• Latest
  • Trending
  • All
Sumut Harus Waspada Ancaman Inflasi

Sumut Harus Waspada Ancaman Inflasi

27 Juli 2023
Polres Padangsidimpuan Gelar OSN, Amankan 22 Orang dan Sita 3,4 Kg Ganja

Polres Padangsidimpuan Gelar OSN, Amankan 22 Orang dan Sita 3,4 Kg Ganja

18 Oktober 2026
Menang Dramatis dari Labuhan 2-1, Medan Polonia Melenggang ke Final 

Menang Dramatis dari Labuhan 2-1, Medan Polonia Melenggang ke Final 

18 Oktober 2026
Respons Aspirasi Warga, Pemkab Langkat Pastikan Perbaikan Jalan di Kecamatan Binjai Masuki Tahapan Tender

Respons Aspirasi Warga, Pemkab Langkat Pastikan Perbaikan Jalan di Kecamatan Binjai Masuki Tahapan Tender

17 Oktober 2026
Plt Bupati Langkat Tiorita Dorong Perbaikan Tanggul Paya Bunder

Plt Bupati Langkat Tiorita Dorong Perbaikan Tanggul Paya Bunder

17 Oktober 2026
Gondol Perhiasan dan Uang Belasan Juta, Pencuri Dibekuk Polsek Babalan

Gondol Perhiasan dan Uang Belasan Juta, Pencuri Dibekuk Polsek Babalan

17 Oktober 2026
Pererat Silahturahmi, Kajati Aceh dan Kajari Medan Main Bola Kaki Bersama Tim Legend 

Pererat Silahturahmi, Kajati Aceh dan Kajari Medan Main Bola Kaki Bersama Tim Legend 

17 Oktober 2026
Monev Pemulihan Pascabencana, Satgas PRR Pusat Apresiasi Pakpak Bharat 

Monev Pemulihan Pascabencana, Satgas PRR Pusat Apresiasi Pakpak Bharat 

17 Oktober 2026
Gerebek Sarang Narkoba Rantau Panjang Polresta Deli Serdang Cuma Amankan 6 Pemakai, Bandarnya?

Gerebek Sarang Narkoba Rantau Panjang Polresta Deli Serdang Cuma Amankan 6 Pemakai, Bandarnya?

17 Oktober 2026
Petugas Temukan Pistol dan Sajam Saat Gerebek Sarang Narkoba Mencirim 

Petugas Temukan Pistol dan Sajam Saat Gerebek Sarang Narkoba Mencirim 

17 Oktober 2026
Nyaru jadi Pembeli, Polisi Amankan Pengedar Sabu di Sei Mati

Nyaru jadi Pembeli, Polisi Amankan Pengedar Sabu di Sei Mati

17 Oktober 2026
Raja Edward Sebayang Serap Aspirasi Petani Uruk Biru Pametar, Dorong Pembangunan Jalan Usaha Tani

Raja Edward Sebayang Serap Aspirasi Petani Uruk Biru Pametar, Dorong Pembangunan Jalan Usaha Tani

17 Oktober 2026
Bupati Karo Sampaikan Perubahan Kedua Propemperda 2026 dan Usulkan 19 Ranperda 2027

Bupati Karo Sampaikan Perubahan Kedua Propemperda 2026 dan Usulkan 19 Ranperda 2027

17 Oktober 2026
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home PERISTIWA

Sumut Harus Waspada Ancaman Inflasi

by Zulham
27 Juli 2023
in PERISTIWA
Sumut Harus Waspada Ancaman Inflasi
FacebookWhatsappTelegram

  


Baca Juga

40 Orang Positif Narkoba Diamankan Saat Penggerebekan di Panglima Denai

Rumah Warga di Desa Rimokayu Terbakar, Polsek Tiganderket Gelar Penyelidikan

MyBluebird Kembangkan Layanan Digital, Kini Bisa Pesan Taksi hingga Sewa Mobil

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengungkapkan, petani sawit boleh saja berbahagia dengan kenaikan harga CPO belakangan ini. Pada hari ini saja, harga CPO melambung dikisaran 4.088 ringgit per tonnya. Bahkan CPO sempat menyentuh 4.100 ringgit per ton. Kinerja harga CPO yang melambung tentunya akan membuat harga TBS di tingkat petani mengalami kenaikan. 

“Saya menilai harga TBS berpeluang bergerak naik di atas Rp 2.100, dibandingkan dengan harga pada bulan juni yang sempat berada dikisaran 1.700 hingga 2.000 per Kg, ucapnya di Medan, Rabu (26/7/2023) sore.

