• Latest
  • Trending
  • All
Dubes AS Sebut Area C Milik Israel, Picu Kontroversi Internasional

Dubes AS Sebut Area C Milik Israel, Picu Kontroversi Internasional

24 Februari 2026
DPRD Karo Jadwalkan RDP Bahas Penggunaan Dana CSR Pemkab

DPRD Karo Jadwalkan RDP Bahas Penggunaan Dana CSR Pemkab

29 Juli 2026
BNN Sumut Bongkar Rumah di Helvetia, Temukan 8 Kg Sabu

BNN Sumut Bongkar Rumah di Helvetia, Temukan 8 Kg Sabu

29 Juli 2026
Oknum LSM PAJAK Zulfahri Tambusai Tertangkap Tangan Peras Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.

Oknum LSM PAJAK Zulfahri Tambusai Tertangkap Tangan Peras Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.

28 Juli 2026
Polsek Binjai Kembali Grebek Sarang Narkoba di Tandem Hilir

Polsek Binjai Kembali Grebek Sarang Narkoba di Tandem Hilir

28 Juli 2026
Satresnarkoba Polres Tapsel Gagalkan Peredaran Ganja 5 Kg

Satresnarkoba Polres Tapsel Gagalkan Peredaran Ganja 5 Kg

28 Juli 2026
Dua Pembegal Pelajar di Binjai Dicokok Polisi

Dua Pembegal Pelajar di Binjai Dicokok Polisi

28 Juli 2026
Dua Tahun, Pembacok Pelajar Belum Tertangkap, Orangtua Korban Desak Polresta D.Serdang Tangkap Pelaku

Dua Tahun, Pembacok Pelajar Belum Tertangkap, Orangtua Korban Desak Polresta D.Serdang Tangkap Pelaku

28 Juli 2026
Pangdam I/BB Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Pulihkan Akses Vital Tiga Kecamatan di Kota Medan

Pangdam I/BB Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Pulihkan Akses Vital Tiga Kecamatan di Kota Medan

28 Juli 2026
Paragonian Bergerak dan Budaya Belajar Mengantarkan ParagonCorp Raih Dua Penghargaan Regional di ETHCA Southeast Asia 2026

Paragonian Bergerak dan Budaya Belajar Mengantarkan ParagonCorp Raih Dua Penghargaan Regional di ETHCA Southeast Asia 2026

28 Juli 2026
Andar Amin Harahap Dorong Penyelesaian Masalah Agraria yang Masih Menjadi Tantangan

Andar Amin Harahap Dorong Penyelesaian Masalah Agraria yang Masih Menjadi Tantangan

28 Juli 2026
Polres Palas Membantah Tegas Berita Yang Beredar Di Media Sosial Menerima Uang Dari Pemilik Kafe Remang-remang

Polres Palas Membantah Tegas Berita Yang Beredar Di Media Sosial Menerima Uang Dari Pemilik Kafe Remang-remang

28 Juli 2026
Satgas PASTI Hentikan Penipuan Snapboost

Satgas PASTI Hentikan Penipuan Snapboost

28 Juli 2026
Rabu, Juli 29, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dubes AS Sebut Area C Milik Israel, Picu Kontroversi Internasional

by Yunsigar
24 Februari 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Dubes AS Sebut Area C Milik Israel, Picu Kontroversi Internasional

Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee

FacebookWhatsappTelegram

PALESTINA (HARIANSTAR.COM) –
Pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, memantik kontroversi dan dianggap menyimpang dari kebijakan resmi Washington selama puluhan tahun.

Dalam wawancara dengan podcaster Amerika Tucker Carlson yang ditayangkan Jumat lalu, Huckabee menyebut Area C di Tepi Barat yang diduduki sebagai bagian dari Israel.

Baca Juga

Oknum LSM PAJAK Zulfahri Tambusai Tertangkap Tangan Peras Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.

200 Pasukan Stabilisasi Internasional Masuk ke Jalur Gaza

Iran Menegaskan AS Bukan Penentu Waktu Perang dan Perdamaian

“Orang-orang ini adalah warga Israel yang tinggal di Israel. Area C adalah Israel,” ujar Huckabee dilansir dari gaza media, Selasa (24/2/2026).

Pernyataan itu bukan hanya bertentangan dengan posisi resmi Amerika Serikat yang tidak pernah mengakui kedaulatan Israel atas wilayah pendudukan Tepi Barat, tetapi juga memicu kecaman dari sejumlah negara Arab dan mitra Muslim Washington. Mereka menilai retorika Huckabee berbahaya dan provokatif.

