• Latest
  • Trending
  • All
Pentingnya Pendanaan, Kolaborasi Pemerintah dan Pegiat HIV Untuk Mencegah dan Mengobati ODHIV

Pentingnya Pendanaan, Kolaborasi Pemerintah dan Pegiat HIV Untuk Mencegah dan Mengobati ODHIV

18 November 2023
Gelar Kuliah Umum, UMSU Bangun Sinergitas Bersama KPPU

Gelar Kuliah Umum, UMSU Bangun Sinergitas Bersama KPPU

5 Mei 2026
Bocoran Terbaru GTA VI Diklaim Lebih Gila dari GTA V

Bocoran Terbaru GTA VI Diklaim Lebih Gila dari GTA V

5 Mei 2026
Finis Posisi 3 Seri Brasil, Intip Posisi Veda Ega Pratama di Daftar Klasemen Moto3

Veda Ega Pratama Makin Pede Tatap Moto3 GP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans

5 Mei 2026
Simak Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 vs China di Piala Asia U-17 2026

Simak Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 vs China di Piala Asia U-17 2026

5 Mei 2026
Akronim Semua Urusan Mesti Uang Tunai Harus Dikikis Habis: Sumut Raksasa Tidur yang Harus Dibangunkan!

Akronim Semua Urusan Mesti Uang Tunai Harus Dikikis Habis: Sumut Raksasa Tidur yang Harus Dibangunkan!

4 Mei 2026
Dua Pria Asal Medan Bawa Ratusan Butir Ekstasi dan Sabu ke Berastagi

Dua Pria Asal Medan Bawa Ratusan Butir Ekstasi dan Sabu ke Berastagi

4 Mei 2026
Sempat Provokasi Warga, Pengedar Sabu Dihadiahi Timah Panas 

Sempat Provokasi Warga, Pengedar Sabu Dihadiahi Timah Panas 

4 Mei 2026
Pemkab Palas Beri Penghargaan Kepada Tokoh Pendidikan, Pegiat Pendidikan dan Pensiunan Guru

Pemkab Palas Beri Penghargaan Kepada Tokoh Pendidikan, Pegiat Pendidikan dan Pensiunan Guru

4 Mei 2026
Ketua JMSI Sumut Tegaskan Peran Pers Jaga Stabilitas di Tengah Krisis Informasi

Ketua JMSI Sumut Tegaskan Peran Pers Jaga Stabilitas di Tengah Krisis Informasi

4 Mei 2026
Hadiri Peresmian Gereja Katolik, Bupati Pakpak Bharat Yakin Gereja Bisa Menjadi kekuatan Iman

Hadiri Peresmian Gereja Katolik, Bupati Pakpak Bharat Yakin Gereja Bisa Menjadi kekuatan Iman

4 Mei 2026
Syah Afandin Hadiri Tabligh Akbar UAS, Momentum Religius Satukan Masyarakat Langkat

Syah Afandin Hadiri Tabligh Akbar UAS, Momentum Religius Satukan Masyarakat Langkat

4 Mei 2026
Disposal Ranjau Darat Perang Dunia ke-II Ditemukan di Tanjung Pura 

Disposal Ranjau Darat Perang Dunia ke-II Ditemukan di Tanjung Pura 

4 Mei 2026
Selasa, Mei 5, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home KESEHATAN

Pentingnya Pendanaan, Kolaborasi Pemerintah dan Pegiat HIV Untuk Mencegah dan Mengobati ODHIV

by Yunsigar
18 November 2023
in KESEHATAN
Pentingnya Pendanaan, Kolaborasi Pemerintah dan Pegiat HIV Untuk Mencegah dan Mengobati ODHIV
FacebookWhatsappTelegram

Saat ini, berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Sumatera Utara dari tahun 1994 sampai September 2023 menyebutkan, Estimasi ODHIV di Sumut sebanyak 25.415 orang yang tersebar di 34 kabupaten/kota.

