MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Jelang penutup tahun 2025, warganet dihebohkan dengan link video bocil Block Blast yang beredar luas di media sosial TikTok.
Video ini menjadi sorotan karena isinya cukup sensasional dan membuat banyak orang penasaran ingin menontonnya.
Fenomena ini menampilkan dua anak kecil (bocil) pria dan satu wanita yang tengah menikmati permainan game puzzle Block Blast sambil melakukan aksi dewasa.
Narasi yang beredar menyebutkan beberapa bocil terlibat dalam situasi mesra sambil tetap asyik bermain game, sehingga kombinasi gameplay seru dan cerita sensasional membuat video cepat menjadi buruan netizen.
Block Blast merupakan game puzzle mobile sederhana yang mirip Tetris.
Game ini gratis, bisa dimainkan offline, dan adiktif karena tantangan semakin meningkat seiring permainan.
Tak heran, link video viral bocil Block Blast beredar luas di berbagai platform.
Namun, warganet diimbau tidak terburu-buru mengklik link yang beredar.
Mengakses link yang beredar di TikTok berpotensi membawa risiko tinggi.
1. Malware dan virus: Link sering mengarah ke situs tidak resmi atau aplikasi modifikasi seperti “TikTok 18+” yang bisa menginstal virus, ransomware, atau spyware.
2. Pencurian data pribadi: Pengguna bisa kehilangan password, informasi perbankan, atau bahkan identitas.
3. Penipuan finansial: Situs berbahaya dapat memancing pengguna memasukkan data sensitif untuk tujuan kriminal.
Di Indonesia, konten dewasa ilegal bisa melanggar UU ITE, dengan ancaman pidana bagi yang mengakses atau menyebarkannya.
TikTok memang aktif menghapus jutaan konten berbahaya, termasuk pornografi, tetapi link eksternal sering lolos moderasi dan berpotensi menipu pengguna.



























