MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Kegiatan Operasi (Ops) Zebra Toba 2023 di wilayah hukum Polres Labuhanbatu khususnya berdampak positif.
Kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan berlalu lintas kian meningkat.
“Dari hasil pelaksanaan kegiatan Operasi Zebra Toba 2023 tersebut sudah mulai terlihat adanya peningkatan disiplin masyarakat Kabupaten Labuhanbatu dalam berlalu lintas,” sebut Kapolres Labuhanbatu, AKBP James H Hutajulu melalui Kasat Lantas, AKP M Ainul Yaqin, Senin (11/9/2023).
Menurut dia, kedisiplinan masyarakat itu terlihat setelah Ops Zebra Toba 2023 dilaksanakan berjalan berjalan 7 hari, sejak 4 sampai 10 September 2023. Operasi itu akan berakhir pada 17 September mendatang.
Dalam kurun waktu 10 hari itu, Polres Labuhanbatu telah menindak pengendara lalulintas sebanyak 365 pelanggaran, dengan rincian tidak menggunakan helm 246 kasus, lawan arus 71 kasus, dan knalpot brong 48 pelanggar.
“Secara kasat mata dapat kita lihat, sudah mulai tertib warga Kabupaten Labuhanbatu menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor di inti kota Rantauprapat,” kata Yaqin.
Dia berharap, ke depannya kegiatan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas dapat menurun, yang berarti tingkat kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas meningkat.
“Dengan demikian salah satu tujuan dari Ops Zebra Toba 2023, yaitu meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dapat tercapai, dan secara otomatis penggelaran Ops Zebra Toba 2023 di Polres Labuhanbatu dianggap berhasil,” pungkas mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota tersebut.(red)


























