• Latest
  • Trending
  • All
Rekon Kasus Pembunuhan Di Desa Cempedak Lobang, Lancar dan Kondusif

Rekon Kasus Pembunuhan Di Desa Cempedak Lobang, Lancar dan Kondusif

1 Februari 2024
Visi Religius Syah Afandin Bawa Langkat Jadi Juara II MTQ Se-Sumut

Visi Religius Syah Afandin Bawa Langkat Jadi Juara II MTQ Se-Sumut

25 Juni 2026
Syah Afandin Raih Penghargaan Basarnas Atas Penanganan Banjir Langkat

Syah Afandin Raih Penghargaan Basarnas Atas Penanganan Banjir Langkat

25 Juni 2026
Wali Kota Medan Luncurkan Digitalisasi Pasar Petisah

Wali Kota Medan Luncurkan Digitalisasi Pasar Petisah

25 Juni 2026
Pemkab Karo Gelar Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Tenaga Kerja Sektor Jasa Konstruksi

Pemkab Karo Gelar Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Tenaga Kerja Sektor Jasa Konstruksi

25 Juni 2026
Maling Sepeda Apes Uang Hasil Kejahatan Hilang

Maling Sepeda Apes Uang Hasil Kejahatan Hilang

25 Juni 2026
Empat Rumah di Mandala Terbakar

Empat Rumah di Mandala Terbakar

25 Juni 2026
Bupati Padang Lawas Hadiri Acara Doa Bersama Memperingati Tahun Baru Islam dan Bersih Desa Ujung Baru III

Bupati Padang Lawas Hadiri Acara Doa Bersama Memperingati Tahun Baru Islam dan Bersih Desa Ujung Baru III

25 Juni 2026
PON XXII 2028 DIlaksanakan di NTT, NTB dan DKI Jakarta

PON XXII 2028 DIlaksanakan di NTT, NTB dan DKI Jakarta

25 Juni 2026
Program Magang Nasional Batch 4 Dibuka Juli, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Program Magang Nasional Batch 4 Dibuka Juli, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

25 Juni 2026
Israel Tewaskan Siswi 18 Tahun saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

Israel Tewaskan Siswi 18 Tahun saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

25 Juni 2026
PBB: Israel Lanjutkan Genosida, Sengaja Target Anak-Anak Palestina

PBB: Israel Lanjutkan Genosida, Sengaja Target Anak-Anak Palestina

25 Juni 2026
Tutup MTQ ke-40 Sumut, Bobby Nasution Tekankan Implementasi Nilai Alquran dalam Kehidupan

Tutup MTQ ke-40 Sumut, Bobby Nasution Tekankan Implementasi Nilai Alquran dalam Kehidupan

25 Juni 2026
Kamis, Juni 25, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HUKUM&KRIMINAL

Rekon Kasus Pembunuhan Di Desa Cempedak Lobang, Lancar dan Kondusif

by Abi
1 Februari 2024
in HUKUM&KRIMINAL
Rekon Kasus Pembunuhan Di Desa Cempedak Lobang, Lancar dan Kondusif
FacebookWhatsappTelegram

SERGAI (HARIANSTAR.COM) – Kasus pembunuhan dugaan suami bunuh istri yang terjadi di rumah korban/tersangka di Dusun II Tanah Andil Desa Cempedak Lobang, kecamatan Sei Rampah – Sergai pada hari Minggu (14/1/2024) pukul 01.00 dinihari, untuk menguatkan pembuktian dilakukan reka ulang (rekonstruksi) di Tempat Kejadian Perkara ( TKP) sebanyak 12 adegan, Kamis (1/2/2024).

Rekonstruksi dipimpin okeh Waka polsek Firdaus, Iptu Joni Tariigan didam pingi Kanit Reskrim Polsek Firdaus, Iptu Maruli Sihombing,Penyidik Pembantu Polsek Firdaus, hadir Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Serdang Bedagai (Sergai), Jordhy dan Andi, Pengacara Prodeo Syaiful Ikhsan dan Kepala Desa Cempedak Lobang, Edy Muslih.

