• Latest
  • Trending
  • All
Rupiah Belakangan Alami Tekanan, Defisit APBN Menjadi Salah Satu Akar Masalahnya

Rupiah Belakangan Alami Tekanan, Defisit APBN Menjadi Salah Satu Akar Masalahnya

9 Januari 2026
77 FC Tekuk Gibol Rantauprapat 4-1

77 FC Tekuk Gibol Rantauprapat 4-1

10 Januari 2026
Mohan ‘Anak Emas’ Binaan Rutan Tanjung Gusta

Mohan ‘Anak Emas’ Binaan Rutan Tanjung Gusta

10 Januari 2026
Bangun Komunikasi Cepat Bersama Warga, Sat Binmas Polres Tanah Karo Laksanakan Patroli Binaan

Bangun Komunikasi Cepat Bersama Warga, Sat Binmas Polres Tanah Karo Laksanakan Patroli Binaan

10 Januari 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Sosa Patroli dan Tinjau Pembentukan Pos Kamling

Bhabinkamtibmas Polsek Sosa Patroli dan Tinjau Pembentukan Pos Kamling

10 Januari 2026
Polsek Barumun Laksanakan Patroli Blue Light Jaga Keamanan Malam Hari

Polsek Barumun Laksanakan Patroli Blue Light Jaga Keamanan Malam Hari

10 Januari 2026
Melalui Jumat Berkah, Bupati Palas Jemput Aspirasi Masyarakat

Melalui Jumat Berkah, Bupati Palas Jemput Aspirasi Masyarakat

10 Januari 2026
Adhyaksa FC, Ujian Berat PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara

Adhyaksa FC, Ujian Berat PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara

10 Januari 2026
Viral! Link Video Botol Teh Pucuk Harum 1 Menit 50 Detik: Aksinya Bikin ‘Ngilu’

Viral! Link Video Botol Teh Pucuk Harum 1 Menit 50 Detik: Aksinya Bikin ‘Ngilu’

10 Januari 2026
Sosialisasi Visi Misi SMP Amalia Medan, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah Wujudkan Pendidikan Berkualitas

Sosialisasi Visi Misi SMP Amalia Medan, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah Wujudkan Pendidikan Berkualitas

10 Januari 2026
Rebut Puluhan Hadiah Gratisnya Melalui Kode Redeem ML Terbaru 10 Januari 2026

Rebut Puluhan Hadiah Gratisnya Melalui Kode Redeem ML Terbaru 10 Januari 2026

10 Januari 2026
Virus Super Flu Mulai Terdeteksi di Indonesia: Warga Diimbau Tak Panik!

Pasien Super Flu Meninggal di Bandung, Simak Faktanya!

10 Januari 2026
Kode Redeem FF 10 Januari 2026 Telah Rilis: Bertabur Hadiah Kejutan 

Kode Redeem FF 10 Januari 2026 Telah Rilis: Bertabur Hadiah Kejutan 

10 Januari 2026
Minggu, Januari 11, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Rupiah Belakangan Alami Tekanan, Defisit APBN Menjadi Salah Satu Akar Masalahnya

by Abi
9 Januari 2026
in EKONOMI
Rupiah Belakangan Alami Tekanan, Defisit APBN Menjadi Salah Satu Akar Masalahnya
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin menuturkan Pelemahan Rupiah belakangan ini khususnya dalam 5 tahun terakhir, memang tidak sepenuhnya hanya dikarenakan sentimen eksternal semata.

Jika melihat tren perkembangan USD Index, terlihat di awal tahun 2020 USD Index bergerak dikisaran 96.6, dan saat ini berada dikisaran 98.93. Terlihat USD Index alami penguatan yang berpeluang mendorong mata uang rivalnya, ujarnya Jumat (9/1).

Baca Juga

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Penghujung Libur Sekolah, Tiket Pesawat Garuda Medan-Jakarta Dibanderol Rp10 Juta

PEP Rantau Field Jaga Tradisi Kemanusiaan, Amanah Donatur Pertamina Tiba di Pesantren Aceh Tamiang

Nah kalau kita lihat kinerja mata uang Rupiahnya, maka trennya konsisten alami pelemahan. Di sekitar awal tahun 2020, Rupiah sempat dipedagangkan dikisaran angka 13.600-an per US Dolar, dan saat ini ditransaksikan dikisaran harga 16.700-an per US Dolar.

