• Latest
  • Trending
  • All
9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

20 Mei 2026
Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!

Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!

20 Mei 2026
Situasi Makin Genting, Armada Dibajak Israel, Relawan GPCI Indonesia Hilang Kontak

Situasi Makin Genting, Armada Dibajak Israel, Relawan GPCI Indonesia Hilang Kontak

20 Mei 2026
Ayo Ikuti Fun Truf Mania Berhadiah Jutaan Rupiah

Ayo Ikuti Fun Truf Mania Berhadiah Jutaan Rupiah

20 Mei 2026
JMSI Tabagsel: Harkitnas ke-118, Mari Bersatu Demi Indonesia Kuat, Berdaulat dan Sejahtera

JMSI Tabagsel: Harkitnas ke-118, Mari Bersatu Demi Indonesia Kuat, Berdaulat dan Sejahtera

20 Mei 2026
Harkitnas ke-118, Bupati Madina Ajak Generasi Muda Jaga Kedaulatan Digital

Harkitnas ke-118, Bupati Madina Ajak Generasi Muda Jaga Kedaulatan Digital

20 Mei 2026
OJK: 54 Persen Investor Pasar Modal Indonesia Berusia di Bawah 30 Tahun

OJK: 54 Persen Investor Pasar Modal Indonesia Berusia di Bawah 30 Tahun

20 Mei 2026
Lindungi Ojol dari Risiko Jalanan, Rico Waas Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Driver di Medan

Lindungi Ojol dari Risiko Jalanan, Rico Waas Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Driver di Medan

20 Mei 2026
Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Rico Waas Tekankan Pelindungan ‘Tunas Bangsa’ dan Kedaulatan Digital

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Rico Waas Tekankan Pelindungan ‘Tunas Bangsa’ dan Kedaulatan Digital

20 Mei 2026
Tatap Piala AFF, Stadion Teladan Medan Bersolek dan Siap Gelar Piala AFF 2026

Tatap Piala AFF, Stadion Teladan Medan Bersolek dan Siap Gelar Piala AFF 2026

20 Mei 2026
Pemkab Karo Gelar Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118

Pemkab Karo Gelar Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118

20 Mei 2026
MTQ XXIV Kabupaten Karo Jadi Momentum untuk Menghasilkan Generasi Unggul dan Berkarakter

MTQ XXIV Kabupaten Karo Jadi Momentum untuk Menghasilkan Generasi Unggul dan Berkarakter

20 Mei 2026
Pakar Ekonomi UPER: Hilirisasi Biodiesel  Kunci Amankan Ekonomi Nasional Menuju B50

Pakar Ekonomi UPER: Hilirisasi Biodiesel  Kunci Amankan Ekonomi Nasional Menuju B50

20 Mei 2026
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

by Yunsigar
20 Mei 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

Ratusan aktivis Global Sumud Flotilla diperlakukan tak manusiawi oleh rezim Zionis Israel. (Foto: GSF/via gaza media

FacebookWhatsappTelegram

ASHDOD (HARIANSTAR.COM) – Penangkapan ratusan aktivis kemanusiaan internasional yang tergabung dalam misi pelayaran Global Sumud Flotilla (GSF) menuju Jalur Gaza menuai sorotan tajam.

Para aktivis, termasuk sembilan Warga Negara Indonesia (WNI), dilaporkan mendapat perlakuan tidak manusiawi setelah dicegat otoritas Israel di perairan internasional laut mediterania menuju Gaza.

Baca Juga

Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!

Situasi Makin Genting, Armada Dibajak Israel, Relawan GPCI Indonesia Hilang Kontak

Indonesia Kutuk Keras Israel yang Membajak Kapal GSF

Dikutip dari gaza media, Rabu (20/5/2026), informasi yang dihimpun dari sejumlah relawan dan jaringan solidaritas internasional menyebutkan, para peserta misi kemanusiaan tersebut diperlakukan layaknya pelaku teroris, kriminal berbahaya padahal mereka menjalankan misi tanpa kekerasan (non-violence) dan membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza.