Baca Juga

Maling Sepeda Apes Uang Hasil Kejahatan Hilang

Polres Karo Ungkap Dugaan Pencabulan Anak oleh Ayah Kandung, Pelaku Ditahan

Pencuri Sepeda di Masjid Jalan Jemadi Ditangkap Polsek Medan Timur

Pelaksanaan reka ulang yang diperan kan oleh tersangka sendiri ( NH), korban Etnawati (Istri tersangka), diperankan oleh Alfiah Resna Putri (pengganti) dan saksi anaknya sendiri HFS (15), Muham mad Husni Roza (Tetangga) dan Surono ( Kepala Dusun II).

Kronologis kejadian, pada hari Sabtu (13/1/2024) sekitar pukul 20.00 wib NH, seminggu sekali pulang dari tempatnya bekerja di perbengkelan di Sei Langge (kabupaten Batubara), naik sepeda motor. Saat itu istri dan anaknya di ruang tamu, kemudian tersangka masuk ke kamar diikuti istrinya.

Kemudian korban menyuruh anaknya yang masihbdudukndi kelas 3 SMP (wanita) untuk keluar membeli lauk, saat anaknya pergi tersangka memberi kan uang gajinya sebesar Rp 600 ribu kepada korban.

Awal petaka inilah yang terjadi bukan ucapan Terima kasih yang diterimanya dari korban, tetapi hujatan dan tuduhan “kok cuma segini gajimu, apa kau kasi kan untuk selingkuhanmu’, dan makian yang tak pantas dilontarkan korban.

Dijelaskan oleh tersangka, kalau gajinya dipotong hutang kantor, biaya makan dirinya selama seminggu dan perbaikan sepeda motor, tapi alasan ini tak digubris oleh korban dan kembali pertengkaran hebat yang didengar tetangga.

Ketika anaknya pulang dari membeli lauk, tersangka makan dikamar sedang kan anak dan istrinya makan diruang tamu.

Setelah anaknya tidur di kamar, tersangka keluar dari kamarnya dan kem bali pasutri ini bertengkar hebat, kata makian yang tidak pantas ditulis dan tuduhan selingkuh keluar dari mulut korban.

Bahkan saat istrinya duduk dulu ar, tersangka mencoba membujuk untuk masuk kedalam tetapi yang didapat ma lah hujatan dan makian dari seorang istri kepada suami,yang dinilai menyinggung perasaan yang sempat didengar tetangga.

Sewaktu istrinya dikamar mandi, tersangka mengambil kabel listrik (cok sambung) dikamar anaknya. Sakit hati atas tuduhan dan makian sang istri, saat istrinya keluar dari pintu kamar mandi langsung leher korban diikatnya duakali dan ditarik sekuatnya.

Korban tak bernafas dan lemas, tersan dari didada tetsangka, setelah dilihatnya istrinya tak bernafas lagi lalu tersangka bingung dan panik. Diangkat nya tubuh korban keatas tempat tidur, lalu tersangka mulai merekayasa dengan cara kabel cok sambung diikat dengan kain, dan kabel dilemparkan keatas balik rumah (setinggi 3 meter) dan tersangka membuat simpul seolah-olah korban tewas terjerat kabel.

Tersangka lalu membangunkan anak nya sembari berkata, “cemana ini dek, mamakmu gantung diri”, saksi bangun tapi dilihatnya mamaknya tertidur di tempat tidur, bukan tergantung.

Tersangka laku keluar rumah, membangunkan tetangganya Muhammad Husni (37) dan mengajak saksi melihat kedalam. Saksi hanya me lihat korban diatas tempat tidur, lalu saksi menelepon Kepala Dusun II, Surono yang juga melihat kondisi korban diatas tempat tidur, bukan tergantung..