Belakangan ini, pergerakan USD Index itu tidak selalu diikuti dengan perubahan pola pergerakan Rupiah yang berlawanan arah.

Artinya tidak melulu saat USD Index naik, maka Rupiah lantas melemah dan sebaliknya. Dan belakangan ini, Menter Keuangan Purbaya memaparkan bahwa defisit APBN di tahun 2025 sebesar 2.9%, atau nyaris menyentuh batas 3% terhadap PDB. Fiskal memang bisa menjadi salah satu masalah pemicu pelemahan Rupiah, katanya.

Dengan defisit yang nyaris 3% tersebut pemerintah akan dipaksa kerja keras untuk menurunkannya. Atau setidaknya untuk menjaganya tidak melewati angka 3%. Guna menekan defisit APBN membutuhkan dorongan dana yang bisa dioptimalkan dari penerimaan pajak. Menutupnya dengan menekan pengeluaran atau efisiensi.

“Menjaga defist dan mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi tantangan terbesar pemerintah pada tahun fiskal 2026 ini. Meskipun bisa juga diatasi dengan mendorong investasi dan mendorong sektor swasta untuk masuk (investasi) membiayai pembangunan. Namun tekanan ekonomi global begitu hebat di tahun 2026 ini.”paparnya.

Pemerintah bisa saja melakukan penutupan kebocoran agar bisa mendapatkan likuiditas lebih untuk menopang APBN. Salah satu harapannya adalah belanja pembangunan yang bisa dilakukan oleh Danantara, mengingat deviden perusahaan pemerintah mengalami ke Danantara saat ini, ujarnya.

Namun disisi lain kemampuan pemerintah mendapatkan setoran pajak dipertanyakan di tahun yang penuh tekanan ini. Dan mata uang Rupiah dengan sendirinya nanti akan menciptakan titik keseimbangan baru, ucapnya.

Dan surplus pada neraca perdagangan, tidak sepenuhnya menggambarkan bahwa kinerja ekspor terus mengalami pemulihan. Kita perlu mewaspadai bahwa China sebagai salah satu mitra dagang utama kita kinerja ekonominya melambat. Surplus justru ditopang oleh penurunan kinerja impor yang membuat surplus tetap terlihat memukau, ungkapnya.

Sehingga surplus tidak sepenuhnya bisa dijadikan landasan fundamental untuk memperbaiki kinerja mata uang Rupiah.

Sehingga BI akan mendapatkan beban tambahan dalam menjaga mata uang Rupiah. Jadi menurut hemat saya selama tekanan pada fiskal berlanjut, maka Rupiah masih berpeluang utnuk melemah terhadap US Dolar,tutup Gunawan. (Abi)

Post Views: 197
Tags: AkarAlamiAPBNbelakanganDefisitMasalahnyaMenjadiRupiahSalahSatuTekanan
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global
EKONOMI

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

9 Januari 2026
Penghujung Libur Sekolah, Tiket Pesawat Garuda Medan-Jakarta Dibanderol Rp10 Juta
EKONOMI

Penghujung Libur Sekolah, Tiket Pesawat Garuda Medan-Jakarta Dibanderol Rp10 Juta

9 Januari 2026
PEP Rantau Field Jaga Tradisi Kemanusiaan, Amanah Donatur Pertamina Tiba di Pesantren Aceh Tamiang
EKONOMI

PEP Rantau Field Jaga Tradisi Kemanusiaan, Amanah Donatur Pertamina Tiba di Pesantren Aceh Tamiang

8 Januari 2026
DJP Catat Lonjakan Pelaporan SPT Tahunan Lewat Coretax di Awal 2026
EKONOMI

DJP Catat Lonjakan Pelaporan SPT Tahunan Lewat Coretax di Awal 2026

5 Januari 2026
Stasiun Gas Pagardewa, Penggerak Utama Penyaluran Gas Bumi Sumatera hingga Jawa
EKONOMI

Stasiun Gas Pagardewa, Penggerak Utama Penyaluran Gas Bumi Sumatera hingga Jawa

4 Januari 2026
AZKO Hadirkan Solusi Cerdas Kurangi Kerugian Saat Banjir
EKONOMI

AZKO Hadirkan Solusi Cerdas Kurangi Kerugian Saat Banjir

1 Januari 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In