![]() |
| Ketua Karang Taruna Kota Medan, Yopie H.I Batubara,SE. |
MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Pernyataan politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Panda Nababan yang menyebut Wali Kota Medan Bobby Nasution minim prestasi, menuai sorotan!
Ketua Karang Taruna Kota Medan, Yopie H I Batubara SE, menilai pernyataan Panda itu tidak pas. Mengingat, Bobby Nasution yang notabene adalah kader PDIP sendiri.
“Sebagai tokoh senior apalagi dari PDIP, di mana Pak Walikota Medan juga merupakan kader PDIP, pernyataan Pak Panda Nababan tidak pas. Nanti ada beberapa poin yang akan saya sampaikan,” ucap Yopie, ketika ditemui Media ini, Senin (03/07/2023).
Yopie menilai, meski Pak Bobby Nasution menantu Presiden, tapi kita merasakan sendiri beliau mampu menunjukkan kinerja yang bagus.
Menurutnya, hal itu terlihat dari masifnya pembangunan di Kota Medan yang telah dilakukan Bobby Nasution sebagai Wali Kota Medan. Dan hasil pembangunan itu telah mendapatkan respons positif dan antusiasme dari masyarakat Medan.
“Bisa dilihat pembangunan di Kota Medan yang telah dilaksanakan Pak Wali seperti apa, hampir semua orang menilai bagus. Bahkan banyak orang dari luar Medan, seperti di wilayah Deli Serdang pun, ingin pembangunan seperti ini dilaksanakan di daerah mereka,” katanya.
Menurutnya, sikap Panda Nababan yang mengungkapkan pernyataan itu justru kurang bijaksana.
Yopie pun menyebut poin-pon pembangunan dan kinerja Walikota Medan Bobby Nasution. Diantaranya, program layanan kesehatan UHC, yang mengcover lebih kurang 600 ribu jiwa warga Kota Medan.
“Saat bencana alam, terjadi di Kota Medan, Walikota Medan Bobby Nasution juga cepat bertindak dan langsung turun ke lokasi. Begitu juga program pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pogram bedah rumah. Bobby Nasution patut diapresiasi,” ujar Yopie.
Melalui program bedah rumah, lanjutnya, Bobby Nasution telah menyerahkan sebanyak 22 kunci rumah kepada warga yang bermukim di Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai.
Tak hanya itu, Pemko Medan juga telah melakukan perbaikan rumah warga yang masuk dalam kategori rumah tidak layak huni (RTLH). (Red)



























