• Latest
  • Trending
  • All
Pentingnya Pendanaan, Kolaborasi Pemerintah dan Pegiat HIV Untuk Mencegah dan Mengobati ODHIV

Pentingnya Pendanaan, Kolaborasi Pemerintah dan Pegiat HIV Untuk Mencegah dan Mengobati ODHIV

18 November 2023
Dampak Bencana di November Mulai Tekan Produksi Cabai Sumut, Sejumlah Harga Mulai Berfluktuasi

Dampak Bencana di November Mulai Tekan Produksi Cabai Sumut, Sejumlah Harga Mulai Berfluktuasi

26 Januari 2026
Masuk Perangkap Undercover Buy, Pengedar Ekstasi dan Pembeli Dibekuk Satresnarkoba Polres Palas

Masuk Perangkap Undercover Buy, Pengedar Ekstasi dan Pembeli Dibekuk Satresnarkoba Polres Palas

26 Januari 2026
Satresnarkoba Polres Palas Amankan Tersangka Pengedar Sabu Lintas Provinsi

Satresnarkoba Polres Palas Amankan Tersangka Pengedar Sabu Lintas Provinsi

26 Januari 2026
UBP Pangkalan Susu Rayakan Hari Jadi yang KE 12 Tahun dengan Kasih Sayang Bersama Anak Yatim dan Perangkat Desa

UBP Pangkalan Susu Rayakan Hari Jadi yang KE 12 Tahun dengan Kasih Sayang Bersama Anak Yatim dan Perangkat Desa

26 Januari 2026
Blantika Musik Tanah Air Berduka, Vokalis Element Lucky Widja Tutup Usia 

Blantika Musik Tanah Air Berduka, Vokalis Element Lucky Widja Tutup Usia 

26 Januari 2026
MU Tumbangkan Dominasi Arsenal, Menang 3-2 Lewat Gol Ajaib

MU Tumbangkan Dominasi Arsenal, Menang 3-2 Lewat Gol Ajaib

26 Januari 2026
PGN Komitmen Dorong Pengembangan Jargas Lewat Kolaborasi Strategis

PGN Komitmen Dorong Pengembangan Jargas Lewat Kolaborasi Strategis

26 Januari 2026
BULOG Mulai Serap Gabah Petani 2026, HPP GKP Ditetapkan Rp6.500 per Kg

BULOG Mulai Serap Gabah Petani 2026, HPP GKP Ditetapkan Rp6.500 per Kg

26 Januari 2026
Pelaku Jambret dan Seret Bocah 9 Tahun Ditangkap Jatanras Polda Sumut di Riau

Pelaku Jambret dan Seret Bocah 9 Tahun Ditangkap Jatanras Polda Sumut di Riau

26 Januari 2026
Segera Klaim Kode Redeem FF 26 Januari 2026! Banyak Hadiah Menarik

Segera Klaim Kode Redeem FF 26 Januari 2026! Banyak Hadiah Menarik

26 Januari 2026
Polsek Berastagi Cek Langsung Dugaan Barak Narkoba dan Judi “Tembak Ikan” yang Viral di Medsos, Hasil Nihil

Polsek Berastagi Cek Langsung Dugaan Barak Narkoba dan Judi “Tembak Ikan” yang Viral di Medsos, Hasil Nihil

26 Januari 2026
Duka Semakin Menganga, Terkini ‘Link CCTV Lula Rekaman Asli Full’ di Kamar Beredar di TikTok

Duka Semakin Menganga, Terkini ‘Link CCTV Lula Rekaman Asli Full’ di Kamar Beredar di TikTok

26 Januari 2026
Senin, Januari 26, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home KESEHATAN

Pentingnya Pendanaan, Kolaborasi Pemerintah dan Pegiat HIV Untuk Mencegah dan Mengobati ODHIV

by Yunsigar
18 November 2023
in KESEHATAN
Pentingnya Pendanaan, Kolaborasi Pemerintah dan Pegiat HIV Untuk Mencegah dan Mengobati ODHIV
FacebookWhatsappTelegram

Saat ini, berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Sumatera Utara dari tahun 1994 sampai September 2023 menyebutkan, Estimasi ODHIV di Sumut sebanyak 25.415 orang yang tersebar di 34 kabupaten/kota.

