• Latest
  • Trending
  • All
Rupiah Melemah Ke 16.445, Apa Benar Jadi Indikasi Krisis Ekonomi?

Rupiah Melemah Ke 16.445, Apa Benar Jadi Indikasi Krisis Ekonomi?

21 Juni 2024
Alumni Poltekip Angkatan 56 Resmi Akhiri BKO di Rutan Kabanjahe, Siap Lanjutkan Pengabdian di UPT Penempatan

Alumni Poltekip Angkatan 56 Resmi Akhiri BKO di Rutan Kabanjahe, Siap Lanjutkan Pengabdian di UPT Penempatan

11 Februari 2026
GARNIZUN Kecam Keras Kasus Narkoba Oknum Kasat Narkoba Bima, Desak Hukuman Seumur Hidup dan Pecat Tanpa Ampun

GARNIZUN Kecam Keras Kasus Narkoba Oknum Kasat Narkoba Bima, Desak Hukuman Seumur Hidup dan Pecat Tanpa Ampun

11 Februari 2026
Patroli Pengamanan Pasar serta keramaian,Polisi Imbau Pedagang dan Pengunjung untuk Tetap Waspada

Patroli Pengamanan Pasar serta keramaian,Polisi Imbau Pedagang dan Pengunjung untuk Tetap Waspada

11 Februari 2026
PGN Siap Optimasi BioCNG, Perkuat Layanan Beyond Pipeline dan Energi Ramah Lingkungan

PGN Siap Optimasi BioCNG, Perkuat Layanan Beyond Pipeline dan Energi Ramah Lingkungan

11 Februari 2026
Infolahtadam I/BB Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan TI Semester I TA 2026

Infolahtadam I/BB Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan TI Semester I TA 2026

11 Februari 2026
Sinopsis The Strangers Chapter 3, Teror 3 Pembunuh Bertopeng 

Sinopsis The Strangers Chapter 3, Teror 3 Pembunuh Bertopeng 

11 Februari 2026
Peringati HPN 2026, FJPI Sumut Soroti Peran dan Tantangan Jurnalis Perempuan

Peringati HPN 2026, FJPI Sumut Soroti Peran dan Tantangan Jurnalis Perempuan

11 Februari 2026
Pemko Medan Perkuat Kerja Sama dengan Kejari Medan dan Belawan Kawal Pembangunan

Pemko Medan Perkuat Kerja Sama dengan Kejari Medan dan Belawan Kawal Pembangunan

11 Februari 2026
Pemko Medan Sambut Kehadiran SPPG Sudirejo II-003 Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Masyarakat

Pemko Medan Sambut Kehadiran SPPG Sudirejo II-003 Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Masyarakat

11 Februari 2026
Pemkab Karo Ikuti Rakor Lintas Sektor Optimalisasi Program UHC Provinsi Sumatera Utara

Pemkab Karo Ikuti Rakor Lintas Sektor Optimalisasi Program UHC Provinsi Sumatera Utara

11 Februari 2026
Larangan Penggembalaan di Kebun PT Bahruny, Warga Kwala Pesilam Mengadu ke DPRD Langkat

Larangan Penggembalaan di Kebun PT Bahruny, Warga Kwala Pesilam Mengadu ke DPRD Langkat

11 Februari 2026
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja, 3 Tersangka Ditangkap

Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja, 3 Tersangka Ditangkap

11 Februari 2026
Rabu, Februari 11, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Rupiah Melemah Ke 16.445, Apa Benar Jadi Indikasi Krisis Ekonomi?

by Abi
21 Juni 2024
in EKONOMI
Rupiah Melemah Ke 16.445, Apa Benar Jadi Indikasi Krisis Ekonomi?
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Kinerja mata uang Rupiah yang melemah belakangan ini kerap diakitkan dengan masa krisis yang pernah dialami tanah air. Mulai dari krisis 97/98 ataupun krisis di sekitar tahun 2008.

“Menjadi acuannya adalah pelemahan Rupiah yang sudah menyentuh dikisaran 16 ribu terhadap mata uang US Dolar. Padahal situasinya berbeda dengan masa lalu, Rupiah yang melemah dan menyentuh 16 ribu bukan indikatornya. Walaupun kinerja mata uang Rupiah tetap menjadi salah satu indikator yang bisa menjelaskan situasi ekonomi makro di tanah air, “jelas Pengamat Ekinomi Sumut, Gunawan Benjamin, Jumat (21/6/2024) siang.

