SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Polres Samosir melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) berhasil melakukan upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan juga peredaran gelap narkoba (P4GN), serta pergaulan bebas serta kenakalan remaja di Samosir.
Kegiatan berjalan sukses dan mendapat dukungan dari pelajar SMA Negeri 1 Ronggurnihuta.
KBO Sat Binmas Aipda HL Situmorang bersama dua rekannya secara langsung memberikan bimbingan dan sosialisasi kepada siswa/siswi SMA Negeri 1 Ronggurnihuta mengenai bahaya narkoba atas dampak negatifnya. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran pelajar akan menentukan masa depan pribadinya juga menyadari generasi penerus bangsa.
Selain itu, Sat Binmas membahas masalah kenakalan remaja, termasuk perkelahian, penyalahgunaan media internet dan perjudian. Mereka juga menyoroti kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja yang menjadi permasalahan di Kabupaten Samosir.
Terkait masalah narkoba, Sat Binmas mengajukan pertanyaan kepada pelajar “apakah ada yang sudah mengenal narkoba ?” Namun pelajar SMA Negeri 1 Ronggurnihuta menjawab “belum mengenal narkoba”. Selanjutnya dijelaskan terkait jenis narkoba dan dampaknya yang dapat merusak saraf manuasi yang menyebabkan gangguan mental, gangguan kesehatan, terlambat berfikir dan meninggal dunia.
Aipda HL Situmorang menjelaskan bahwa Polres Samosir telah berhasil menangkap pelaku bandar ganja sebanyak dua kali tahun 2023, sementara pada tahun sebelumnya juga telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku penanam ganja dan temuan ladang ganja.
Penyuluhan, disertakan penjelasan dan gambar mengenai narkoba jenis ganja, Senin (8/10/2023).
Terkait kenakalan remaja, Polres Samosir dan Polsek Jajaran sudah memberikan himbauan terkait peraturan berlalu lintas kepada pelajar dalam pelaksanaan upacara bulanan di sekolah. Mereka juga melakukan pembinaan terhadap pemilik warnet untuk memastikan remaja tidak menggunakan fasilitas untuk hal yang tidak bermanfaat. Upaya tersebut bertujuan mengurangi perilaku berbahaya seperti balapan liar, penggunaan knalpot blong dan menjajah video tak senonoh menggunakan HP ataupun di warnet.
Untuk menekan angka kenakalan remaja, Polres Samosir, Polsek Jajaran, TNI bersama Sat Pol PP sudah melaksanakan Rajia Kasih Sayang yakni menertipkan pelajar yang bolos sekolah, pemuda yang keluar rumah sampai larut malam dan remaja yang melakukan perjudian. Kalau di Samosir, remaja / pelajar diketahui berjudi jenis TUO (tebak KOIN).
Sat Binmas juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendidik dan mengawasi pergaulan sehari-hari anak-anak mereka. Demikian pula, guru dan pihak sekolah diminta untuk berperan aktif membina dan mengingatkan siswanya tentang bahaya narkoba dan kenakalan remaja.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari guru dan pelajar SMA Negeri 1 Ronggurnihuta. Sebagai tanda komitmen mereka dalam melawan narkoba, pelajar tersebut membuat video pernyataan sikap dengan motto “MENOLAK NARKOBA, PRESTASI YESS,” yang menandai akhir dari kegiatan ini. Semoga penyuluhan ini dapat meningkatkan kesadaran pelajar tentang bahaya narkoba dan menginspirasi mereka untuk menjadi agen perubahan anti-narkoba di lingkungan mereka. (JB Rumapea)


























