MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Masyarakat di Kecamatan Medan Labuhan dan Marelan meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan untuk lebih proaktif mendaftarkan warga pada program Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Hal teraebut disampaikan masyarakat kepada Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kota Medan, Dr. H. Muslim Harahap M.S.P dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 3 Tahun 2021, Minggu (13/9/2026).
Menurut warga, hingga kini baru 30% warga yang terdaftar pada program IKD.
Dikatakan warga, Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan syarat untuk mendaftar di portal Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) oleh Kementerian Sosial pada Tahun 2027, diakui warga akan merujuk pada data di Perlinsos.
Oleh karena itu, warga berharap Muslim Harahap meminta Pemerintah Kota Medan dalam hal ini Disdukcapil Kota Medan, lebih proaktif mengaktifasi IKD warga Kecamatan Medan Marelan dan Medan Labuhan.
Menyikapi aspirasi itu, Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Kota Medan itu mengaku berdasarkan data yang diterimanya, hingga pertengahan Agustus 2026, baru 35% warga Kota Medan terdaftar pada portal Perlinsos.
Dijelaskan Muslim, untuk membantu warga mendaftar pada portal Perlinsos, sudah ada agen-agen yang disiapkan Pemerintah Kota Medan, namun Muslim menekankan bahwa dirinya juga akan meminta Disdukcapil agar lebih proaktif mengaktivasi IKD masyarakat Kecamatan Medan Marelan dan Labuhan.
“Jangan sampai tujuan utama penyaluran bansos melalui sistem perlinsos agar tepat sasaran, malah tidak tercapai dikarenakan masyarakat yang layak menerima bantuan, terhalang mendaftar karena ketiadaan IKD. Kita akan minta persoalan ini diselesaikan segera,” ungkap Muslim.
Diketahui, pelaksanaan Sosper IX Anggota Komisi 1 DPRD Kota Medan, Dr. H. Muslim Harahap M.S.P dilaksanakan di 2 tempat. Sesi I dilaksanakan di Jalan Rawe I Lingkungan XII Kelurahan Besar, Medan Labuhan dan sesi II dilaksanakan di Jalan Pringgan Ujung Lorong Sepakat Damai Lingkungan IX Keluarahan Paya Pasir, Medan Marelan.
Berdasarkan informasi diterima, Kota Medan termasuk dalam 42 Kabupaten/Kota di Indonesia yang ditunjuk sebagai lokasi percontohan digitalisasi bansos.
Kota Medan ditarget 760.000 Kepala Keluarga (KK) penerima bansos melalui pendaftaran pada portal perlinsos.
Untuk mendaftar pada portal perlinsos, warga telebih dahulu mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Untuk mengaktivasi IKD, dapat dilakukan di kantor Kelurahan, Kecamatan atau Disdukcapil. (AIN)




