Baca Juga

Buka Pasar Murah Imlek, Rico Waas: Medan Adalah Simbol Keberagaman Indonesia

TPID se-Sumut Keluarkan Enam Rekomendasi Strategis Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026

IHSG dan Rupiah Melemah Saat Pasar Tengah Waspada, Harga Emas Berbalik Naik

Ditambahkan ya, kalau berbicara resesi atau mungkin krisis ekonomi, di masa pandemi covid 19 kita pernah mengalami pertumbuhan ekonomi negatif 2.07% di tahun 2020 (c to c). Dimana terjadi pertumbuhan negatif secaara kuartalan yang resmi menunjukan kita masuk jurang resesi. Namun kala pandemi covid 19 tahun 2020, mata uang rupiah memang sempat melemah hingga menyentuh 16.300-an per US Dolar, katanya.

Walaupun pelemahan rupiah tersebut hanya kejutan (shock) sesaat di bulan februari, seiring ditemukannya kasus pasien covid 19 yang menjadi titik permulaan pandemi covid 19 di tanah air. Selanjutnya rupiah berbalik menguat ke kisaran level 13.840 per US Dolar pada bulan desember 2020. Padahal kala itu pertumbuhan ekonomi di kuartal ke IV 2020 mencatatkan kontraksi atau resesi, tambah Gunawan.

Belakangan ini,lanjutnua Gubernur BI, Menteri Keuangan, Kepala OJK dan LPS dipanggil Presiden terkait dengan pelemahan mata uang Rupiah. Saya menilai Rupiah bisa saja menguat seandainya The FED atau Bank Sentral AS benar-benar memangkas atau setidaknya memberikan gambaran kapan pemangkasan besaran bunga acuannya.

“Karena sikap The FED yang masih belum jelas kapan akan mulai memangkas bunga acuan, menjadi salah satu pemicu menguatnya US Dolar belakangan ini. Jadi US Dolar yang diuntungkan dengan kebijakan Bank Sentral AS tersebut memaksa Rupiah untuk berada pada titik keseimbangan baru (melemah). Walaupun kalau berkaca pada hitung-hitungan moneter hal tersebut terlihat lumrah terjadi, ” ujar Gunawan.

Akan tetapi, dampak dari depresiasi Rupiah terhadap masyarakat tidak bisa dianggap enteng. Karena pelemahan rupiah bisa membuat harga kebutuhan hidup sehari-hari mengalami kenaikan. Baik kebutuhan pokok seperti Beras, BBM, Bawang hingga kebutuhan produk olahan lainnya seperti mi instan dan banyak lagi. Disinilah pentingnya sinergi antar lembaga pemerintah, sehingga upaya untuk mengendalikan rupiah bukan hanya ada di pundak BI saja.

Disebutkan Gunawan, untuk mengendalikan rupiah saat ini, kita perlu menjaga kinerja ekspor (neraca dagang) yang belakangan mengalami tekanan seiring dengan memburuknya kondisi ekonomi Negara lain (mitra dagang). Kita perlu memastikan bahwa ketergantungan impor harus dikendalikan dalam taraf aman untuk menjaga neraca pembayaran. Kita perlu memastikan ekonomi tetap tumbuh dengan anggaran fiskal yang ada.

Dan masalah eksternal lain yang tak kalah penting, seperti upaya untuk memitigasi dampak perang di Negara lain, atau perlambatan ekonomi maupun resesi di Negara lain agar tidak merembet ke tanah air, jelasnya.

Masih ada banyak lagi hal lain yang harus diakukan secara bersama. Jadi bukan mengacu kepada pelemahan rupiah saja untuk menjelaskan situasi ekonomi di tanah air. Walaupun kita sepakat bahwa rupiah yang stabil adalah yang paling aman bagi ekonomi nasional, tutup Gunawan. (Abi)

Post Views: 128
Tags: belakangandiakitbatkanKinerjamasa krisismata uangmelemahpernah dialami tanah air. krisis 97/98Rupiahsekitar tahun 2008
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

Buka Pasar Murah Imlek, Rico Waas: Medan Adalah Simbol Keberagaman Indonesia
EKONOMI

Buka Pasar Murah Imlek, Rico Waas: Medan Adalah Simbol Keberagaman Indonesia

10 Februari 2026
TPID se-Sumut Keluarkan Enam Rekomendasi Strategis Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026
EKONOMI

TPID se-Sumut Keluarkan Enam Rekomendasi Strategis Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026

9 Februari 2026
IHSG dan Rupiah Melemah Saat Pasar Tengah Waspada, Harga Emas Berbalik Naik
EKONOMI

IHSG dan Rupiah Melemah Saat Pasar Tengah Waspada, Harga Emas Berbalik Naik

7 Februari 2026
Satgas Pangan Polda Sumut Bersama Bapanas RI Sidak Pusat Pasar Medan
EKONOMI

Satgas Pangan Polda Sumut Bersama Bapanas RI Sidak Pusat Pasar Medan

7 Februari 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pengamanan Obvitnas dan Jalur Pipa di Fuel Terminal Medan
EKONOMI

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pengamanan Obvitnas dan Jalur Pipa di Fuel Terminal Medan

6 Februari 2026
Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid
EKONOMI

Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid

6 Februari 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In