JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – Meskipun adanya seruan dari Wali Kota New York Zohran Mamdani akan menangkap Benyamin Netanyahu.
Namun, Perdana Menteri Israel itu pada Minggu (26/7) mengatakan, ia tetap berencana menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, seraya mengabaikan seruan terbaru itu.
“Saya tidak khawatir, dan tentu saja saya berniat untuk hadir,” kata Netanyahu kepada Fox News mengenai pertemuan yang akan digelar pada September mendatang dikutip dari Gaza Media, Senin (27/7/2026).
Ia menyatakan, selama menjabat sebagai perdana menteri, dirinya hampir selalu menghadiri forum diplomatik tingkat tinggi tersebut setiap tahun, kecuali jika kondisi keamanan menghalanginya.
Pernyataan itu muncul setelah Mamdani menyebut Netanyahu sebagai “penjahat perang” dan menyatakan ia tidak diterima di Kota New York.
Sebelumnya, Mamdani juga mendesak pemerintah Amerika Serikat untuk bergabung dengan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) guna melaksanakan surat perintah penangkapan yang telah dikeluarkan terhadap pemimpin Israel tersebut.
Namun, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menegaskan Netanyahu “tidak akan ditangkap” selama berada di Amerika Serikat.
Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada November 2024 mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di Gaza.




















