• Latest
  • Trending
  • All
RSUP. H. Adam Malik Lakukan Operasi Bedah Otak Perdana Kepada Pasien Anak

RSUP. H. Adam Malik Lakukan Operasi Bedah Otak Perdana Kepada Pasien Anak

27 September 2025
Ringkus Pelaku Pungli, Polsek Pangkalan Susu Amankan Empat Pria 

Ringkus Pelaku Pungli, Polsek Pangkalan Susu Amankan Empat Pria 

25 April 2026
Laporan Warga, Polres Langkat Gerebek Lokasi Transaksi Sabu di Hinai

Laporan Warga, Polres Langkat Gerebek Lokasi Transaksi Sabu di Hinai

25 April 2026
Gubsu dan Bupati Langkat Lepas Kloter 2 Jemaah Calon Haji

Gubsu dan Bupati Langkat Lepas Kloter 2 Jemaah Calon Haji

25 April 2026
Peringati Hari Bumi, PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu Gelar Penanaman Pohon 

Peringati Hari Bumi, PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu Gelar Penanaman Pohon 

25 April 2026
Pemkab Karo Ambil Langkah Cepat Atasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Pemkab Karo Ambil Langkah Cepat Atasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

25 April 2026
Sebelumnya Tiga Prajurit Gugur, Kini Satu Lagi Prajurit TNI Gugur di Misi Perdamaian Lebanon

Sebelumnya Tiga Prajurit Gugur, Kini Satu Lagi Prajurit TNI Gugur di Misi Perdamaian Lebanon

25 April 2026
‘Rayap Besi’ Beraksi Lagi, Pria di Medan Hancurkan 12 Nisan Kuburan

‘Rayap Besi’ Beraksi Lagi, Pria di Medan Hancurkan 12 Nisan Kuburan

25 April 2026
Apel Akbar dan Deklarasi Sabuk Kamtibmas, Rico Waas Apresiasi Kesiapan Polri

Apel Akbar dan Deklarasi Sabuk Kamtibmas, Rico Waas Apresiasi Kesiapan Polri

24 April 2026
Residivis Jambret Ditembak Polisi Usai Melawan Saat Pengembangan

Residivis Jambret Ditembak Polisi Usai Melawan Saat Pengembangan

24 April 2026
Ketua DPD I PKN Sumut, Percayakan Boy Timanta Sitepu Sebagai Ketua DPD II Kabupaten Karo

Ketua DPD I PKN Sumut, Percayakan Boy Timanta Sitepu Sebagai Ketua DPD II Kabupaten Karo

24 April 2026
Dipergoki saat Beraksi, Polsek Medan Area Amankan Maling di Rumah Kosong

Dipergoki saat Beraksi, Polsek Medan Area Amankan Maling di Rumah Kosong

24 April 2026
Terduga Begal Babak Belur Diamuk Warga, Orang Tua Pilih Lapor Polisi

Terduga Begal Babak Belur Diamuk Warga, Orang Tua Pilih Lapor Polisi

24 April 2026
Sabtu, April 25, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home KESEHATAN

RSUP. H. Adam Malik Lakukan Operasi Bedah Otak Perdana Kepada Pasien Anak

by Yunsigar
27 September 2025
in KESEHATAN
RSUP. H. Adam Malik Lakukan Operasi Bedah Otak Perdana Kepada Pasien Anak
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – RSUP. H. Adam Malik melakukan Cerebral Bypass Surgery (operasi bedah otak) perdana kepada pasien anak yang mengalami penyakit moyamoya (gangguan pada pembuluh darah), Sabtu (27/9/2025).

Dalam layanan intervensi bedah layanan stroke melalui proctorship Cerebral Bypass Surgery ini, RS Adam Malik bekerja sama dengan RS Pusat Otak Nasional (PON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta, sebagai rumah sakit pengampuan nasional layanan stroke.

Baca Juga

RS Adam Malik Hadirkan Teknologi TMS, Harapan Baru untuk Pemulihan Pasien Neurologi

Bupati Karo Temui Menkes Budi Gunadi Sadikin Bahas Pembangunan RSUD Karo

Memutus Sunyi di Pantai Cermin, Perempuan Didorong Pahami Hak Kesehatan Reproduksi

Dalam Proctorship Cerebral Bypass Surgery ini juga terungkap bahwa pasien anak yang hendak dioperasi ini pada awalnya mengalami kebas-kebas pada bagian tubuhnya di usia 5 tahun. Namun, bertambahnya umur kebas itu hilang dengan sendirinya.

Belakang pasien pingsan dan mengalami stroke sehingga Sabtu (27/9/2025), RS Adam Malik bekerja sama dengan RS PON melakukan intervensi bedah.

Direktur Pelayanan Klinik Kemenkes dr. Obrin Parulian, MKes mengatakan, operasi ini untuk memperbaiki kondisi pembuluh darah di otak pasien, sehingga diharapkan anak tersebut semakin sehat dan bisa kembali sekolah serta tumbuh kembangnya semakin optimal.

“Moyamoya ini penyakit bawaan dari lahir, makanya perlu sekali kita mengedukasi masyarakat tentang penyakit yang bisa dicegah, melakukan skrining sehingga kasus ini bisa diketahui secara dini sehingga penatalaksanaan penanganannya baik,” kata Obrin.

Disebutkannya, RS Adam Malik menjadi rumah sakit ke delapan yang melakukan kegiatan Cerebral Bypass Surgery. “2027 diharapkan seluruh provinsi di Indonesia mampu mandiri melakukan bedah otak ini untuk pasien stroke atau gangguan pembuluh darah lainnya di otak. Nanti dokter dari RS PON ini akan keliling Indonesia untuk mengampu RS yang di provinsi lain. Jadi Sumut merupakan provinsi ke delapan yang akan mampu melakukan tindakan Cerebrovascular Bypass ini,” ungkapnya.