Beberapa aktivis dilaporkan diikat tangannya, dipaksa berlutut hingga menundukkan kepala di bawah pengawasan aparat bersenjata. Perlakuan tersebut memicu kecaman dari berbagai pihak karena dianggap merendahkan martabat manusia dan bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia internasional.

Misi Global Sumud Flotilla sendiri merupakan pelayaran solidaritas internasional yang bertujuan menembus blokade Gaza dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina. Para peserta berasal dari berbagai negara dengan latar belakang aktivis kemanusiaan, tenaga medis, jurnalis, hingga relawan sipil.

Sembilan WNI diketahui turut berada dalam rombongan pelayaran tersebut. Hingga kini, kondisi para relawan Indonesia masih terus dipantau oleh jaringan kemanusiaan dan berbagai organisasi solidaritas Palestina di Tanah Air.

Menurut laporan terakhir, ratusan aktivis saat ini berada di wilayah Ashdod, Israel, setelah kapal mereka dicegat dan diarahkan oleh otoritas Israel. Belum ada kejelasan mengenai proses hukum maupun kemungkinan deportasi terhadap para peserta misi kemanusiaan tersebut.

Penahanan terhadap para aktivis ini kembali memunculkan kritik internasional terhadap kebijakan blokade Israel atas Jalur Gaza yang telah berlangsung bertahun-tahun. Banyak pihak menilai blokade tersebut telah memperparah krisis kemanusiaan di wilayah Palestina, terutama setelah meningkatnya serangan dan pembatasan bantuan kemanusiaan.

Sejumlah organisasi kemanusiaan internasional menegaskan bahwa pelayaran Global Sumud Flotilla dilakukan secara damai dan tidak membawa senjata. Bantuan yang dibawa dalam misi tersebut disebut berisi kebutuhan dasar dan dukungan kemanusiaan bagi warga Gaza yang selama ini hidup di tengah keterbatasan akibat blokade dan konflik berkepanjangan.

Kecaman juga datang dari berbagai elemen masyarakat sipil yang mendesak komunitas internasional segera turun tangan memastikan keselamatan para aktivis, termasuk para relawan asal Indonesia. Mereka meminta agar seluruh peserta misi dibebaskan dan diperlakukan sesuai standar hukum internasional serta prinsip kemanusiaan universal.

Situasi di Gaza sendiri hingga kini masih menjadi perhatian dunia internasional akibat memburuknya kondisi kemanusiaan, terbatasnya akses bantuan, serta tingginya jumlah korban sipil dalam konflik yang terus berlangsung.

 

Post Views: 43
Tags: 9 WNIDiperlakukanGSFOtoritas IsraelRatusan Aktivis KemanusiaanTidak Manusiawi
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!
HEADLINE

Polresta Deli Serdang Ungkap Keberadaan Ladang Ganja di Tanjung Morawa, Intip Kronologisnya!

20 Mei 2026
Situasi Makin Genting, Armada Dibajak Israel, Relawan GPCI Indonesia Hilang Kontak
HEADLINE

Situasi Makin Genting, Armada Dibajak Israel, Relawan GPCI Indonesia Hilang Kontak

20 Mei 2026
Indonesia Kutuk Keras Israel yang Membajak Kapal GSF
HEADLINE

Indonesia Kutuk Keras Israel yang Membajak Kapal GSF

20 Mei 2026
Empat WNI GSF Masih Berlayar di Sekitar Siprus
HEADLINE

Empat WNI GSF Masih Berlayar di Sekitar Siprus

19 Mei 2026
Israel Tahan Wartawan Indonesia Saat Misi Kemanusiaan GSF
HEADLINE

Israel Tahan Wartawan Indonesia Saat Misi Kemanusiaan GSF

19 Mei 2026
Bajak Kapal GSF, Spanyol Panggil Dubes Israel
HEADLINE

Bajak Kapal GSF, Spanyol Panggil Dubes Israel

19 Mei 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In