MEDAN (HARIANSTAR.COM) – PT Pelindo Multi Terminal menghadirkan Program Jamur Berdaya HUB melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini diharap mampu mendorong masyarakat agar tidak hanya bergantung pada lapangan pekerjaan yang tersedia, tetapi mampu menciptakan peluang usaha sendiri.
Vice Presiden (VP) TJSL Pelindo Multi Terminal, Zulhendri, mengatakan bahwa Program Jamur Berdaya HUB merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat.
“Hadirnya program budidaya jamur tiram ini menjadi salah satu langkah nyata Pelindo Multi Terminal dalam membuka ruang pembelajaran, meningkatkan keterampilan, sekaligus menumbuhkan peluang ekonomi produktif bagi masyarakat, khususnya generasi muda agar lebih berani berwirausaha, apalagi ini bertepatan dengan momentum sumpah pemuda” ujar Zulhendri.
Sebagai bentuk komitmen, pada tahap awal sudah dilakukan sosialisasi dan edukasi Jamur Beradaya HUB di SMK Muhammadiyah 4, Rabu, (28/10/2026). Selanjutnya, program ini akan dilakukan hingga Desember 2026. Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini menyasar tiga wilayah di kecamatan Kota Medan, yakni Medan Belawan dan Medan Labuhan.
Head RO Baitulmaal Muamalat (BMM) Sumatera Utara, Budi Syahputra sekaligus yang menginisiasi program ini mengatakan bahwa program ini tidak hanya sekadar sosialisasi dan edukasi saja.
“Kita tidak sekadar memberikan edukasi, tetapi juga akan diarahkan untuk memperluas akses sarana dan prasarana budidaya atau pengembangan fasilitas budidaya, meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran, serta membangun kelompok usaha masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan,” katanya.
Hadir juga dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut, Perwakilan Yayasan Bang Haris Syariah Mandiri (BHSM), Roby Haris selaku narasumber, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah, Saiful Famar, dan Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 4, Sopiah.



