Sedangkan Dirut RSUP HAM dr. Zainal Safri, MKed (PD), SpPD-KKV, SpJP (K) menegaskan, kesiapan para dokter bedah spesialis syaraf untuk melakukan tindakan Cerebrovascular Bypass sudah sangat baik.

“Namun, menangani kasus inikan belum pernah, maka kita didatangi oleh tim RS PON, dan harapannya setelah beberapa kali nanti bisa kita kerjakan (tangani-red) sendiri. Tim kita sudah mumpuni, hanya kasus ini saja yang belum pernah kita tangani,” ungkap Zainal.

Zainal juga mengatakan, baru pertama kali menangani intervensi bedah otak terhadap pasien moyamoya. Hal ini dikarenakan masyarakat atau center-center pelayanan kesehatan di hulu belum aware terhadap kasus ini. “Nanti kita publikasikan bahwa kita bersama RS PON sudah bisa menangani kasus moyamoya ini sehingga baru ketahuan berapa banyak kasus moyamoya ini,” tambahnya.

Sedangkan Direktur RS Pusat Otak Nasional (PON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta, dr. Adin Nulkhasanah, SpS MARS menuturkan, kasus moyamoya ini pada awalnya dianggap jarang di Indonesia, karena paling banyak itu di Jepang. Namun, setelah tahu mendiagnosa, SDM, tata pelaksanaannya baik ternyata cukup banyak kasus moyamoya ini.

“Sering kita bertanya, anak-anak kok bisa stroke? Begitu juga untuk orang dewasa yang tidak ada riwayat hipertensi, kok bisa stroke berulangkali? Setelah dirujuk ke kita baru diketahui bahwa ternyata itu adalah moyamoya. Kalau diketahui secara dini dan dapat penanganan di RS yang bisa menangani bypass ini maka tingkat risiko komplikasi pasien akan semakin rendah,” imbuhnya.

Di RS PON sendiri sudah menangani 115 pasien Cerebral Bypass Surgery (operasi bedah otak). Pasien yang paling muda ditangani adlah anak berusia 3 tahun. Untuk itu, dia berharap jika RS Adam Malik sudah bisa mandiri dalam intervensi bedah layanan stroke ini maka bisa mengampu RS daerah sekitarnya,” harapnya.

Sedangkan Gubernur Sumut Bobby Nasution melalui nKepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), Faisal Hasrimy, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Sumut sebagai lokasi kegiatan terkait pencegahan dan penanganan bedah otak ini.

Ia menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Sumut dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya menghadapi ancaman stroke yang menjadi salah satu penyakit tidak menular dengan angka kematian tinggi.

“Terima kasih Sumut dipilih sebagai bagian dari kegiatan ini. Kami mendukung penuh pencegahan dan penanganan stroke, mulai dari penyediaan tenaga medis hingga fasilitas pendukung lainnya,” ujar Faisal, melalui zoom meeting.

Menurutnya, layanan kesehatan yang baik tidak akan berarti bila tidak didukung dengan akses yang merata. Karena itu, Dinas Kesehatan Sumut memprioritaskan alokasi anggaran untuk pembayaran asuransi kesehatan masyarakat. Faisal berharap fasilitas kesehatan (faskes) di seluruh daerah dapat memberikan layanan terbaik tanpa terkendala biaya.

“Kesehatan adalah hak dasar. Tidak boleh ada masyarakat yang tertunda pengobatannya karena kendala biaya. RS harus memberikan layanan tanpa diskriminasi, sementara pencegahan tetap menjadi yang utama. Dengan begitu, masyarakat merasa aman dan tenang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menekankan, stroke merupakan tantangan kesehatan terbesar secara global. “Setiap lima detik, ada satu orang yang meninggal karena stroke. Data Riskesdas menunjukkan tren ini perlu menjadi perhatian serius, karena terjadi peningkatan yang cukup signifikan,” katanya. (YS))

Post Views: 322
Tags: Operasi Bedah OtakPasien AnakPerdanaRSUP H Adam Malik
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

RS Adam Malik Hadirkan Teknologi TMS, Harapan Baru untuk Pemulihan Pasien Neurologi
KESEHATAN

RS Adam Malik Hadirkan Teknologi TMS, Harapan Baru untuk Pemulihan Pasien Neurologi

24 April 2026
Bupati Karo Temui Menkes Budi Gunadi Sadikin Bahas Pembangunan RSUD Karo
KESEHATAN

Bupati Karo Temui Menkes Budi Gunadi Sadikin Bahas Pembangunan RSUD Karo

24 April 2026
Memutus Sunyi di Pantai Cermin, Perempuan Didorong Pahami Hak Kesehatan Reproduksi
KESEHATAN

Memutus Sunyi di Pantai Cermin, Perempuan Didorong Pahami Hak Kesehatan Reproduksi

24 April 2026
Zakiyuddin Minta Pelayanan Pasien Umum dan BPJS di RS Awal Bros Tak Dibedakan
KESEHATAN

Zakiyuddin Minta Pelayanan Pasien Umum dan BPJS di RS Awal Bros Tak Dibedakan

21 April 2026
BPJS Ketenagakerjaan dan BSI Perkuat Kemitraan dengan Koperasi Keluarga Pers Indonesia
EKONOMI

BPJS Ketenagakerjaan dan BSI Perkuat Kemitraan dengan Koperasi Keluarga Pers Indonesia

17 April 2026
Mengenal Asfiksia, Penyebab di Balik Kematian Yai Mim
HEADLINE

Mengenal Asfiksia, Penyebab di Balik Kematian Yai Mim

14 April 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In