• Latest
  • Trending
  • All
Pentingnya Pendanaan, Kolaborasi Pemerintah dan Pegiat HIV Untuk Mencegah dan Mengobati ODHIV

Pentingnya Pendanaan, Kolaborasi Pemerintah dan Pegiat HIV Untuk Mencegah dan Mengobati ODHIV

18 November 2023
Polda Sumut Ungkap Peredaran 29 Kg Sabu Jaringan Thailand , Sudah Dua Kali Berhasil

Polda Sumut Ungkap Peredaran 29 Kg Sabu Jaringan Thailand , Sudah Dua Kali Berhasil

17 Maret 2026
Manfaatkan Arus Mudik, Polda Sumut Tangkap Dua Penumpang Pesawat Selundupkan 2 Kg Sabu

Manfaatkan Arus Mudik, Polda Sumut Tangkap Dua Penumpang Pesawat Selundupkan 2 Kg Sabu

17 Maret 2026
Bangkit dari Banjir, Mariono Kembali Menyalakan Harapan di Bengkel Difabel

Bangkit dari Banjir, Mariono Kembali Menyalakan Harapan di Bengkel Difabel

17 Maret 2026
Inggris Tegaskan Tidak Ikut Perang Melawan Iran

Inggris Tegaskan Tidak Ikut Perang Melawan Iran

17 Maret 2026
Bupati Karo Buka Forum Lintas Perangkat Daerah Penyusunan RKPD Tahun 2027

Bupati Karo Buka Forum Lintas Perangkat Daerah Penyusunan RKPD Tahun 2027

17 Maret 2026
Pemkab Karo Pastikan Stok BBM Aman, Pertamina Tambah Pasokan 110 Persen

Pemkab Karo Pastikan Stok BBM Aman, Pertamina Tambah Pasokan 110 Persen

17 Maret 2026
Iran Tidak Pernah Minta Negosiasi dengan AS

Iran Tidak Pernah Minta Negosiasi dengan AS

17 Maret 2026
Temani Pemudik di Stasiun KA Medan, BKKBN Sumut Hadirkan Layanan Kesehatan dan Konseling

Temani Pemudik di Stasiun KA Medan, BKKBN Sumut Hadirkan Layanan Kesehatan dan Konseling

17 Maret 2026
Viral! Link Video Ojol vs Bule di Bali Durasi 17 Menit 

Viral! Link Video Ojol vs Bule di Bali Durasi 17 Menit 

17 Maret 2026
Drone Iran Hantam Ladang Minyak Utama Abu Dhabi: Kebakaran Besar Melanda

Drone Iran Hantam Ladang Minyak Utama Abu Dhabi: Kebakaran Besar Melanda

17 Maret 2026
Tembus 13 Juta Penonton, The King’s Warden Masuk Daftar Film Korea Terlaris Ke-5 Sepanjang Sejarah

Tembus 13 Juta Penonton, The King’s Warden Masuk Daftar Film Korea Terlaris Ke-5 Sepanjang Sejarah

17 Maret 2026
Apresiasi Dedikasi Petugas, Rutan Kabanjahe Sematkan Tanda Kenaikan Pangkat Angkatan 2021

Apresiasi Dedikasi Petugas, Rutan Kabanjahe Sematkan Tanda Kenaikan Pangkat Angkatan 2021

16 Maret 2026
Selasa, Maret 17, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home KESEHATAN

Pentingnya Pendanaan, Kolaborasi Pemerintah dan Pegiat HIV Untuk Mencegah dan Mengobati ODHIV

by Yunsigar
18 November 2023
in KESEHATAN
Pentingnya Pendanaan, Kolaborasi Pemerintah dan Pegiat HIV Untuk Mencegah dan Mengobati ODHIV
FacebookWhatsappTelegram

Saat ini, berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Sumatera Utara dari tahun 1994 sampai September 2023 menyebutkan, Estimasi ODHIV di Sumut sebanyak 25.415 orang yang tersebar di 34 kabupaten/kota.

Jumlah ODHIV yang ditemukan berdasarkan faktor resiko di Sumut Tahun 2023 yaitu pelanggan 12 persen, IDU 1 persen, pasangan 10 persen, PS 4 persen, LSL 63 persen, waria 2 persen, lain lain 8 persen.
Karenanya, untuk melakukan pencegahan, pengobatan dan akses layanan HIV sangatlah penting dilaksanakannya kerjasama atau kolaborasi antara pemerintah dengan pegiat HIV atau LSM yang peduli HIV.

Baca Juga

Temani Pemudik di Stasiun KA Medan, BKKBN Sumut Hadirkan Layanan Kesehatan dan Konseling

Libur dan Cuti Bersama, Pelayanan RSUD dr Pirngadi Tetap Optimal

Libur Nyepi dan Idul Fitri, RS Adam Malik Siagakan Layanan

Kordinator CSSHR PKBI Sumut Erwin mengatakan, pencegahan HIV/AIDS selama ini programnya lebih banyak dijalankan LSM pegiat HIV dengan melakukan penjangkauan populasi kunci yang beresiko seperti pekerja sek perempuan, waria, LSL, pengguna NAPZA suntik, pelanggan pekerja sek.
“Kalau di level pelayanan kesehatan, pencegahannya lebih kepada melakukan sosialisasi. Kalau LSM lebih ke akar rumput. Pelayanan kesehatan menunggu datangnya pasien, maka LSM yang merujuk ke pelayanan kesehatan. Ini sangat efektip mendongkrak kasus HIV yang ditemukan selama ini,” katanya.