Ditambahkannya, pemicu kenaikan harga CPO ini adalah ekspektasi penurunan produktifitas tanaman sawit di dua negara produsen CPO terbesar yakni Indonesia dan Malaysia. El nino menjadi salah satu pemicu penurunan produksi CPO di tanah air. Disisi lain, keluarnya Rusia dari kesepakatan ekspor biji bijian laut hitam turut menjadi pemicu kenaikan harga CPO itu sendiri.

Selanjutnya, keluarnya Rusia dari kesepakatan ekspor biji bijian (gandum, jagung, dll) membuat pesaing CPO yakni kacang kedelai juga turut mengalami kenaikan. Pada dasarnya harga CPO sangat dipegaruhi oleh kinerja harga kedelai dalam pembentukan harga. Dan belakangan ini, harga kedelai juga mengalami kenaikan dari posisi $1.220 per bushel menjadi kisaran $1.500 per bushel.

“Ada kenaikan harga kedelai sebesar 24% dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Jika kita membandingkan kinerja harga CPO dengan kedelai, maka pergerakannya tidak jauh berbeda. Sehingga saya menilai korelasi harga CPO dan kedelai ini tidak terlepas dari perkembangan masalah geopolitik yang terjadi di Eropa. Dan kenaikan harga CPO tersebut tentunya menjadi kabar baik bagi Sumut,” katanya. 

Namun, lanjutnya telah yang perlu dikuatirkan adalah potensi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pangan lain yang bisa memicu terjadinya inflasi. Karena bukan hanya kedelai saja yang mengalami kenaikan. Harga gandum naik sekitar 9.5% di level $741 per bushel saat ini. Kenaikan harga gandum terjadi setelah kesepakatan ekspor biji bijian Rusia – Ukraina berakhir.

Di periode yang sama, harga jagung juga mengalami kenaikan sekitar 5% di posisi $547 per bushel. Dan kenaikan komoditas pangan selain CPO tersbeut tentunya sangat berpeluang memicu terjadinya kenaikan harga sejumlah kebutuhan pangan masyarakat. Mulai dari telur ayam, daging ayam, mie instan, tepung hingga beras. Jadi ada ancaman inflasi kedepannya, jelasnya. 

Disebutkan Benjamin, kalau kenaikan harga CPO memberikan lebih banyak keuntungan bagi masyarakat Sumut. Namun berbeda dengan kacang kedelai, jagung dan gandum. Kenaikan komoditas tersebut sangat berpeluang mendorong kenaikan biaya input produksi yang bisa menjadi pemicu kenaikan harga pangan. Bahkan sekalipun jika seandainya jagung dan beras mampu dihasilkan sepenuhnya dari wilayah Sumut.

Ada banyak produk turunan, maupun ketergantungan industri terhadap sejumlah komoditas impor seperti kedelai. Salah satu yang paling terpengaruh adalah industri pakan ternak. 

“Sehingga dampaknya bisa mendorong kenaikan biaya input produksi yang akan mendorong kenaikan harga produksi seperti semua jenis telur, daging sapi, daging ayam hingga produk makanan jadi seperti mie instan, tutup Benjamin. (Jae)

Post Views: 102
ShareSendShare
Zulham

Zulham

Baca Juga

40 Orang Positif Narkoba Diamankan Saat Penggerebekan di Panglima Denai
PERISTIWA

40 Orang Positif Narkoba Diamankan Saat Penggerebekan di Panglima Denai

15 Oktober 2026
Rumah Warga di Desa Rimokayu Terbakar, Polsek Tiganderket Gelar Penyelidikan
PERISTIWA

Rumah Warga di Desa Rimokayu Terbakar, Polsek Tiganderket Gelar Penyelidikan

13 Oktober 2026
MyBluebird Kembangkan Layanan Digital, Kini Bisa Pesan Taksi hingga Sewa Mobil
LIFESTYLE

MyBluebird Kembangkan Layanan Digital, Kini Bisa Pesan Taksi hingga Sewa Mobil

13 Oktober 2026
4 Nelayan Belawan Terapung 13 Jam Setelah Kapalnya Ditabrak Kapal Ikan Diduga Berbendera Taiwan
PERISTIWA

4 Nelayan Belawan Terapung 13 Jam Setelah Kapalnya Ditabrak Kapal Ikan Diduga Berbendera Taiwan

7 Oktober 2026
Tempat Penyimpanan Peralatan Dekorasi Pesta di Medan Johor Terbakar
PERISTIWA

Tempat Penyimpanan Peralatan Dekorasi Pesta di Medan Johor Terbakar

7 Oktober 2026
Madina Memanas, 3 Ekskavator Tambang Ilegal Dibakar Warga
PERISTIWA

Madina Memanas, 3 Ekskavator Tambang Ilegal Dibakar Warga

6 Oktober 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In