Jumlah ODHIV yang ditemukan berdasarkan faktor resiko di Sumut Tahun 2023 yaitu pelanggan 12 persen, IDU 1 persen, pasangan 10 persen, PS 4 persen, LSL 63 persen, waria 2 persen, lain lain 8 persen.
Karenanya, untuk melakukan pencegahan, pengobatan dan akses layanan HIV sangatlah penting dilaksanakannya kerjasama atau kolaborasi antara pemerintah dengan pegiat HIV atau LSM yang peduli HIV.

Baca Juga

Sepanjang 2025, Penyakit Ginjal dan Jantung Dominasi Kasus di RS Adam Malik

Sekda Karo Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Target Karo Bebas Rabies dan Kinerja 2026

Pasien Super Flu Meninggal di Bandung, Simak Faktanya!

Kordinator CSSHR PKBI Sumut Erwin mengatakan, pencegahan HIV/AIDS selama ini programnya lebih banyak dijalankan LSM pegiat HIV dengan melakukan penjangkauan populasi kunci yang beresiko seperti pekerja sek perempuan, waria, LSL, pengguna NAPZA suntik, pelanggan pekerja sek.
“Kalau di level pelayanan kesehatan, pencegahannya lebih kepada melakukan sosialisasi. Kalau LSM lebih ke akar rumput. Pelayanan kesehatan menunggu datangnya pasien, maka LSM yang merujuk ke pelayanan kesehatan. Ini sangat efektip mendongkrak kasus HIV yang ditemukan selama ini,” katanya.

Namun, Erwin tidak memungkiri kalau selama ini LSM pegiat HIV mendapat dana dari support pendana internasional untuk melakukan penjangkauan pada populasi beresiko. Untuk itu, dibutuhkan personil yang banyak, apalagi banyaknya hotspot yang beresiko di Sumatera Utara.
Walaupun sekarang penjangkauan bisa dikembangkan dengan Media Sosial tetapi hal ini harus dikaji lagi seberapa efektip.
Jadi, menyikapi hal itu dibutuhkan kolaborasi dimana LSM mendorong yang beresiko untuk melakukan tes dan Puskesmas, rumah sakit siap menerima populasi kunci yang datang untuk dilakukan tes.

Saat ini, Dinas Kesehatan sudah cukup banyak menyediakan pelayanan di Puskesmas dan rumah sakit. Bahkan untuk melakukan screening atau tes HIV sudah bisa di hampir seluruh Puskesmas. Namun, untuk menegakkan diagnosa tes HIV belum ada di semua pelayanan kesehatan. Sementara untuk layanan perawatan dukungan pengobatan (PDP) ada 29 di Medan bagi yang sudah terinfeksi hiv.
Jadi, program pencegahan harus diikuti dengan layanan PDP, karena bila petugas lapangan membawa klie yang beresiko untuk tes dan ternyata di tes hasilnya positip harus disegerakan untuk terapi pengobatan. Namun, untuk pengobatan itu juga harus diperhatikan ketersediaan logistik ARV di kabupaten/kota.
Hal itu juga sesuai dengan program Kementerian Kesehatan RI yaitu saat terkonfirmasi HIV sebaiknya harus ditreatmen pengobatan, dilakukan dukungan psikologis oleh pegiat HIV dan konselor di pelayanan kesehatan. Makanya sangat dibutuhkan kerjasama konselor HIV yang ada di layanan VCT dengan LSM pegiat HIV yang melakukan pendampingan.
Terkadang, kendalanya pasien yang memang enggan melakukan pengobatan, satu sisi lembaga penggiat HIV ini mendapat suport pendanaan dari internasional. Dikhawatirkan sumber pendaaan itu tidak ada lagi, bagaimana ODHIV akan mendapatkan suport pendamping. Jadi diharapkan pemerintah tetap mensupport dana selain menyediakan obat dan tempat pelayanan kesehatan.

