,”papar Gunawan.

Gunawan menyebutkan tren neraca dagang yang melemah seiring dengan memburuknya kinerja ekonomi Negara tujuan ekspor.

Jika pelemahan rupiah dan ancaman kenaikan harga minyak mentah dunia direspon Presiden Jokowi untuk merevisi kebijakan subsidinya. Maka aka nada kemungkinan terjadinya gejolak harga pangan serta kenaikan laju tekanan inflasi. Namun dari sekian banyak resiko yang timbul akibat tensi geopolitik yang menekan rupiah.

“Ada satu sektor lain selain urusan ketahanan pangan yang perlu dijaga baik baik. Sektor tersebut adalah perbankan dan keuangan. Pemerintah harus curahkan perhatian yang besar untuk menjaga ketahanan pangan dan perbankan ditengah distuasi yang serba tidak pasti seperti saat ini, “pungkas Gunawan.(abi)

Post Views: 189
Tags: Alami pelemaban tajamKinerjaMata uang RupiahPada hari iniPengamat Ekonomi Sumut
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

PLN UIP3B Sumatera Dorong Kesempatan Setara bagi Srikandi Lewat Pelatihan Barista
EKONOMI

PLN UIP3B Sumatera Dorong Kesempatan Setara bagi Srikandi Lewat Pelatihan Barista

6 Oktober 2026
PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon
EKONOMI

PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon

6 Oktober 2026
Karo Open Karate Championship 2026 Piala Bupati Karo Resmi Ditutup
EKONOMI

OJK: Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

5 Oktober 2026
Pulih Pasca Banjir, Kelompok Tani Pertamina EP Rantau Panen Cabai
EKONOMI

Pulih Pasca Banjir, Kelompok Tani Pertamina EP Rantau Panen Cabai

2 Oktober 2026
PLN Pusdiklat UPDL Tuntungan Hadirkan Desa Siaga Bencana di Desa Daulu Karo
EKONOMI

PLN Pusdiklat UPDL Tuntungan Hadirkan Desa Siaga Bencana di Desa Daulu Karo

2 Oktober 2026
PGN Salurkan 149 Tabung Oksigen, Dukung Pemulihan Layanan Kesehatan di Sumatera Utara dan Aceh
EKONOMI

PGN Salurkan 149 Tabung Oksigen, Dukung Pemulihan Layanan Kesehatan di Sumatera Utara dan Aceh

1 Oktober 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In