MEDAN (HARIANSTAR.COM) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus mendorong percepatan transisi energi bersih dan transformasi teknologi ketenagalistrikan melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Seminar Konversi Energi Listrik 2026 bertema “Transisi Energi dan Transformasi Teknologi” yang digelar di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang dihadiri ratusan mahasiswa, kepala sekolah, akademisi, serta praktisi industri ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan sekaligus mempertemukan dunia pendidikan dan industri untuk membahas perkembangan teknologi energi.
Hadir sebagai narasumber, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Utara, Darma Saputra, S.T., M.H., memaparkan peran PLN dalam mendorong transformasi energi di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Utara.
Darma menjelaskan bahwa transisi energi tidak hanya berkaitan dengan peralihan penggunaan energi fosil menuju energi baru terbarukan (EBT), tetapi juga mencakup modernisasi sistem ketenagalistrikan.
“PT PLN (Persero) tidak hanya berperan sebagai penyedia daya listrik, tetapi juga memikul tanggung jawab besar untuk memimpin perubahan menuju masa depan energi yang lebih hijau. Melalui modernisasi jaringan kelistrikan dan akselerasi integrasi pembangkit EBT, PLN UID Sumatera Utara berkomitmen memastikan bahwa setiap watt listrik yang disalurkan kepada masyarakat tidak hanya andal dan efisien, tetapi juga berkelanjutan,” tegas Darma Saputra di hadapan peserta seminar.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dan dunia riset dalam mendukung percepatan transisi energi. Menurutnya, inovasi dan pengembangan teknologi dari kalangan akademisi dapat menjadi salah satu faktor penting dalam menjawab tantangan transformasi sektor ketenagalistrikan.
“Tantangan transformasi teknologi energi sangat kompleks, sehingga peran universitas seperti UMSU sangat krusial. Hasil riset, pemikiran kritis, dan inovasi dari para dosen serta mahasiswa merupakan modal dasar bagi PLN untuk terus berinovasi dalam memodernisasi infrastruktur kelistrikan nasional,” tambah Darma.
Kolaborasi antara PLN UID Sumatera Utara dan UMSU mendapat sambutan positif dari pihak perguruan tinggi. Wakil Rektor II UMSU, Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa konversi dan transisi energi merupakan agenda penting yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan.
“Konversi dan transisi energi merupakan agenda penting bagi masa depan bangsa. UMSU menyambut baik kolaborasi bersama PLN UID Sumatera Utara melalui Seminar Konversi Energi Listrik 2026 ini untuk mencetak generasi muda dan lulusan teknik yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap terjun dalam transformasi industri ketenagalistrikan yang berbasis energi terbarukan,” ungkap Prof. Muhammad Qorib.
Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memberikan gambaran mengenai perkembangan kebutuhan kompetensi di dunia industri. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga dapat memahami penerapan teknologi secara langsung.
Selain seminar, rangkaian kegiatan Konversi Energi Listrik 2026 juga diisi dengan pelatihan kompetensi dan kompetisi yang melibatkan perwakilan sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan keterampilan, kreativitas, serta kemampuan peserta dalam memahami dan mengembangkan teknologi di bidang ketenagalistrikan.
Melalui pelatihan kompetensi, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperluas pengetahuan dan meningkatkan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi energi. Sementara itu, kompetisi menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta hasil pemahaman yang diperoleh selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Dalam kompetisi tersebut, SMK Taman Siswa Diski berhasil meraih juara pertama, disusul SMK Muhammadiyah 8 di posisi kedua dan Gelora Jaya Nusantara di posisi ketiga. Sementara itu, juara harapan pertama diraih SMK Negeri 4 Medan dan juara harapan kedua diraih SMK Sinar Husni. Pencapaian ini menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap kemampuan dan kreativitas peserta dalam mengikuti kompetisi yang diselenggarakan sebagai bagian dari Seminar Konversi Energi Listrik 2026.
Kegiatan seminar ini turut dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Suwarno, M.T., selaku dosen Teknik Elektro UMSU; Muhammad Affandi, S.Pd., selaku Ketua Komunitas Medan Electric Rider Community; Sekretaris Dinas Perhubungan, Indrianita Tonggo Tangap Junita, S.STP., M.Si.; serta perwakilan Dinas Pendidikan, Gusman Sihite, S.Kom.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PLN UID Sumatera Utara berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat terus diperkuat. Tidak hanya dalam memperluas pemahaman mengenai transisi energi, tetapi juga dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kesiapan menghadapi perkembangan teknologi ketenagalistrikan.



























