TEHERAN (HARIANSTAR.COM) – Iran memperingatkan akan menyerang balik fasilitas serta perusahaan dan gas minyak Amerika Serikat (AS) di kawasan teluk jika aset aset Iran kembali diserang.
Hal itu ditegaskan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf sebagai balasan atas pernyataan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth yang mengancam akan menghancurkan armada kapal tanker minyak Iran.
Hegseth mengklaim bahwa armada tanker Iran tidak berdaya dan menyatakan bahwa pesawat, kapal, dan kapal selam AS dapat menyerang kapal-kapal tersebut di wilayah yang dicakup oleh Komando Pusat AS dan Komando Indo-Pasifik AS.
Dalam pesan yang diunggah di akun X-nya pada hari Senin, Qalibaf menunjuk pada kerentanan rantai produksi minyak dan gas dan memperingatkan bahwa setiap serangan AS terhadap aset Iran akan dibalas dengan serangan terhadap kepentingan Amerika.
“Sederhana saja: rantai produksi minyak dan gas di sini sangat luas, mudah diakses, dan rentan,” tulis Qalibaf dikutip dari Tasnim, Selasa (8/9/2026).
“Perusahaan minyak dan gas Amerika di perairan dan fasilitas ini memiliki risiko yang sama. Serang aset kami dan Anda akan kena dampaknya. Kami sudah membuktikannya. Tanyakan saja pada pangkalan-pangkalan yang sudah tidak layak lagi,” tegasnya.




















