DELI SERDANG (HARIANSTAR.COM) – Seorang driver ojek online (ojol), yang akrap disapa Om Zen nyaris menjadi korban begal saat melintas di kawasan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (24/2/2026) malam.
Pria 45 tahun itu berhasil selamat setelah memutar arah dan meminta perlindungan warga serta prajurit TNI yang tengah berpatroli.
Peristiwa itu terjadi usai Om Zen mengantar penumpang dan hendak pulang ke rumah. Saat melintas di Jalan Soponyono yang sepi dan kondisi jalan rusak parah, dia tiba-tiba dipepet empat pria tak dikenal.
“Langsung saya putar arah. Kami kejar-kejaran di daerah sepi. Mereka ada empat orang, tapi saya tidak tahu pasti jenis kendaraan mereka karena gelap dan orangnya juga tidak kelihatan jelas,” ujarnya dalam salah satu rekaman video yang diterima, Rabu (25/2/2026).
Usai aksi kejar-berlangsung, komplotan pelaku akhirnya berbalik arah dan meninggalkan lokasi. Dalam kondisi ketakutan, Om Zen berhenti di rumah warga menyelamatkan diri. Tak lama berselang, dia bertemu personel TNI yang sedang berpatroli.
Bersama aparat tersebut, dia sempat kembali ke lokasi kejadian untuk mencari keberadaan kawanan pelaku. Namun, para terduga pelaku sudah tidak ditemukan. Selanjutnya korban diantar ke lokasi yang lebih aman.
Ketua Komunitas Komando Ojol Medan Bersatu (KOMBES), Said Muhammad Irfan Al Atas, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan mengaku terjun langsung ke lokasi bersama rekan-rekan ojol lainnya.
“Iya, ada salah satu rekan kita hampir dibegal. Setelah kita terima info di group dan rekan kita tersebut mengirim lokasi, kita langsung ke sana,” katanya.
Di lokasi, lanjut Irfan, rombongannya bertemu dengan personel TNI yang sedang berpatroli. Kedua rombongan itu sempat ke lokasi mencari keberadaan kawanan pelaku.
“Setelah kami keliling dengan TNI, kami diantarkan ke tempat yang lebih aman,” tuturnya.
Irfan mengimbau rekan-rekannya sesama driver ojol agar lebih waspada, terutama saat melintas di jalan sepi pada malam hingga dini hari.
“Kami mengingatkan seluruh rekan-rekan driver untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Jika merasa terancam, segera cari tempat ramai atau minta bantuan aparat,” ujarnya.



























