• Latest
  • Trending
  • All
Dubes AS Sebut Area C Milik Israel, Picu Kontroversi Internasional

Dubes AS Sebut Area C Milik Israel, Picu Kontroversi Internasional

24 Februari 2026
Pengungkapan Kasus Narkoba di Medan Melonjak 117 Persen, Polrestabes Sita 231 Kg Sabu

Pengungkapan Kasus Narkoba di Medan Melonjak 117 Persen, Polrestabes Sita 231 Kg Sabu

10 Juni 2026
Warga Percut Sei Tuan Gagal Edarkan Sabu di Lubuk Pakam

Warga Percut Sei Tuan Gagal Edarkan Sabu di Lubuk Pakam

10 Juni 2026
Optimalkan Persiapan Monitoring Desa Percontohan, TP PKK Kabupaten Karo Gelar Rakor Bersama Dewan Pembina  ​

Optimalkan Persiapan Monitoring Desa Percontohan, TP PKK Kabupaten Karo Gelar Rakor Bersama Dewan Pembina ​

10 Juni 2026
Kalah Judi Online, Karyawan Buat Laporan Palsu Dibegal Rp297 Juta

Kalah Judi Online, Karyawan Buat Laporan Palsu Dibegal Rp297 Juta

10 Juni 2026
Bimtek PBJ Melalui Katalog Elektronik Resmi Dibuka, Dorong Transparansi dan Dukung Produk Dalam Negeri

Bimtek PBJ Melalui Katalog Elektronik Resmi Dibuka, Dorong Transparansi dan Dukung Produk Dalam Negeri

10 Juni 2026
Studi Tiru ke Badung, Bapenda Kota Medan Dalami Optimalisasi PBJT Hotel serta Makan dan Minuman 

Studi Tiru ke Badung, Bapenda Kota Medan Dalami Optimalisasi PBJT Hotel serta Makan dan Minuman 

10 Juni 2026
Menkum Supratman Resmikan 6.110 Posbakum di Sumut, Gubernur Bobby Nasution Ungkap Hal Ini!

Menkum Supratman Resmikan 6.110 Posbakum di Sumut, Gubernur Bobby Nasution Ungkap Hal Ini!

10 Juni 2026
Niat Edarkan Sabu, Malah Dapat Kamar Gratis di Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

Niat Edarkan Sabu, Malah Dapat Kamar Gratis di Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

10 Juni 2026
Ini Tampang  Terduga Maling Pintu Rumah Kosong 

Ini Tampang Terduga Maling Pintu Rumah Kosong 

10 Juni 2026
Kalah Judi Online, Karyawan Buat Laporan Palsu Dibegal Rp 297 Juta

Kalah Judi Online, Karyawan Buat Laporan Palsu Dibegal Rp 297 Juta

10 Juni 2026
Dirut Tirtanadi Jelaskan Pipa Pecah Bikin Air Mati Akibat Pemadaman Listrik

Dirut Tirtanadi Jelaskan Pipa Pecah Bikin Air Mati Akibat Pemadaman Listrik

10 Juni 2026
Gawat! Panitia Piala AFF U-19 Belum Bayar Pajak Tiket, DPRD Minta Pemkab Segera Tagih

Gawat! Panitia Piala AFF U-19 Belum Bayar Pajak Tiket, DPRD Minta Pemkab Segera Tagih

10 Juni 2026
Kamis, Juni 11, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dubes AS Sebut Area C Milik Israel, Picu Kontroversi Internasional

by Yunsigar
24 Februari 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Dubes AS Sebut Area C Milik Israel, Picu Kontroversi Internasional

Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee

FacebookWhatsappTelegram

PALESTINA (HARIANSTAR.COM) –
Pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, memantik kontroversi dan dianggap menyimpang dari kebijakan resmi Washington selama puluhan tahun.

Dalam wawancara dengan podcaster Amerika Tucker Carlson yang ditayangkan Jumat lalu, Huckabee menyebut Area C di Tepi Barat yang diduduki sebagai bagian dari Israel.

Baca Juga

Gawat! Panitia Piala AFF U-19 Belum Bayar Pajak Tiket, DPRD Minta Pemkab Segera Tagih

Motor Penonton Timnas U-19 Raib di Parkiran, Stadion Utama Sumut Tak Aman Lagi

Video Cut Salwa Viral, Adegan Syur di Atas Wastafel Bikin Merinding

“Orang-orang ini adalah warga Israel yang tinggal di Israel. Area C adalah Israel,” ujar Huckabee dilansir dari gaza media, Selasa (24/2/2026).

Pernyataan itu bukan hanya bertentangan dengan posisi resmi Amerika Serikat yang tidak pernah mengakui kedaulatan Israel atas wilayah pendudukan Tepi Barat, tetapi juga memicu kecaman dari sejumlah negara Arab dan mitra Muslim Washington. Mereka menilai retorika Huckabee berbahaya dan provokatif.

