LANGKAT (HARIANSTAR.COM) -Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Langkat berjalan dengan sukses, Rabu (15/10/2026).
Forum organisasi yang digelar di Gedung Pegnasos Kabupaten Langkat, di Jalan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, menjadi momentum strategis untuk memperkuat persatuan kader, merumuskan arah perjuangan partai, sekaligus membangun fondasi kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan politik ke depan.
Mengusung tema “Merawat Umat, Menyatukan Kekuatan, Menjemput Kemenangan PPP di Kabupaten Langkat ”, Muscab ke X tersebut mempertemukan jajaran pengurus partai, perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC), organisasi sayap, serta sejumlah tokoh masyarakat dalam satu forum musyawarah.
Kehadiran unsur kepengurusan dari berbagai tingkatan memperlihatkan pentingnya konsolidasi internal sebagai landasan bagi PPP yang berlambang Ka’bah ini untuk menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat di Kabupaten Langkat.
Plt. Ketua DPC PPP Kabupaten Langkat, Mas’ud, S.H., M.H., mengambil peran dalam mengantarkan pelaksanaan Muscab X tersebut.
Muscab X PPP Langkat diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang tidak berhenti pada terbentuknya kepengurusan baru, tetapi juga menjadi pijakan untuk memperkuat kerja organisasi hingga ke tingkat kecamatan.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPW PPP Sumatera Utara, Mardani Siregar, M.Pd., bersama jajaran pengurus harian DPW PPP Sumatera Utara. Turut hadir Plt. Ketua DPC PPP Kabupaten Langkat Mas’ud, S.H., M.H., jajaran pengurus DPC, serta perwakilan Pengurus Anak Cabang dari 23 kecamatan se-Kabupaten Langkat.
Selain jajaran internal partai, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Polres Langkat, unsur organisasi masyarakat, simpatisan PPP, serta lainnya.
Kepengurusan berikutnya dituntut mampu menjaga komunikasi internal, memperkuat disiplin organisasi, serta menerjemahkan tema perjuangan partai menjadi program yang nyata dan dapat dirasakan masyarakat.
Penguatan kaderisasi, pembenahan administrasi organisasi, peningkatan komunikasi publik, serta penyusunan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dapat menjadi bagian dari agenda pengembangan partai ke depan.
Bagi PPP Kabupaten Langkat, tantangan selanjutnya adalah memastikan bahwa semangat yang dibangun dalam Muscab dapat dipertahankan dalam aktivitas organisasi sehari-hari.
Dengan semangat merawat umat dan menyatukan kekuatan, PPP Kabupaten Langkat kini menghadapi pekerjaan penting untuk menjaga soliditas internal sekaligus memperkuat peran politiknya di tengah masyarakat. (Rudi)

