Dalam hal mendapatkan akses pelayanan, Erwin menilai selama ini mudah dan teman teman komunitas seperti di Medan bisa mengakses sesuai dengan keinginannya.
“Untuk Lost contak dalam pengobatan, masih ada karena hambatannya pasiennya jenuh minum obat atau faktor ekonomi, faktor jarak,” ujar Erwin.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Sumut Novita Rohdearni Saragih, SKM, M.Sc, MA mengatakan, program dinas kesehatan yaitu memperluas layanan HIV di Kab/Kota, meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam hal pengobatan ODHIV dan bekerjasama dengan lintas sektor dan lintas program. Sedangkan dana APBD untuk tahun ini yaitu Workshop IMS dan kegiatan untuk yayasan peduli ADHA.

Salah seorang yang terpapar atau terinfeksi HIV inisial PAR mengungkapkan dirinya karena merasa beresiko, melakukan cek sendiri dan hasilnya positif.
“Setelah tau, lakukan pengobatan,” katanya.

Walaun ia tau terinfeksi HIV, namun diakuinya dirinya tidak depresi, tidak galau. Apalagi untuk akses obat sudah terfasilitasi dengan baik.

Agar tidak putus obat, ia menyarankan untuk tetap teratur minum obat. “Aku memberikan testimoni apa yang kulakukan dan rasakan kepada mereka yang terinfeksi,” katanya yang merasakan sekarang semakin sehat.

Untuk itu, ia berpesan kepada yang terinfeksi agar tetap semangat, berjuang, utamakan pola hidup sehat, konsumsi obat teratur tanpa terfikir rasa bosan.
Ia juga berharap kepada pemerintah, tetap perjuangkan hak hak ODHIV, diberdayakan. Akses obat yang selama ini sudah baik tetap dipertahankan dan menjadi lebih baik lagi.

Oleh : Mhd. Yunan Siregar
Wartawa Harianstar.com

Post Views: 55
Tags: Pentingnya pendanaan
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Sepanjang 2025, Penyakit Ginjal dan Jantung Dominasi Kasus di RS Adam Malik
KESEHATAN

Sepanjang 2025, Penyakit Ginjal dan Jantung Dominasi Kasus di RS Adam Malik

20 Januari 2026
Sekda Karo Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Target Karo Bebas Rabies dan Kinerja 2026
KESEHATAN

Sekda Karo Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Target Karo Bebas Rabies dan Kinerja 2026

12 Januari 2026
Virus Super Flu Mulai Terdeteksi di Indonesia: Warga Diimbau Tak Panik!
HEADLINE

Pasien Super Flu Meninggal di Bandung, Simak Faktanya!

10 Januari 2026
Tak Dapat Klaim BPJS Kesehatan, RSUD Pirngadi Tetap Tangani Korban Peluru Nyasar Tawuran di Belawan
KESEHATAN

Tak Dapat Klaim BPJS Kesehatan, RSUD Pirngadi Tetap Tangani Korban Peluru Nyasar Tawuran di Belawan

8 Januari 2026
RSUD dr. Pirngadi Medan Layani 1.127 Pasien di Awal Tahun 2026
KESEHATAN

RSUD dr. Pirngadi Medan Layani 1.127 Pasien di Awal Tahun 2026

7 Januari 2026
Super Flu Infeksi 62 Warga RI, Intip Cara Pencegahannya!
HEADLINE

Super Flu Infeksi 62 Warga RI, Intip Cara Pencegahannya!

5 Januari 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In