• Latest
  • Trending
  • All
9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

20 Mei 2026
Wajah Terduga Maling Motor Wanita Pengemudi Ojol Terekam CCTV

Wajah Terduga Maling Motor Wanita Pengemudi Ojol Terekam CCTV

7 Juli 2026
Wanita Driver Ojol Disabilitas Ditabrak Angkot, Motornya Dicuri

Wanita Driver Ojol Disabilitas Ditabrak Angkot, Motornya Dicuri

7 Juli 2026
Ditengah Pemakaman Khamenei, Israel Ancam Pemimpin Iran

Ditengah Pemakaman Khamenei, Israel Ancam Pemimpin Iran

7 Juli 2026
Pemkab Karo dan DPRD Sinergikan Pembahasan Ranperda Strategis

Pemkab Karo dan DPRD Sinergikan Pembahasan Ranperda Strategis

7 Juli 2026
Iran Tegaskan Tak Berdamai dengan AS dan Tidak Akui Israel

Iran Tegaskan Tak Berdamai dengan AS dan Tidak Akui Israel

7 Juli 2026
Memerintah Sejak 2007, Hamas Resmi Bubarkan Pemerintahannya di Gaza

Memerintah Sejak 2007, Hamas Resmi Bubarkan Pemerintahannya di Gaza

7 Juli 2026
Plt. Bupati Langkat Tegaskan Stabilitas Pemerintahan dan Komitmen Antikorupsi

Plt. Bupati Langkat Tegaskan Stabilitas Pemerintahan dan Komitmen Antikorupsi

7 Juli 2026
Rangkap Jabatan, Warga Demo Kades Karang Rejo Kecamatan Stabat

Rangkap Jabatan, Warga Demo Kades Karang Rejo Kecamatan Stabat

7 Juli 2026
Satres Narkoba Polres Karo Bakar Lokasi Konsumsi Sabu

Polres Karo Gerebek Barak Narkoba di Berastagi, Temukan Bong dan Plastik Klip Bekas Sabu

7 Juli 2026
Polrestabes Medan Bongkar Peredaran Vape Narkoba, 128 Pod Getar Disita dari Hotel

Polrestabes Medan Bongkar Peredaran Vape Narkoba, 128 Pod Getar Disita dari Hotel

7 Juli 2026
Polisi Gerebek Rumah Diduga Sarang Narkoba, Satu Orang Diamankan

Polisi Gerebek Rumah Diduga Sarang Narkoba, Satu Orang Diamankan

7 Juli 2026
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF

7 Juli 2026
Selasa, Juli 7, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

by Yunsigar
20 Mei 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

Ratusan aktivis Global Sumud Flotilla diperlakukan tak manusiawi oleh rezim Zionis Israel. (Foto: GSF/via gaza media

FacebookWhatsappTelegram

ASHDOD (HARIANSTAR.COM) – Penangkapan ratusan aktivis kemanusiaan internasional yang tergabung dalam misi pelayaran Global Sumud Flotilla (GSF) menuju Jalur Gaza menuai sorotan tajam.

Para aktivis, termasuk sembilan Warga Negara Indonesia (WNI), dilaporkan mendapat perlakuan tidak manusiawi setelah dicegat otoritas Israel di perairan internasional laut mediterania menuju Gaza.

Baca Juga

Wajah Terduga Maling Motor Wanita Pengemudi Ojol Terekam CCTV

Wanita Driver Ojol Disabilitas Ditabrak Angkot, Motornya Dicuri

Ditengah Pemakaman Khamenei, Israel Ancam Pemimpin Iran

Dikutip dari gaza media, Rabu (20/5/2026), informasi yang dihimpun dari sejumlah relawan dan jaringan solidaritas internasional menyebutkan, para peserta misi kemanusiaan tersebut diperlakukan layaknya pelaku teroris, kriminal berbahaya padahal mereka menjalankan misi tanpa kekerasan (non-violence) dan membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza.