Ucapan Huckabee bahkan meluas. Dalam wawancara yang sama, ia menyatakan tidak keberatan jika Israel mengambil alih wilayah luas di Timur Tengah, termasuk Suriah, Yordania, Arab Saudi, Irak, dan Mesir—sebuah pandangan yang dinilai ekstrem bahkan dalam lanskap politik pro-Israel sekalipun.

Warisan Oslo dan Status Area C
Tepi Barat dibagi menjadi Area A, B, dan C melalui Perjanjian Oslo pada 1990-an. Kesepakatan itu melahirkan Otoritas Palestina sebagai turunan dari Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Sebagai imbalan atas pengakuan terhadap Israel dan penghentian perlawanan bersenjata, Palestina memperoleh otonomi terbatas.

Area A berada di bawah kendali penuh Otoritas Palestina. Area B berada di bawah kendali sipil Palestina dengan pengawasan keamanan Israel. Adapun Area C—sekitar 60 persen wilayah Tepi Barat—tetap berada di bawah kontrol militer Israel hingga tercapainya perjanjian damai final.

Secara geografis, Area C mengelilingi Area A dan B, sehingga keberadaannya menentukan kemungkinan terbentuknya negara Palestina yang utuh dan berkelanjutan.

Dari Aneksasi “De Facto” ke “De Jure”

Selama dua dekade terakhir, permukiman Israel tumbuh pesat di Area C. Otoritas Israel memperlakukan wilayah ini seolah-olah berada di bawah kedaulatan permanen mereka.

Menurut data PBB, lebih dari 70 persen komunitas Palestina yang berada sepenuhnya atau sebagian besar di Area C tidak terhubung dengan jaringan air dan bergantung pada pasokan air tangki dengan biaya jauh lebih mahal. Ribuan pohon warga Palestina dicabut, ternak diserang, alat berat disita, dan rumah-rumah dibongkar.

Khaled Elgindy, peneliti senior di Quincy Institute for Responsible Statecraft, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa Huckabee “mengucapkan apa yang selama ini menjadi kenyataan di lapangan.”

“Israel sudah memperlakukan seluruh Tepi Barat seolah berada di bawah kedaulatan mereka. Aneksasi tidak harus diumumkan dalam upacara besar. Kita telah bergerak dari aneksasi de facto menuju de jure,” ujarnya.

Pada Mei 2025, kabinet Israel mengambil alih pengelolaan registrasi tanah di Area C, membuat upaya Otoritas Palestina untuk mengesahkan kepemilikan tanah melalui sistemnya sendiri tidak lagi diakui secara hukum.

Sekitar 400 ribu pemukim Israel kini tinggal di Area C, dengan akses penuh terhadap layanan publik dan representasi politik—hak yang tidak dinikmati warga Palestina di wilayah yang sama. Para pengkritik menyebut situasi ini sebagai praktik apartheid terselubung.

Garis Merah yang Dipertanyakan

Negara-negara Arab sebelumnya telah melobi Washington agar mencegah aneksasi formal Tepi Barat, menyebutnya sebagai “garis merah.” Presiden AS saat itu bahkan menyatakan tidak akan mengizinkan Israel menganeksasi wilayah tersebut.

Namun, bagi sebagian pengamat, pernyataan Huckabee mencerminkan perubahan mendasar—bukan sekadar retorika, melainkan legitimasi politik terhadap realitas yang telah lama berlangsung di lapangan.

Pernyataan itu mempertegas pergeseran yang lebih luas: dari pendudukan sementara menuju klaim kedaulatan permanen.

 

Post Views: 171
Tags: Area CDubes ASKontroversi InternasionalMilik IsraelPicu
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Gawat! Panitia Piala AFF U-19 Belum Bayar Pajak Tiket, DPRD Minta Pemkab Segera Tagih
HEADLINE

Gawat! Panitia Piala AFF U-19 Belum Bayar Pajak Tiket, DPRD Minta Pemkab Segera Tagih

10 Juni 2026
Motor Penonton Timnas U-19 Raib di Parkiran, Stadion Utama Sumut Tak Aman Lagi
HEADLINE

Motor Penonton Timnas U-19 Raib di Parkiran, Stadion Utama Sumut Tak Aman Lagi

9 Juni 2026
Video Cut Salwa Viral, Adegan Syur di Atas Wastafel Bikin Merinding
HEADLINE

Video Cut Salwa Viral, Adegan Syur di Atas Wastafel Bikin Merinding

9 Juni 2026
Tokoh Sepakbola Singgung Gubernur Sumut dan Suporter Bawa Aura Positif bagi Timnas Indonesia U-19
HEADLINE

Tokoh Sepakbola Singgung Gubernur Sumut dan Suporter Bawa Aura Positif bagi Timnas Indonesia U-19

9 Juni 2026
Sah! Shin Tae Yong Latih Persija Jakarta
HEADLINE

Sah! Shin Tae Yong Latih Persija Jakarta

8 Juni 2026
Drama Penalti di Menit Akhir Bawa Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFFU-19 2026
HEADLINE

Drama Penalti di Menit Akhir Bawa Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFFU-19 2026

8 Juni 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In