Jumlah ODHIV yang ditemukan berdasarkan faktor resiko di Sumut Tahun 2023 yaitu pelanggan 12 persen, IDU 1 persen, pasangan 10 persen, PS 4 persen, LSL 63 persen, waria 2 persen, lain lain 8 persen.
Karenanya, untuk melakukan pencegahan, pengobatan dan akses layanan HIV sangatlah penting dilaksanakannya kerjasama atau kolaborasi antara pemerintah dengan pegiat HIV atau LSM yang peduli HIV.

Baca Juga

Cedera Kecelakaan Tak Selalu Berujung Cacat, dr. Heru Rahmadhany: Dengan Perawatan Tepat Pasien Bisa Kembali Beraktivitas

RS Adam Malik Hadirkan Teknologi TMS, Harapan Baru untuk Pemulihan Pasien Neurologi

Bupati Karo Temui Menkes Budi Gunadi Sadikin Bahas Pembangunan RSUD Karo

Kordinator CSSHR PKBI Sumut Erwin mengatakan, pencegahan HIV/AIDS selama ini programnya lebih banyak dijalankan LSM pegiat HIV dengan melakukan penjangkauan populasi kunci yang beresiko seperti pekerja sek perempuan, waria, LSL, pengguna NAPZA suntik, pelanggan pekerja sek.
“Kalau di level pelayanan kesehatan, pencegahannya lebih kepada melakukan sosialisasi. Kalau LSM lebih ke akar rumput. Pelayanan kesehatan menunggu datangnya pasien, maka LSM yang merujuk ke pelayanan kesehatan. Ini sangat efektip mendongkrak kasus HIV yang ditemukan selama ini,” katanya.

Namun, Erwin tidak memungkiri kalau selama ini LSM pegiat HIV mendapat dana dari support pendana internasional untuk melakukan penjangkauan pada populasi beresiko. Untuk itu, dibutuhkan personil yang banyak, apalagi banyaknya hotspot yang beresiko di Sumatera Utara.
Walaupun sekarang penjangkauan bisa dikembangkan dengan Media Sosial tetapi hal ini harus dikaji lagi seberapa efektip.
Jadi, menyikapi hal itu dibutuhkan kolaborasi dimana LSM mendorong yang beresiko untuk melakukan tes dan Puskesmas, rumah sakit siap menerima populasi kunci yang datang untuk dilakukan tes.

Saat ini, Dinas Kesehatan sudah cukup banyak menyediakan pelayanan di Puskesmas dan rumah sakit. Bahkan untuk melakukan screening atau tes HIV sudah bisa di hampir seluruh Puskesmas. Namun, untuk menegakkan diagnosa tes HIV belum ada di semua pelayanan kesehatan. Sementara untuk layanan perawatan dukungan pengobatan (PDP) ada 29 di Medan bagi yang sudah terinfeksi hiv.
Jadi, program pencegahan harus diikuti dengan layanan PDP, karena bila petugas lapangan membawa klie yang beresiko untuk tes dan ternyata di tes hasilnya positip harus disegerakan untuk terapi pengobatan. Namun, untuk pengobatan itu juga harus diperhatikan ketersediaan logistik ARV di kabupaten/kota.
Hal itu juga sesuai dengan program Kementerian Kesehatan RI yaitu saat terkonfirmasi HIV sebaiknya harus ditreatmen pengobatan, dilakukan dukungan psikologis oleh pegiat HIV dan konselor di pelayanan kesehatan. Makanya sangat dibutuhkan kerjasama konselor HIV yang ada di layanan VCT dengan LSM pegiat HIV yang melakukan pendampingan.
Terkadang, kendalanya pasien yang memang enggan melakukan pengobatan, satu sisi lembaga penggiat HIV ini mendapat suport pendanaan dari internasional. Dikhawatirkan sumber pendaaan itu tidak ada lagi, bagaimana ODHIV akan mendapatkan suport pendamping. Jadi diharapkan pemerintah tetap mensupport dana selain menyediakan obat dan tempat pelayanan kesehatan.

