• Latest
  • Trending
  • All
Rupiah Melemah Ke 16.445, Apa Benar Jadi Indikasi Krisis Ekonomi?

Rupiah Melemah Ke 16.445, Apa Benar Jadi Indikasi Krisis Ekonomi?

21 Juni 2024
Bulog Mulai Salurkan Bantuan Pangan Periode Februari dan Maret 2026: Sasar 1,75 Juta Warga Sumut

Bulog Mulai Salurkan Bantuan Pangan Periode Februari dan Maret 2026: Sasar 1,75 Juta Warga Sumut

12 Maret 2026
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp185,3 Triliun hingga Februari 2026

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp185,3 Triliun hingga Februari 2026

12 Maret 2026
IRGC Ancam Serang Bank dan Ekonomi AS-Israel di Timur Tengah

IRGC Ancam Serang Bank dan Ekonomi AS-Israel di Timur Tengah

12 Maret 2026
Satnarkoba Polres Langkat Amankan Seorang Pria Diduga Miliki Sabu, Satu Lainnya Kabur

Satnarkoba Polres Langkat Amankan Seorang Pria Diduga Miliki Sabu, Satu Lainnya Kabur

12 Maret 2026
Gunakan Vape Mengandung Narkoba, DJ di Medan Ditangkap

Gunakan Vape Mengandung Narkoba, DJ di Medan Ditangkap

12 Maret 2026
Polsek Tanah Jawa Pulangkan Nenek Pikun yang Terlantar ke Keluarganya di Tebing Tinggi

Polsek Tanah Jawa Pulangkan Nenek Pikun yang Terlantar ke Keluarganya di Tebing Tinggi

12 Maret 2026
Danramil 02/Kutalimbaru Pimpin Patroli Pos Kamling Bersama LMP, Wujudkan Keamanan Malam Hari

Danramil 02/Kutalimbaru Pimpin Patroli Pos Kamling Bersama LMP, Wujudkan Keamanan Malam Hari

12 Maret 2026
Resmikan Jembatan Bailey di Nias Bersama KSAD, Bobby Nasution Harap Mobilitas Masyarakat Semakin Lancar

Resmikan Jembatan Bailey di Nias Bersama KSAD, Bobby Nasution Harap Mobilitas Masyarakat Semakin Lancar

12 Maret 2026
Perempuan Asal NTT Ditemukan Tewas Tergantung di Lantai Tiga Komplek Evergreen Sunggal

Perempuan Asal NTT Ditemukan Tewas Tergantung di Lantai Tiga Komplek Evergreen Sunggal

12 Maret 2026
Pemkab Karo Salurkan Bantuan Sosial dari Kemensos RI kepada Masyarakat pada Peringatan Hari Jadi ke-80 

Pemkab Karo Salurkan Bantuan Sosial dari Kemensos RI kepada Masyarakat pada Peringatan Hari Jadi ke-80 

12 Maret 2026
Pemkab Karo Serahkan Penghargaan Lomba Konten Video pada Puncak HUT ke-80 Kabupaten Karo

Pemkab Karo Serahkan Penghargaan Lomba Konten Video pada Puncak HUT ke-80 Kabupaten Karo

12 Maret 2026
Runtuhkan Dominasi Hollywood, Film Agak Laen: Menyala Pantiku jadi Film Terlaris di Indonesia

Runtuhkan Dominasi Hollywood, Film Agak Laen: Menyala Pantiku jadi Film Terlaris di Indonesia

12 Maret 2026
Kamis, Maret 12, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Rupiah Melemah Ke 16.445, Apa Benar Jadi Indikasi Krisis Ekonomi?

by Abi
21 Juni 2024
in EKONOMI
Rupiah Melemah Ke 16.445, Apa Benar Jadi Indikasi Krisis Ekonomi?
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Kinerja mata uang Rupiah yang melemah belakangan ini kerap diakitkan dengan masa krisis yang pernah dialami tanah air. Mulai dari krisis 97/98 ataupun krisis di sekitar tahun 2008.

“Menjadi acuannya adalah pelemahan Rupiah yang sudah menyentuh dikisaran 16 ribu terhadap mata uang US Dolar. Padahal situasinya berbeda dengan masa lalu, Rupiah yang melemah dan menyentuh 16 ribu bukan indikatornya. Walaupun kinerja mata uang Rupiah tetap menjadi salah satu indikator yang bisa menjelaskan situasi ekonomi makro di tanah air, “jelas Pengamat Ekinomi Sumut, Gunawan Benjamin, Jumat (21/6/2024) siang.