Namun, Erwin tidak memungkiri kalau selama ini LSM pegiat HIV mendapat dana dari support pendana internasional untuk melakukan penjangkauan pada populasi beresiko. Untuk itu, dibutuhkan personil yang banyak, apalagi banyaknya hotspot yang beresiko di Sumatera Utara.
Walaupun sekarang penjangkauan bisa dikembangkan dengan Media Sosial tetapi hal ini harus dikaji lagi seberapa efektip.
Jadi, menyikapi hal itu dibutuhkan kolaborasi dimana LSM mendorong yang beresiko untuk melakukan tes dan Puskesmas, rumah sakit siap menerima populasi kunci yang datang untuk dilakukan tes.

Saat ini, Dinas Kesehatan sudah cukup banyak menyediakan pelayanan di Puskesmas dan rumah sakit. Bahkan untuk melakukan screening atau tes HIV sudah bisa di hampir seluruh Puskesmas. Namun, untuk menegakkan diagnosa tes HIV belum ada di semua pelayanan kesehatan. Sementara untuk layanan perawatan dukungan pengobatan (PDP) ada 29 di Medan bagi yang sudah terinfeksi hiv.
Jadi, program pencegahan harus diikuti dengan layanan PDP, karena bila petugas lapangan membawa klie yang beresiko untuk tes dan ternyata di tes hasilnya positip harus disegerakan untuk terapi pengobatan. Namun, untuk pengobatan itu juga harus diperhatikan ketersediaan logistik ARV di kabupaten/kota.
Hal itu juga sesuai dengan program Kementerian Kesehatan RI yaitu saat terkonfirmasi HIV sebaiknya harus ditreatmen pengobatan, dilakukan dukungan psikologis oleh pegiat HIV dan konselor di pelayanan kesehatan. Makanya sangat dibutuhkan kerjasama konselor HIV yang ada di layanan VCT dengan LSM pegiat HIV yang melakukan pendampingan.
Terkadang, kendalanya pasien yang memang enggan melakukan pengobatan, satu sisi lembaga penggiat HIV ini mendapat suport pendanaan dari internasional. Dikhawatirkan sumber pendaaan itu tidak ada lagi, bagaimana ODHIV akan mendapatkan suport pendamping. Jadi diharapkan pemerintah tetap mensupport dana selain menyediakan obat dan tempat pelayanan kesehatan.

Dalam hal mendapatkan akses pelayanan, Erwin menilai selama ini mudah dan teman teman komunitas seperti di Medan bisa mengakses sesuai dengan keinginannya.
“Untuk Lost contak dalam pengobatan, masih ada karena hambatannya pasiennya jenuh minum obat atau faktor ekonomi, faktor jarak,” ujar Erwin.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Sumut Novita Rohdearni Saragih, SKM, M.Sc, MA mengatakan, program dinas kesehatan yaitu memperluas layanan HIV di Kab/Kota, meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam hal pengobatan ODHIV dan bekerjasama dengan lintas sektor dan lintas program. Sedangkan dana APBD untuk tahun ini yaitu Workshop IMS dan kegiatan untuk yayasan peduli ADHA.

Salah seorang yang terpapar atau terinfeksi HIV inisial PAR mengungkapkan dirinya karena merasa beresiko, melakukan cek sendiri dan hasilnya positif.
“Setelah tau, lakukan pengobatan,” katanya.

Walaun ia tau terinfeksi HIV, namun diakuinya dirinya tidak depresi, tidak galau. Apalagi untuk akses obat sudah terfasilitasi dengan baik.

Agar tidak putus obat, ia menyarankan untuk tetap teratur minum obat. “Aku memberikan testimoni apa yang kulakukan dan rasakan kepada mereka yang terinfeksi,” katanya yang merasakan sekarang semakin sehat.

Untuk itu, ia berpesan kepada yang terinfeksi agar tetap semangat, berjuang, utamakan pola hidup sehat, konsumsi obat teratur tanpa terfikir rasa bosan.
Ia juga berharap kepada pemerintah, tetap perjuangkan hak hak ODHIV, diberdayakan. Akses obat yang selama ini sudah baik tetap dipertahankan dan menjadi lebih baik lagi.

Oleh : Mhd. Yunan Siregar
Wartawa Harianstar.com

Post Views: 80
Tags: Pentingnya pendanaan
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Temani Pemudik di Stasiun KA Medan, BKKBN Sumut Hadirkan Layanan Kesehatan dan Konseling
KESEHATAN

Temani Pemudik di Stasiun KA Medan, BKKBN Sumut Hadirkan Layanan Kesehatan dan Konseling

17 Maret 2026
Libur dan Cuti Bersama, Pelayanan RSUD dr Pirngadi Tetap Optimal
KESEHATAN

Libur dan Cuti Bersama, Pelayanan RSUD dr Pirngadi Tetap Optimal

15 Maret 2026
Libur Nyepi dan Idul Fitri, RS Adam Malik Siagakan Layanan
KESEHATAN

Libur Nyepi dan Idul Fitri, RS Adam Malik Siagakan Layanan

13 Maret 2026
Tingkatkan Akses Layanan, Dinkes Sumut Kembangkan Puskesmas Rawat Inap Plus
KESEHATAN

Tingkatkan Akses Layanan, Dinkes Sumut Kembangkan Puskesmas Rawat Inap Plus

13 Maret 2026
Kurangi Penumpukan Pasien di Rumah Sakit, Dinkes Sumut Kembangkan Puskesmas Rawat Inap Plus
KESEHATAN

Kurangi Penumpukan Pasien di Rumah Sakit, Dinkes Sumut Kembangkan Puskesmas Rawat Inap Plus

13 Maret 2026
PPDS Hospital Based, RS Adam Malik Ditetapkan Sebagai RSPPU oleh Kemenkes RI
KESEHATAN

PPDS Hospital Based, RS Adam Malik Ditetapkan Sebagai RSPPU oleh Kemenkes RI

10 Maret 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In