Kadus kemudian memberitahukan keja dian ini ke personel Piket Polsek Firdaus, yang segera tiba di lokasi bersama tim Inafis Polres Sergai. Setelah jenazah se lesai di otopsi, tidak sampai 1 X 24 jam terkuak kalau kejadian ini bukan karena gantung diri tetapi ada unsur pembunuhan.

Pantauan media ini dilokasi, Tersangka NH secara rinci menjelaskan kepada Pe nga cara dan JPU dari Kejari Sergai atas pertanyaan yang diajukan sesuai hasil BAP kepada Penyidik Polsek Firdaus.

Terlihat Pengacara tersangks dan kedua JPU dari Kejari Sergai itu cukup puas, atas keterangan tersangka dan para saksi.

Para tetangga yang umumnya Mamak- mamak yang hadir menyaksikan jalan nya rekonstruksi, saat ditanyai awak media ini mengatakan, “kalau suaminya jarang kami lihat, karena seminggu se kali baru pulang dari kerja di Batubara. Kayaknya pendiam, tidak seperti korban yang dinilai cerewet dan ringan mulut (bicara sesukanya). Kalau suara berteng kar dan carut mencarut atau kata makian, udah sering kami dengar dan ini keluar dari mulut istrinya. Udahlah pak, kami lah yang tau bagaimana sifat si korban, jujur aja walaupun kami wanita yang dibunuhnya itu wanita tapi kami simpati melihat kesabarannya”, ucap seorang Mamak-mamak yang menjadi tetangga korban.

Usai pelaksanaan rekon, ketika akan kembali ke Polsek Firdaus Kanit Reskrim Polsek Firdaus, Iptu Maruli Sihombing mengajak makan siang di RM Ayen di jalan SMA Teladan.

Patut diacungi jempol, sifat manusia dan kemanusiaan dari Iptu Maruli Sihombing yang mengajak makan tersangka setelah membuka baju warna oranyenya dengan baju biasa.

Walau dikawal ketat personel Polsek Firdaus, tapi di rumah makan itu tidak menyangka ada seorang terduga pembunuh yang diancam hukuman se umur hidup, lagi diajak makan oleh Polisi. Karena layaknya seorang warga biasa saja, walaupun tidak di borgol tapi ditempel ketat oleh personel. ( biets)

 

Post Views: 199
Tags: Dusun II Tanah Andil Desa Cempedak LobangKasus pembunuhanpembunuhan dugaan suami bunuh istrWaka polsek Firdaus
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

Maling Sepeda Apes Uang Hasil Kejahatan Hilang
HUKUM&KRIMINAL

Maling Sepeda Apes Uang Hasil Kejahatan Hilang

25 Juni 2026
Polres Karo Ungkap Dugaan Pencabulan Anak oleh Ayah Kandung, Pelaku Ditahan
HUKUM&KRIMINAL

Polres Karo Ungkap Dugaan Pencabulan Anak oleh Ayah Kandung, Pelaku Ditahan

24 Juni 2026
Pencuri Sepeda di Masjid Jalan Jemadi Ditangkap Polsek Medan Timur
HUKUM&KRIMINAL

Pencuri Sepeda di Masjid Jalan Jemadi Ditangkap Polsek Medan Timur

24 Juni 2026
Diduga Tak Kantongi Izin, Pemprovsu dan Poldasu Diminta Segera Tindak Tegas Galian C di Desa Palu Manis
HUKUM&KRIMINAL

Diduga Tak Kantongi Izin, Pemprovsu dan Poldasu Diminta Segera Tindak Tegas Galian C di Desa Palu Manis

23 Juni 2026
Polda Sumut Grebek Lokasi Judi di Karo, Sejumlah Barang Bukti dan Puluhan Orang Diamankan
HUKUM&KRIMINAL

Warga Karo Berneh Keluhkan Maraknya Judi Ikan-Ikan, Minta Polda Sumut Turun Tangan

23 Juni 2026
Tim Sat Narkoba Polres Langkat Amankan Pemilik Sabu
HUKUM&KRIMINAL

Tim Sat Narkoba Polres Langkat Amankan Pemilik Sabu

23 Juni 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In