• Latest
  • Trending
  • All
Perang dengan Iran, AS Krisis Amunisi

Perang dengan Iran, AS Krisis Amunisi

7 Maret 2026
Bobby Nasution Tutup Jamdasu XI, Hadiahi 19 Petugas Upacara Berangkat ke Jamnas 2026

Bobby Nasution Tutup Jamdasu XI, Hadiahi 19 Petugas Upacara Berangkat ke Jamnas 2026

12 Juli 2026
Bobby Nasution Bermalam Bersama Ribuan Pramuka, Api Unggun Kobarkan Semangat Jamdasu XI

Bobby Nasution Bermalam Bersama Ribuan Pramuka, Api Unggun Kobarkan Semangat Jamdasu XI

12 Juli 2026
PND Luncurkan Cluster Shorea, Siapkan Lebih dari 600 Rumah untuk Dukung Program 3 Juta Rumah

PND Luncurkan Cluster Shorea, Siapkan Lebih dari 600 Rumah untuk Dukung Program 3 Juta Rumah

11 Juli 2026
Tinjau UST Pleton Yonkav 6/NK, Pangdam I/BB Tekankan Profesionalisme dan Faktor Keamanan

Tinjau UST Pleton Yonkav 6/NK, Pangdam I/BB Tekankan Profesionalisme dan Faktor Keamanan

11 Juli 2026
ASN Asal Nias Tewas Diduga Jatuh dari Apartemen Skyview Setiabudi Medan

ASN Asal Nias Tewas Diduga Jatuh dari Apartemen Skyview Setiabudi Medan

11 Juli 2026
Kunjungi Pakpak Bharat, Manajer PT PP Taiwan -Indonesia Bahas Kerjasama

Kunjungi Pakpak Bharat, Manajer PT PP Taiwan -Indonesia Bahas Kerjasama

11 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Juhar Gotong Royong Bersama Warga, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Desa

Bhabinkamtibmas Polsek Juhar Gotong Royong Bersama Warga, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Desa

11 Juli 2026
Bobby Nasution Apresiasi SMA Negeri 1 Matauli Pandan: Sekolah Negeri Pertama di Indonesia Raih Otorisasi IB Diploma Programme

Bobby Nasution Apresiasi SMA Negeri 1 Matauli Pandan: Sekolah Negeri Pertama di Indonesia Raih Otorisasi IB Diploma Programme

10 Juli 2026
Pewarta Polrestabes Medan Bagikan Beras Lewat Program Jumat Barokah

Pewarta Polrestabes Medan Bagikan Beras Lewat Program Jumat Barokah

10 Juli 2026
RS Adam Malik Perkuat Layanan Paru dengan Alat EBUS untuk Diagnostik Penyakit

RS Adam Malik Perkuat Layanan Paru dengan Alat EBUS untuk Diagnostik Penyakit

10 Juli 2026
Plt. Bupati Langkat Sidak RSUD Tanjung Pura, Tegaskan Disiplin Demi Pelayanan Prima

Plt. Bupati Langkat Sidak RSUD Tanjung Pura, Tegaskan Disiplin Demi Pelayanan Prima

10 Juli 2026
Plt. Bupati Langkat Serahkan Kunci Rumah Layak Huni Untuk Warga Pematang Serai

Plt. Bupati Langkat Serahkan Kunci Rumah Layak Huni Untuk Warga Pematang Serai

10 Juli 2026
Minggu, Juli 12, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Perang dengan Iran, AS Krisis Amunisi

by Yunsigar
7 Maret 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Perang dengan Iran, AS Krisis Amunisi

Kompilasi foto alutsista Amerika Serikat. (Aljazeera.net/via gazamedia)

FacebookWhatsappTelegram

WASHINGTON (HARIANSTAR.COM) –
Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan menggelar pertemuan darurat di Gedung Putih pada Jumat (6/3/2026) untuk membahas percepatan produksi senjata, menyusul kekhawatiran meningkatnya penipisan stok amunisi AS akibat perang yang sedang berlangsung melawan Iran.

Dikutip dari gaza media, Sabtu (8/3/2026) pertemuan tersebut akan melibatkan para eksekutif dari perusahaan industri militer besar Amerika seperti Lockheed Martin dan RTX (Raytheon Technologies). Diskusi berfokus pada upaya mempercepat produksi persenjataan guna mengisi kembali persediaan yang mulai menipis.

Baca Juga

ASN Asal Nias Tewas Diduga Jatuh dari Apartemen Skyview Setiabudi Medan

Kisah Getir Fiah, Istri Korban Kecelakaan Pengemudi Mobil BMW di Medan yang Berjuang Dapatkan Keadilan

Piutang Menara Telekomunikasi Rp1,6 Miliar Jadi Sorotan, Diskominfostan Deli Serdang Bentuk Satgas Penagihan

Sumber yang mengetahui rencana tersebut menyebut Washington kini menghadapi kebutuhan mendesak untuk membangun kembali stok senjata, khususnya sistem pertahanan udara yang digunakan secara intensif dalam operasi militer di Timur Tengah.

Pemerintah AS juga disebut tengah mempertimbangkan pengajuan anggaran tambahan sekitar 50 miliar dolar untuk mengganti persenjataan yang telah digunakan dalam operasi tersebut. Nilai ini masih dapat berubah bergantung pada lamanya konflik berlangsung.

Kekhawatiran penipisan persenjataan
Kekhawatiran terkait krisis amunisi ini juga muncul di kalangan pejabat militer dan politisi Amerika. Laporan Washington Post menyebut para petinggi Pentagon khawatir konflik dengan Iran dapat berubah menjadi perang jangka panjang yang menguras stok sistem pertahanan udara AS.

Sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan bahwa penggunaan rudal pencegat berlangsung sangat intensif. Dalam banyak kasus, dibutuhkan dua hingga tiga rudal pencegat untuk memastikan satu rudal musuh berhasil dihancurkan.

Anggota senior Komite Angkatan Bersenjata DPR AS, Adam Smith, memperingatkan bahwa operasi militer ini akan memaksa Washington menghabiskan cadangan amunisi yang sudah berada di bawah tekanan.

“Pada tahap ini, proses itu sudah dimulai. Kita tidak bisa mengatakan kepada Iran bahwa sistem pertahanan rudal kita sudah habis dan meminta mereka berhenti sejenak,” ujarnya.

Kekhawatiran serupa sebelumnya juga disampaikan Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, yang memperingatkan Gedung Putih bahwa kekurangan amunisi serta minimnya dukungan militer dari sekutu dapat meningkatkan risiko operasi militer terhadap Iran.

Perang mahal melawan drone murah
Salah satu tantangan utama yang dihadapi militer AS adalah serangan drone Iran yang relatif murah namun efektif.

Iran dilaporkan mampu memproduksi lebih dari 5.000 drone setiap bulan, dengan biaya sekitar 50 ribu dolar per unit. Sebaliknya, rudal pencegat yang digunakan AS jauh lebih mahal, mencapai sekitar 4 juta dolar untuk rudal Patriot dan 12,8 juta dolar untuk rudal THAAD.

Ketimpangan biaya ini membuat perang udara melawan drone Iran menjadi sangat mahal bagi Washington. Seorang pejabat Kongres bahkan memperkirakan biaya perang yang sedang berlangsung dapat mencapai sekitar 1 miliar dolar per hari, menurut laporan majalah The Atlantic.

Ancaman bagi posisi global AS

Mantan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga memperingatkan bahwa perang berkepanjangan dengan Iran dapat melemahkan posisi strategis Amerika secara global.

Dalam sebuah podcast Bloomberg, Blinken mengatakan bahwa upaya untuk menciptakan perubahan besar di Iran akan membutuhkan fokus militer jangka panjang di Timur Tengah, yang berpotensi menguras persenjataan Amerika.

“Saya khawatir kita akan menghadapi skenario di mana arsenal Amerika terkuras secara besar-besaran, dan butuh waktu lama untuk membangunnya kembali,” kata Blinken. Menurutnya, situasi seperti itu dapat membuat Washington lebih rentan terhadap tekanan dari kekuatan besar lain seperti China dan Rusia.

Ia juga menyoroti ketimpangan biaya perang, di mana Amerika menggunakan rudal bernilai jutaan dolar untuk menghancurkan drone Iran yang nilainya hanya puluhan ribu dolar.

Eskalasi konflik

Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran sendiri meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Iran dilaporkan meluncurkan puluhan rudal dan drone ke berbagai target yang berkaitan dengan kepentingan AS di kawasan Timur Tengah.

Militer Amerika menyatakan telah menghancurkan lebih dari 1.000 target Iran, termasuk kapal, fasilitas rudal, dan pusat komando, dalam operasi yang berlangsung kurang dari dua hari.

Namun serangan balasan Iran terus berlanjut, bahkan beberapa di antaranya berhasil menembus pertahanan udara AS. Tiga tentara Amerika dilaporkan tewas dan lima lainnya mengalami luka serius dalam serangan terhadap fasilitas militer AS di kawasan tersebut.

Di tengah eskalasi ini, para pejabat di Washington kini mempertanyakan apakah stok rudal pencegat Amerika mampu menahan gelombang serangan Iran yang terus meningkat—atau justru konflik ini berisiko berkembang menjadi perang panjang yang menguras kemampuan militer AS.

 

Post Views: 252
Tags: ASIranKrisis AmunisiPerang
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

ASN Asal Nias Tewas Diduga Jatuh dari Apartemen Skyview Setiabudi Medan
HEADLINE

ASN Asal Nias Tewas Diduga Jatuh dari Apartemen Skyview Setiabudi Medan

11 Juli 2026
Kisah Getir Fiah, Istri Korban Kecelakaan Pengemudi Mobil BMW di Medan yang Berjuang Dapatkan Keadilan
HEADLINE

Kisah Getir Fiah, Istri Korban Kecelakaan Pengemudi Mobil BMW di Medan yang Berjuang Dapatkan Keadilan

9 Juli 2026
Piutang Menara Telekomunikasi Rp1,6 Miliar Jadi Sorotan, Diskominfostan Deli Serdang Bentuk Satgas Penagihan
HEADLINE

Piutang Menara Telekomunikasi Rp1,6 Miliar Jadi Sorotan, Diskominfostan Deli Serdang Bentuk Satgas Penagihan

9 Juli 2026
Ditahan Sejak 2024 dan Kondisi Kritis, Badan HAM PBB Desak Israel Bebaskan Dokter Hussam Abu Safia
HEADLINE

Ditahan Sejak 2024 dan Kondisi Kritis, Badan HAM PBB Desak Israel Bebaskan Dokter Hussam Abu Safia

8 Juli 2026
Jeda Sehari, Intip Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2026!
HEADLINE

Jeda Sehari, Intip Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2026!

8 Juli 2026
Comeback Dramatis Argentina Singkirkan Mesir dari Perhelatan Piala Dunia 2026
HEADLINE

Comeback Dramatis Argentina Singkirkan Mesir dari Perhelatan Piala Dunia 2026

8 Juli 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In