Ucapan Huckabee bahkan meluas. Dalam wawancara yang sama, ia menyatakan tidak keberatan jika Israel mengambil alih wilayah luas di Timur Tengah, termasuk Suriah, Yordania, Arab Saudi, Irak, dan Mesir—sebuah pandangan yang dinilai ekstrem bahkan dalam lanskap politik pro-Israel sekalipun.

Warisan Oslo dan Status Area C
Tepi Barat dibagi menjadi Area A, B, dan C melalui Perjanjian Oslo pada 1990-an. Kesepakatan itu melahirkan Otoritas Palestina sebagai turunan dari Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Sebagai imbalan atas pengakuan terhadap Israel dan penghentian perlawanan bersenjata, Palestina memperoleh otonomi terbatas.

Area A berada di bawah kendali penuh Otoritas Palestina. Area B berada di bawah kendali sipil Palestina dengan pengawasan keamanan Israel. Adapun Area C—sekitar 60 persen wilayah Tepi Barat—tetap berada di bawah kontrol militer Israel hingga tercapainya perjanjian damai final.

Secara geografis, Area C mengelilingi Area A dan B, sehingga keberadaannya menentukan kemungkinan terbentuknya negara Palestina yang utuh dan berkelanjutan.

Dari Aneksasi “De Facto” ke “De Jure”

Selama dua dekade terakhir, permukiman Israel tumbuh pesat di Area C. Otoritas Israel memperlakukan wilayah ini seolah-olah berada di bawah kedaulatan permanen mereka.

Menurut data PBB, lebih dari 70 persen komunitas Palestina yang berada sepenuhnya atau sebagian besar di Area C tidak terhubung dengan jaringan air dan bergantung pada pasokan air tangki dengan biaya jauh lebih mahal. Ribuan pohon warga Palestina dicabut, ternak diserang, alat berat disita, dan rumah-rumah dibongkar.

Khaled Elgindy, peneliti senior di Quincy Institute for Responsible Statecraft, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa Huckabee “mengucapkan apa yang selama ini menjadi kenyataan di lapangan.”

“Israel sudah memperlakukan seluruh Tepi Barat seolah berada di bawah kedaulatan mereka. Aneksasi tidak harus diumumkan dalam upacara besar. Kita telah bergerak dari aneksasi de facto menuju de jure,” ujarnya.

Pada Mei 2025, kabinet Israel mengambil alih pengelolaan registrasi tanah di Area C, membuat upaya Otoritas Palestina untuk mengesahkan kepemilikan tanah melalui sistemnya sendiri tidak lagi diakui secara hukum.

Sekitar 400 ribu pemukim Israel kini tinggal di Area C, dengan akses penuh terhadap layanan publik dan representasi politik—hak yang tidak dinikmati warga Palestina di wilayah yang sama. Para pengkritik menyebut situasi ini sebagai praktik apartheid terselubung.

Garis Merah yang Dipertanyakan

Negara-negara Arab sebelumnya telah melobi Washington agar mencegah aneksasi formal Tepi Barat, menyebutnya sebagai “garis merah.” Presiden AS saat itu bahkan menyatakan tidak akan mengizinkan Israel menganeksasi wilayah tersebut.

Namun, bagi sebagian pengamat, pernyataan Huckabee mencerminkan perubahan mendasar—bukan sekadar retorika, melainkan legitimasi politik terhadap realitas yang telah lama berlangsung di lapangan.

Pernyataan itu mempertegas pergeseran yang lebih luas: dari pendudukan sementara menuju klaim kedaulatan permanen.

 

Post Views: 192
Tags: Area CDubes ASKontroversi InternasionalMilik IsraelPicu
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Oknum LSM PAJAK Zulfahri Tambusai Tertangkap Tangan Peras Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.
HEADLINE

Oknum LSM PAJAK Zulfahri Tambusai Tertangkap Tangan Peras Kantor Kelas I Imigrasi Polonia Medan.

28 Juli 2026
200 Pasukan Stabilisasi Internasional Masuk ke Jalur Gaza
HEADLINE

200 Pasukan Stabilisasi Internasional Masuk ke Jalur Gaza

28 Juli 2026
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmael Baghei
HEADLINE

Iran Menegaskan AS Bukan Penentu Waktu Perang dan Perdamaian

27 Juli 2026
Abaikan Seruan Penangkapannya, Netanyahu Berencana Hadiri Sidang Umum PBB
HEADLINE

Abaikan Seruan Penangkapannya, Netanyahu Berencana Hadiri Sidang Umum PBB

27 Juli 2026
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
HEADLINE

2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan

27 Juli 2026
Kalah dari Port FC, PSMS Bidik Kebangkitan Kontra Persebaya
HEADLINE

Kalah dari Port FC, PSMS Bidik Kebangkitan Kontra Persebaya

27 Juli 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In