Beberapa aktivis dilaporkan diikat tangannya, dipaksa berlutut hingga menundukkan kepala di bawah pengawasan aparat bersenjata. Perlakuan tersebut memicu kecaman dari berbagai pihak karena dianggap merendahkan martabat manusia dan bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia internasional.

Misi Global Sumud Flotilla sendiri merupakan pelayaran solidaritas internasional yang bertujuan menembus blokade Gaza dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina. Para peserta berasal dari berbagai negara dengan latar belakang aktivis kemanusiaan, tenaga medis, jurnalis, hingga relawan sipil.

Sembilan WNI diketahui turut berada dalam rombongan pelayaran tersebut. Hingga kini, kondisi para relawan Indonesia masih terus dipantau oleh jaringan kemanusiaan dan berbagai organisasi solidaritas Palestina di Tanah Air.

Menurut laporan terakhir, ratusan aktivis saat ini berada di wilayah Ashdod, Israel, setelah kapal mereka dicegat dan diarahkan oleh otoritas Israel. Belum ada kejelasan mengenai proses hukum maupun kemungkinan deportasi terhadap para peserta misi kemanusiaan tersebut.

Penahanan terhadap para aktivis ini kembali memunculkan kritik internasional terhadap kebijakan blokade Israel atas Jalur Gaza yang telah berlangsung bertahun-tahun. Banyak pihak menilai blokade tersebut telah memperparah krisis kemanusiaan di wilayah Palestina, terutama setelah meningkatnya serangan dan pembatasan bantuan kemanusiaan.

Sejumlah organisasi kemanusiaan internasional menegaskan bahwa pelayaran Global Sumud Flotilla dilakukan secara damai dan tidak membawa senjata. Bantuan yang dibawa dalam misi tersebut disebut berisi kebutuhan dasar dan dukungan kemanusiaan bagi warga Gaza yang selama ini hidup di tengah keterbatasan akibat blokade dan konflik berkepanjangan.

Kecaman juga datang dari berbagai elemen masyarakat sipil yang mendesak komunitas internasional segera turun tangan memastikan keselamatan para aktivis, termasuk para relawan asal Indonesia. Mereka meminta agar seluruh peserta misi dibebaskan dan diperlakukan sesuai standar hukum internasional serta prinsip kemanusiaan universal.

Situasi di Gaza sendiri hingga kini masih menjadi perhatian dunia internasional akibat memburuknya kondisi kemanusiaan, terbatasnya akses bantuan, serta tingginya jumlah korban sipil dalam konflik yang terus berlangsung.

 

Post Views: 332
Tags: 9 WNIDiperlakukanGSFOtoritas IsraelRatusan Aktivis KemanusiaanTidak Manusiawi
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Wajah Terduga Maling Motor Wanita Pengemudi Ojol Terekam CCTV
HEADLINE

Wajah Terduga Maling Motor Wanita Pengemudi Ojol Terekam CCTV

7 Juli 2026
Wanita Driver Ojol Disabilitas Ditabrak Angkot, Motornya Dicuri
HEADLINE

Wanita Driver Ojol Disabilitas Ditabrak Angkot, Motornya Dicuri

7 Juli 2026
Ditengah Pemakaman Khamenei, Israel Ancam Pemimpin Iran
HEADLINE

Ditengah Pemakaman Khamenei, Israel Ancam Pemimpin Iran

7 Juli 2026
Iran Tegaskan Tak Berdamai dengan AS dan Tidak Akui Israel
HEADLINE

Iran Tegaskan Tak Berdamai dengan AS dan Tidak Akui Israel

7 Juli 2026
Memerintah Sejak 2007, Hamas Resmi Bubarkan Pemerintahannya di Gaza
HEADLINE

Memerintah Sejak 2007, Hamas Resmi Bubarkan Pemerintahannya di Gaza

7 Juli 2026
Abaikan Gencatan Senjata, Israel Bombardir Lebanon Selatan
HEADLINE

Abaikan Gencatan Senjata, Israel Bombardir Lebanon Selatan

6 Juli 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In