• Latest
  • Trending
  • All
17 Tahun Mengabdi Sebagai Guru, Mengantar Rukiah Jadi PPPK

17 Tahun Mengabdi Sebagai Guru, Mengantar Rukiah Jadi PPPK

9 Januari 2025
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bersama Direktur Infrastruktur, Proyek & Asset Integrity Tinjau Kesiapan Fasilitas Energi dan Berbagi Kebahagiaan dalam Safari Ramadan

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bersama Direktur Infrastruktur, Proyek & Asset Integrity Tinjau Kesiapan Fasilitas Energi dan Berbagi Kebahagiaan dalam Safari Ramadan

14 Maret 2026
Siapkan Invasi Darat ke Iran, AS Kerahkan Ribuan Marinir ke Timur Tengah

Siapkan Invasi Darat ke Iran, AS Kerahkan Ribuan Marinir ke Timur Tengah

14 Maret 2026
Irdam I/BB Hadiri Pembukaan Bazar Ramadan TNI Terpusat Menyambut Idul Fitri 1447 H Secara Vidcon di Lapangan Benteng Medan

Irdam I/BB Hadiri Pembukaan Bazar Ramadan TNI Terpusat Menyambut Idul Fitri 1447 H Secara Vidcon di Lapangan Benteng Medan

14 Maret 2026
Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Medan Deli dan Bengkok, Stok Bapokting Aman dan Harga Relatif Stabil

Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Medan Deli dan Bengkok, Stok Bapokting Aman dan Harga Relatif Stabil

14 Maret 2026
Forwaka Karo dan Kejari Karo Berbagi Takjil Gratis di Bulan Ramadan

Forwaka Karo dan Kejari Karo Berbagi Takjil Gratis di Bulan Ramadan

14 Maret 2026
Gencarkan Pangan Murah, BULOG Sumut Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran

Gencarkan Pangan Murah, BULOG Sumut Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran

14 Maret 2026
Dialog Multipihak Dorong Pemulihan Lanskap Aceh dan Sumatra Utara Pascabencana

Dialog Multipihak Dorong Pemulihan Lanskap Aceh dan Sumatra Utara Pascabencana

14 Maret 2026
Baitulmaal Muamalat Sumut Hadirkan Ramadan Inklusi bagi Sahabat Disabilitas Muslim Medan

Baitulmaal Muamalat Sumut Hadirkan Ramadan Inklusi bagi Sahabat Disabilitas Muslim Medan

14 Maret 2026
Menjelang Hari Raya Idul Fitri,Buapati Pakpak Bharat Bagikan 6.486 Bantuan Pangan Kepada Masyrakat

Menjelang Hari Raya Idul Fitri,Buapati Pakpak Bharat Bagikan 6.486 Bantuan Pangan Kepada Masyrakat

14 Maret 2026
Presiden, Wapres, dan KMP Tunaikan Zakat Terkumpul Rp3,8 M

Presiden, Wapres, dan KMP Tunaikan Zakat Terkumpul Rp3,8 M

14 Maret 2026
Pembunuhan Wanita dalam Kontainer Digelar 40 Adegan

Pembunuhan Wanita dalam Kontainer Digelar 40 Adegan

14 Maret 2026
Bupati Karo Tinjau Jalan Rusak dan Drainase di Desa Cinta Rakyat

Bupati Karo Tinjau Jalan Rusak dan Drainase di Desa Cinta Rakyat

14 Maret 2026
Minggu, Maret 15, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home PENDIDIKAN

17 Tahun Mengabdi Sebagai Guru, Mengantar Rukiah Jadi PPPK

by Yunsigar
9 Januari 2025
in PENDIDIKAN
17 Tahun Mengabdi Sebagai Guru, Mengantar Rukiah Jadi PPPK
FacebookWhatsappTelegram

BINANGA (HARIANSTAR.COM) – Menjadi guru honorer selama 17 tahun, dijalani dengan Ikhlas dan penuh kesabaran.

Hal itulah yang dijalani Rukiah Khairani Sipahutar, S.Pd (41), seorang tenaga honorer di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padang Lawas.

Baca Juga

Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah, Begini Pandangan dari Pakar UPER!

Mahasiswa UPER Tembus Top 5 Google Student Ambassador

Menyikapi Polemik Masa Pengabdian Penerima Beasiswa, Ketahui 2N+1, Aturan Wajib Penerima Beasiswa LPDP

Pengabdian tulus akhirnya membuahkan hasil, lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK) melalui pengumuman resmi yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada Rabu (1/5/2025) malam.

Wanita yang hobi jalan-jalan dan memasak ini mengisahkan perjalanan hidupnya yang mengabdi sebagai honorer sampai akhirnya kini resmi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK, Rabu (9/1/2025).

