ACEH TAMIANG (HARIANSTAR.COM) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) memastikan jaringan telekomunikasi di Provinsi Aceh tetap aman dan stabil selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Selain menjaga kualitas konektivitas, Indosat juga menghadirkan dampak sosial melalui program Surau Berdaya sebagai bagian dari komitmen kampanye #LebihBaikIndosat.
Untuk memastikan kesiapan jaringan tersebut, Indosat menggelar kegiatan Ekspedisi Jaringan Andal #LebihBaikIndosat dari Medan menuju Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilakukan guna memantau secara langsung performa jaringan di sepanjang jalur mobilitas masyarakat, baik jalan non-tol maupun titik-titik keramaian, termasuk meunasah atau surau yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat pascabanjir yang melanda wilayah tersebut pada Desember tahun lalu.
Ramadan merupakan salah satu periode dengan lonjakan trafik data tertinggi, terutama menjelang waktu berbuka puasa hingga malam hari. Aktivitas seperti panggilan video, streaming, media sosial, transaksi digital, hingga akses layanan keagamaan biasanya meningkat signifikan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Indosat melakukan penguatan kapasitas jaringan dan optimalisasi layanan berbasis analisis trafik menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) secara real-time.
EVP Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, mengatakan bahwa koneksi internet menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk menjaga silaturahmi dan menjalankan aktivitas digital selama Ramadan.
“Melalui analisis trafik berbasis AI, kami dapat memantau pergerakan beban jaringan secara lebih akurat dan real-time, sehingga penguatan kapasitas dapat dilakukan tepat di titik yang dibutuhkan. Di Provinsi Aceh, kami juga telah memulihkan lebih dari 800 BTS yang terdampak bencana dan saat ini 100 persen BTS Indosat sudah kembali beroperasi,” ujarnya.
Sebagai bagian dari kesiapan menghadapi Ramadan dan Lebaran, Indosat juga melakukan pemantauan jaringan selama 24 jam, memperkuat kapasitas di sejumlah titik prioritas serta jalur mobilitas masyarakat, mengerahkan BTS bergerak di lokasi dengan lonjakan trafik tinggi, serta mengoptimalkan jaringan melalui analisis data berbasis AI.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan masyarakat tetap dapat melakukan panggilan telepon, mengirim pesan, melakukan transaksi digital, serta mengakses berbagai layanan daring tanpa hambatan.
Tidak hanya menghadirkan konektivitas yang andal, Indosat juga menegaskan komitmen sosialnya melalui program Surau Kita Berdaya yang dilaksanakan di 13 surau di sejumlah wilayah Aceh, antara lain Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya.
Salah satu surau yang mendapat dukungan adalah Mushola Al-Ikhlas di Aceh Tamiang yang direnovasi oleh Indosat. Mushola tersebut mampu menampung hingga 500 jamaah dan juga difungsikan sebagai tempat penampungan masyarakat saat terjadi bencana.
Program ini merupakan bagian dari pilar kepedulian sosial Indosat yang bertujuan mendukung fasilitas serta aktivitas produktif masyarakat di sekitar rumah ibadah.
Melalui program tersebut, Indosat ingin memastikan bahwa konektivitas tidak hanya menghadirkan pengalaman digital yang lancar, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan kesiapan jaringan berbasis teknologi AI serta berbagai inisiatif sosial yang berkelanjutan, Indosat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang andal, relevan, dan bermakna bagi masyarakat Indonesia selama Ramadan. (RED)



