Dalam hal mendapatkan akses pelayanan, Erwin menilai selama ini mudah dan teman teman komunitas seperti di Medan bisa mengakses sesuai dengan keinginannya.
“Untuk Lost contak dalam pengobatan, masih ada karena hambatannya pasiennya jenuh minum obat atau faktor ekonomi, faktor jarak,” ujar Erwin.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Sumut Novita Rohdearni Saragih, SKM, M.Sc, MA mengatakan, program dinas kesehatan yaitu memperluas layanan HIV di Kab/Kota, meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam hal pengobatan ODHIV dan bekerjasama dengan lintas sektor dan lintas program. Sedangkan dana APBD untuk tahun ini yaitu Workshop IMS dan kegiatan untuk yayasan peduli ADHA.

Salah seorang yang terpapar atau terinfeksi HIV inisial PAR mengungkapkan dirinya karena merasa beresiko, melakukan cek sendiri dan hasilnya positif.
“Setelah tau, lakukan pengobatan,” katanya.

Walaun ia tau terinfeksi HIV, namun diakuinya dirinya tidak depresi, tidak galau. Apalagi untuk akses obat sudah terfasilitasi dengan baik.

Agar tidak putus obat, ia menyarankan untuk tetap teratur minum obat. “Aku memberikan testimoni apa yang kulakukan dan rasakan kepada mereka yang terinfeksi,” katanya yang merasakan sekarang semakin sehat.

Untuk itu, ia berpesan kepada yang terinfeksi agar tetap semangat, berjuang, utamakan pola hidup sehat, konsumsi obat teratur tanpa terfikir rasa bosan.
Ia juga berharap kepada pemerintah, tetap perjuangkan hak hak ODHIV, diberdayakan. Akses obat yang selama ini sudah baik tetap dipertahankan dan menjadi lebih baik lagi.

Oleh : Mhd. Yunan Siregar
Wartawa Harianstar.com

Post Views: 114
Tags: Pentingnya pendanaan
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Cedera Kecelakaan Tak Selalu Berujung Cacat, dr. Heru Rahmadhany: Dengan Perawatan Tepat Pasien Bisa Kembali Beraktivitas
KESEHATAN

Cedera Kecelakaan Tak Selalu Berujung Cacat, dr. Heru Rahmadhany: Dengan Perawatan Tepat Pasien Bisa Kembali Beraktivitas

1 Mei 2026
RS Adam Malik Hadirkan Teknologi TMS, Harapan Baru untuk Pemulihan Pasien Neurologi
KESEHATAN

RS Adam Malik Hadirkan Teknologi TMS, Harapan Baru untuk Pemulihan Pasien Neurologi

24 April 2026
Bupati Karo Temui Menkes Budi Gunadi Sadikin Bahas Pembangunan RSUD Karo
KESEHATAN

Bupati Karo Temui Menkes Budi Gunadi Sadikin Bahas Pembangunan RSUD Karo

24 April 2026
Memutus Sunyi di Pantai Cermin, Perempuan Didorong Pahami Hak Kesehatan Reproduksi
KESEHATAN

Memutus Sunyi di Pantai Cermin, Perempuan Didorong Pahami Hak Kesehatan Reproduksi

24 April 2026
Zakiyuddin Minta Pelayanan Pasien Umum dan BPJS di RS Awal Bros Tak Dibedakan
KESEHATAN

Zakiyuddin Minta Pelayanan Pasien Umum dan BPJS di RS Awal Bros Tak Dibedakan

21 April 2026
BPJS Ketenagakerjaan dan BSI Perkuat Kemitraan dengan Koperasi Keluarga Pers Indonesia
EKONOMI

BPJS Ketenagakerjaan dan BSI Perkuat Kemitraan dengan Koperasi Keluarga Pers Indonesia

17 April 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In