Selama 17 tahun bekerja di madrasah, Rukiah menghadapi berbagai tantangan, baik dalam aspek finansial maupun emosional. Namun, semangatnya untuk mencerdaskan anak bangsa dan mengabdi kepada dunia pendidikan tidak pernah surut.

“Saya mulai bekerja sebagai tenaga honorer pada tahun 2008, dengan harapan bisa memberikan kontribusi dalam mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak. Meski penuh tantangan, saya merasa ini adalah jalan hidup yang harus saya jalani dengan penuh tanggung jawab,” kenang Rukiah, dengan mata yang berbinar.

Setiap hari, ia datang lebih awal dan pulang lebih larut dibandingkan dengan tenaga pengajar lainnya. Meskipun tidak memiliki jaminan pekerjaan yang pasti, Rukiah tetap berkomitmen memberikan pengajaran terbaik kepada siswa-siswi di MAN 2 Padang Lawas. Ia mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris, dan dikenal sangat dekat dengan para siswa yang selalu sabar dan penuh perhatian dalam membimbing mereka.

Namun, perjuangannya sebagai tenaga honorer tidaklah tanpa tantangan. Gaji yang tidak menentu dan ketiadaan jaminan pensiun menjadi beban berat yang harus ia tanggung selama bertahun-tahun.

“Terkadang, gaji yang diterima sangat kecil, bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, saya selalu berusaha untuk tidak mengeluh, karena bagi saya, setiap anak yang saya ajar adalah kebahagiaan tersendiri,” tuturnya.

Selama perjalanan panjangnya, Rukiah juga merasakan betapa sulitnya harapan akan pengakuan yang lebih bagi tenaga honorer. Ia berharap, suatu saat nanti, tenaga honorer seperti dirinya bisa mendapatkan perhatian lebih, baik dalam hal kesejahteraan maupun status pekerjaan yang lebih jelas.

“Saya hanya ingin ada kejelasan dan penghargaan terhadap kerja keras kami,” ungkapnya.

Rukiah berharap perjuangannya selama 17 tahun sebagai tenaga honorer bisa menginspirasi generasi penerus dan memberikan semangat untuk terus berjuang, meskipun dalam kondisi yang sulit. “Mungkin pengakuan itu datang terlambat, tapi saya yakin setiap pengabdian akan selalu mendapat tempat di hati anak-anak didik saya,” katanya dengan senyum tulus.

“Saya berkomitmen untuk mengabdi sebagai pegawai PPPK, sekaligus terus melakukan pengembangan diri, baik dalam mengajar maupun dalam karir. Selain itu, saya juga berencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar di dunia pendidikan,” ungkapnya.

Rukiah mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada kedua orang tua, suami, mertua, saudara-saudari, teman sejawat, serta siswa-siswi tercinta yang telah memberikan doa dan dukungannya. Tanpa mereka perjalanan ini tidak akan mungkin dilalui.

Sementara Sahat Parulian, S.Pd.I., SH, Kepala MAN 2 Padang Lawas, mengungkapkan kekagumannya terhadap dedikasi yang diberikan oleh Rukiah. “Ibu Rukiah adalah salah satu contoh nyata perjuangan tanpa pamrih. Meskipun tidak mendapatkan imbalan yang setimpal, beliau tetap mengajar dengan sepenuh hati dan selalu hadir untuk siswa-siswi Madrasah kami. Kami sangat berterima kasih atas dedikasi beliau yang luar biasa,” ucapnya. (YS)

Post Views: 104
Tags: 17 TahunMengabdi Sebagai GuruPPPKRukiah
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah, Begini Pandangan dari Pakar UPER!
PENDIDIKAN

Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah, Begini Pandangan dari Pakar UPER!

11 Maret 2026
Mahasiswa UPER Tembus Top 5 Google Student Ambassador
PENDIDIKAN

Mahasiswa UPER Tembus Top 5 Google Student Ambassador

27 Februari 2026
Menyikapi Polemik Masa Pengabdian Penerima Beasiswa, Ketahui 2N+1, Aturan Wajib Penerima Beasiswa LPDP
HEADLINE

Menyikapi Polemik Masa Pengabdian Penerima Beasiswa, Ketahui 2N+1, Aturan Wajib Penerima Beasiswa LPDP

24 Februari 2026
UPER dan PF, Fondasi Pertamina dalam Menjawab Tantangan Transisi Energi
PENDIDIKAN

UPER dan PF, Fondasi Pertamina dalam Menjawab Tantangan Transisi Energi

19 Februari 2026
HPN 2026, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Independensi Pers
PENDIDIKAN

HPN 2026, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Independensi Pers

10 Februari 2026
31 Siswa MAN 2 Padangsidimpuan Raih Enam Medali di Kompetisi Riset Internasional
PENDIDIKAN

31 Siswa MAN 2 Padangsidimpuan Raih Enam Medali di Kompetisi Riset Internasional

9 Februari 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In