MEDAN (HARIANSTAR.COM) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara menghadirkan Program Bengkel Listrik dengan melibatkan 10 SMK di kota Medan.
Program ini diisi dengan pelatiahn kepada 20 peserta serta praktik langsung konversi sepeda motor berbahan bakar fosil menjadi listrik. Kegiatan ini di laksanakan di bengkel SMKS Muhammadiyah 9 Medan, Jalan Flamboyan Raya.
General Manager PT PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir menyampaikan bahwa program ini diinisiasi sebagai upaya mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik.

“Program ini merupakan upaya nyata dalam mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik di sektor pendidikan vokasi. Selain itu, juga fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan praktik langsung konversi sepeda motor,”ujarnya.
Sambungnya, ia mengatakan PLN akan menghadirkan bengkel listrik tipe B di SMKS Muhammadiyah 9 sebagi bentuk keberlanjutan program. “Nantinya PLN juga akan menghadirkan bengkel listrik tipe B di lingkungan SMK Muhammadiyah 9 Medan, dimana bengkel ini diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran, praktik, serta pengembangan inovasi kendaraan listrik di lingkungan sekolah,”kata Mundhakir.
Dalam pelaksanaannya, Perwakilan BMM , Budi Syahputra menyampaikan bahwa program ini memiliki dampak strategis dalam menciptakan SDM unggul di bidang kendaraan listrik. “Program ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membuka wawasan baru bagi tenaga pengajar dan siswa terkait perkembangan teknologi energi bersih,”ungkapnya.
Saat ini, dua unit sepeda motor telah berhasil dikonversi menjadi kendaraan listrik dan kini telah resmi mengantongi izin jalan dengan penggunaan plat nomor berwarna biru. Plat ini menjadi identitas khusus kendaraan listrik sesuai regulasi yang berlaku. Salah satu penerima manfaat, sekaligus Kepala Bengkel di lokasi penyelenggaraan, Agung, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UID Sumut atas dukungan yang diberikan. Program ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi kami, khususnya dalam teknologi kendaraan listrik yang saat ini sangat dibutuhkan,”sampainya. (RED)



