Baca Juga

Bulog Mulai Salurkan Bantuan Pangan Periode Februari dan Maret 2026: Sasar 1,75 Juta Warga Sumut

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp185,3 Triliun hingga Februari 2026

Pengeboran di Momen Ramadan, Pertamina EP Pangkalan Susu Gelar Syukuran bersama Anak Yatim

Ditambahkan ya, kalau berbicara resesi atau mungkin krisis ekonomi, di masa pandemi covid 19 kita pernah mengalami pertumbuhan ekonomi negatif 2.07% di tahun 2020 (c to c). Dimana terjadi pertumbuhan negatif secaara kuartalan yang resmi menunjukan kita masuk jurang resesi. Namun kala pandemi covid 19 tahun 2020, mata uang rupiah memang sempat melemah hingga menyentuh 16.300-an per US Dolar, katanya.

Walaupun pelemahan rupiah tersebut hanya kejutan (shock) sesaat di bulan februari, seiring ditemukannya kasus pasien covid 19 yang menjadi titik permulaan pandemi covid 19 di tanah air. Selanjutnya rupiah berbalik menguat ke kisaran level 13.840 per US Dolar pada bulan desember 2020. Padahal kala itu pertumbuhan ekonomi di kuartal ke IV 2020 mencatatkan kontraksi atau resesi, tambah Gunawan.

Belakangan ini,lanjutnua Gubernur BI, Menteri Keuangan, Kepala OJK dan LPS dipanggil Presiden terkait dengan pelemahan mata uang Rupiah. Saya menilai Rupiah bisa saja menguat seandainya The FED atau Bank Sentral AS benar-benar memangkas atau setidaknya memberikan gambaran kapan pemangkasan besaran bunga acuannya.

“Karena sikap The FED yang masih belum jelas kapan akan mulai memangkas bunga acuan, menjadi salah satu pemicu menguatnya US Dolar belakangan ini. Jadi US Dolar yang diuntungkan dengan kebijakan Bank Sentral AS tersebut memaksa Rupiah untuk berada pada titik keseimbangan baru (melemah). Walaupun kalau berkaca pada hitung-hitungan moneter hal tersebut terlihat lumrah terjadi, ” ujar Gunawan.

Akan tetapi, dampak dari depresiasi Rupiah terhadap masyarakat tidak bisa dianggap enteng. Karena pelemahan rupiah bisa membuat harga kebutuhan hidup sehari-hari mengalami kenaikan. Baik kebutuhan pokok seperti Beras, BBM, Bawang hingga kebutuhan produk olahan lainnya seperti mi instan dan banyak lagi. Disinilah pentingnya sinergi antar lembaga pemerintah, sehingga upaya untuk mengendalikan rupiah bukan hanya ada di pundak BI saja.

Disebutkan Gunawan, untuk mengendalikan rupiah saat ini, kita perlu menjaga kinerja ekspor (neraca dagang) yang belakangan mengalami tekanan seiring dengan memburuknya kondisi ekonomi Negara lain (mitra dagang). Kita perlu memastikan bahwa ketergantungan impor harus dikendalikan dalam taraf aman untuk menjaga neraca pembayaran. Kita perlu memastikan ekonomi tetap tumbuh dengan anggaran fiskal yang ada.

Dan masalah eksternal lain yang tak kalah penting, seperti upaya untuk memitigasi dampak perang di Negara lain, atau perlambatan ekonomi maupun resesi di Negara lain agar tidak merembet ke tanah air, jelasnya.

Masih ada banyak lagi hal lain yang harus diakukan secara bersama. Jadi bukan mengacu kepada pelemahan rupiah saja untuk menjelaskan situasi ekonomi di tanah air. Walaupun kita sepakat bahwa rupiah yang stabil adalah yang paling aman bagi ekonomi nasional, tutup Gunawan. (Abi)

Post Views: 156
Tags: belakangandiakitbatkanKinerjamasa krisismata uangmelemahpernah dialami tanah air. krisis 97/98Rupiahsekitar tahun 2008
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

Bulog Mulai Salurkan Bantuan Pangan Periode Februari dan Maret 2026: Sasar 1,75 Juta Warga Sumut
EKONOMI

Bulog Mulai Salurkan Bantuan Pangan Periode Februari dan Maret 2026: Sasar 1,75 Juta Warga Sumut

12 Maret 2026
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp185,3 Triliun hingga Februari 2026
EKONOMI

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp185,3 Triliun hingga Februari 2026

12 Maret 2026
Pengeboran di Momen Ramadan, Pertamina EP Pangkalan Susu Gelar Syukuran bersama Anak Yatim
EKONOMI

Pengeboran di Momen Ramadan, Pertamina EP Pangkalan Susu Gelar Syukuran bersama Anak Yatim

11 Maret 2026
Harga Minyak Goreng Curah Naik, Imbas Dari Kenaikan Harga Minyak Dunia
EKONOMI

Harga Minyak Goreng Curah Naik, Imbas Dari Kenaikan Harga Minyak Dunia

11 Maret 2026
OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Sistem Dana Pensiun Nasional Sesuai Standar Global
EKONOMI

OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Sistem Dana Pensiun Nasional Sesuai Standar Global

10 Maret 2026
BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Sangat Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panik
EKONOMI

BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Sangat Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panik

9 Maret 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In