LANGKAT (HARIANSTAR.COM) – Pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) dari PLTU Pangkalan Susu menjadi langkah nyata PT PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, Senin (13/04/26).
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), FABA dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur masyarakat, meningkatkan kualitas lingkungan, serta membantu kebutuhan sosial seperti perbaikan fasilitas umum dan rumah warga.
Program ini juga diperkuat melalui Nota Kesepahaman (MoU) antara PT PLN Indonesia Power dengan Pemerintah Kabupaten Langkat dengan nomor 12/NK/NPP-LITBANG/2024 dan 0022.PJ/KIT.02.01/PLNIP080000/2024. Kerja sama ini menjadi landasan dalam optimalisasi pemanfaatan FABA untuk mendukung pembangunan daerah serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Sebagai implementasi dari regulasi dan kerja sama tersebut. Bantuan tersebut telah dimanfaatkan secara nyata dalam berbagai kegiatan.
Pembuatan paving block di workshop internal PLTU Pangkalan Susu yang kemudian dimanfaatkan untuk penataan taman-taman internal serta pembangunan klinik perusahaan.
Penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) di Kecamatan Pangkalan Susu, meliputi Penimbunan tanah wakaf di Dusun III, Desa Pintu Air.
Pembangunan posyandu di Desa Sei Siur, Perbaikan halaman masjid, musholla Serta Gereja, Perbaikan sarana sekolah dan Bantuan renovasi rumah warga di desa sekitar UBP Pangkalan Susu. PLTU
Pangkalan Susu juga memberlakukan tertib administrasi dan memastikan pemanfaatan yang tepat sasaran, masyarakat yang ingin mengajukan permohonan bantuan FABA supaya untuk melampirkan surat pengantar resmi dari pemerintah desa setempat.
Ketentuan ini bertujuan untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, serta kesesuaian kebutuhan di lapangan.
Senior Manager PLN Indonesia Power I Nyoman Buda Mengucapkan “Pemanfaatan FABA ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung prinsip ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan. Kami berharap program ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah.” Ucapnya.
Apresiasi disampaikan oleh masyarakat penerima bantuan program bedah rumah yang berada di Jalan Paluh Tabuhan, Gang Surau, Dusun III, Desa Tanjung Pasir yang baru dilaksanakan di tahun 2026 ini yang diwakili oleh Kepada Desa Tanjung Pasir, Bapak Faisal
Rehza, ST., SH. “Terima kasih kepada PT PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu atas bantuan bedah rumah. Rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan.
Rumah kami kini menjadi lebih aman, layak, dan nyaman untuk ditinggali, serta tidak lagi bocor saat hujan. Semoga PLN Indonesia Power semakin jaya dan seluruh karyawannya senantiasa diberikan kesehatan.” ujarnya.
Harapan dan doa tersebut menjadi bukti bahwa program yang dijalankan tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, rasa aman, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara nyata.
Program pemanfaatan FABA ini tidak hanya memberikan solusi atas pengelolaan hasil sisa industri, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat dalam bentuk peningkatan kualitas lingkungan, infrastruktur, serta kesejahteraan sosial.
Dengan tetapmengedepankan prosedur melalui pengujian kualitas dan pengawasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, pemanfaatan FABA ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang berkelanjutan antara perusahaan dan masyarakat, serta menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam pembangunan yang ramah lingkungan. (SY)



























