• Latest
  • Trending
  • All
Sekam Padi Jadi Solusi Limbah: UPER Masuk Daftar Top 2 Persen Ilmuwan Dunia

Sekam Padi Jadi Solusi Limbah: UPER Masuk Daftar Top 2 Persen Ilmuwan Dunia

17 Oktober 2025
ADVERTISEMENT
Plt DPC PPP Kabupaten Langkat Mas’ud Gelar Rapat Panitia Muscab di Kecamatan Stabat

Plt DPC PPP Kabupaten Langkat Mas’ud Gelar Rapat Panitia Muscab di Kecamatan Stabat

19 September 2026
Keluarga Mohon Pemerintah Percepat Pemulangan Jenazah Mahmul Hatopan dari Kamboja

Keluarga Mohon Pemerintah Percepat Pemulangan Jenazah Mahmul Hatopan dari Kamboja

19 September 2026
760 Atlet Ikuti Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Antarkecamatan Piala Wali Kota Medan

760 Atlet Ikuti Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Antarkecamatan Piala Wali Kota Medan

19 September 2026
Jaga Layanan Publik Tetap Aman, Pemko Medan Perkuat Kesadaran Keamanan SPBE

Jaga Layanan Publik Tetap Aman, Pemko Medan Perkuat Kesadaran Keamanan SPBE

19 September 2026
PSMS Medan Target 3 Poin, Persiku Kudus Korban Pertama?

PSMS Medan Target 3 Poin, Persiku Kudus Korban Pertama?

19 September 2026
Bobby Nasution dan Kementerian PKP Kolaborasi Sediakan Hunian Layak bagi Masyarakat

Bobby Nasution dan Kementerian PKP Kolaborasi Sediakan Hunian Layak bagi Masyarakat

19 September 2026
Wujud Kepedulian Sosial, PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu Salurkan Bantuan Sembako

Wujud Kepedulian Sosial, PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu Salurkan Bantuan Sembako

19 September 2026
Peduli Korban MBG: Pemkab Karo Jenguk Pelajar SMKN Merdeka di Rumah Sakit Amanda

Peduli Korban MBG: Pemkab Karo Jenguk Pelajar SMKN Merdeka di Rumah Sakit Amanda

18 September 2026
Polrestabes Medan Gulung Sindikat Curanmor Libatkan Pecatan TNI, 2 Ditembak

Polrestabes Medan Gulung Sindikat Curanmor Libatkan Pecatan TNI, 2 Ditembak

18 September 2026
Pemkab Karo Buka Business Matching and Community Market Linkage Expo 2026

Pemkab Karo Buka Business Matching and Community Market Linkage Expo 2026

18 September 2026
Polsek Medan Kota Tangkap 2 Residivis Curanmor saat Beraksi di Jalan Air Bersih

Polsek Medan Kota Tangkap 2 Residivis Curanmor saat Beraksi di Jalan Air Bersih

18 September 2026
Nekat! Kakek Edarkan Ganja di Bunga Cempaka Ditangkap Polisi

Nekat! Kakek Edarkan Ganja di Bunga Cempaka Ditangkap Polisi

18 September 2026
Sabtu, September 19, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home KESEHATAN

Sekam Padi Jadi Solusi Limbah: UPER Masuk Daftar Top 2 Persen Ilmuwan Dunia

by Ratih
17 Oktober 2025
in KESEHATAN, SEREMONI
Sekam Padi Jadi Solusi Limbah: UPER Masuk Daftar Top 2 Persen Ilmuwan Dunia

Dr. Nonni Soraya Sambudi, dosen Prodi Teknik Kimia sekaligus peneliti perempuan. [Ist]

FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – Pencemaran air akibat limbah industri dan pertanian kian menjadi perhatian dunia.

Menurut Bank Dunia (2020), sekitar 80 persen air limbah global masih dibuang langsung ke lingkungan tanpa pengolahan memadai.

Baca Juga

Peduli Korban MBG: Pemkab Karo Jenguk Pelajar SMKN Merdeka di Rumah Sakit Amanda

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

Catat! 5 Makanan Ini Paling Buruk untuk Jantung, Terakhir Favoritnya Orang Indonesia

Akibatnya, logam berat dan zat warna berbahaya menumpuk di sungai dan danau, merusak ekosistem, mengancam kesehatan manusia, dan mengganggu rantai makanan.

Laporan Kementerian Lingkungan Hidup (2025) bahkan mencatat 70,70 persen kualitas air sungai di Indonesia masuk kategori tercemar sedang hingga berat, terutama oleh limbah domestik dan industri.

Mencari solusi yang efektif, murah, dan ramah lingkungan menjadi tantangan besar bagi para ilmuwan.

Salah satu terobosan datang dari Universitas Pertamina (UPER) melalui penelitian yang dipimpin oleh Dr. Nonni Soraya Sambudi, dosen Prodi Teknik Kimia sekaligus peneliti perempuan.

Dr. Nonni baru saja masuk daftar Top 2 persen Scientists Worldwide versi Stanford University, menempati peringkat 181.869 dari 210.000 ilmuwan dunia.

Dalam riset terbarunya, Dr. Nonni memanfaatkan sekam padi, limbah pertanian yang produksinya mencapai 156 juta ton per tahun secara global, untuk dibuat menjadi carbon quantum dots (CQDs) — partikel karbon berukuran nano yang bisa berpendar di bawah cahaya tertentu.

Material ini kemudian diuji untuk menguraikan zat warna berbahaya seperti methylene blue dan menyerap ion logam tembaga (Cu²⁺) dari air.

Dengan menggunakan metode hidrotermal yang hemat energi, tim peneliti menemukan bahwa CQDs yang ditambahkan nitrogen (N) dan bismuth (Bi) bekerja lebih efektif, sehingga proses pemurnian air berlangsung lebih cepat dan efisien.

Ubah Limbah Menjadi Material Pecahkan Masalah Pencemaran

Dr. Nonni Soraya Sambudi, dosen Prodi Teknik Kimia sekaligus peneliti perempuan. [Ist] 
“Penelitian ini sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular. Kami berusaha mengubah limbah yang awalnya tidak bernilai menjadi material yang bisa membantu memecahkan masalah pencemaran air bahkan 60 persen efektif menghilangkan logam berat serta 70 persen dalam kemampuan degradasi dari zat warna,” ujar Dr. Nonni.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Prestasi Dr. Nonni menunjukkan bahwa riset dari kampus Indonesia dapat berkontribusi nyata bagi dunia. Temuan ini sejalan dengan misi UPER untuk menghadirkan solusi berbasis sains dan teknologi bagi tantangan keberlanjutan, sekaligus menginspirasi generasi muda dan perempuan untuk terus aktif melakukan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain dikenal melalui prestasi publikasi internasional, Dr. Nonni memiliki rekam jejak penelitian yang kuat.

Minat risetnya mencakup sintesis carbon quantum dots untuk drug delivery, polimer komposit, adsorpsi, dan proses fotokatalitik. Dr. Nonni telah mendapatkan berbagai hibah penelitian terkait pemanfaatan CQDs untuk menghilangkan polutan organik secara fotokatalitik, mendeteksi dan menyerap logam berat dalam lingkungan perairan, serta memulihkan logam melalui teknologi membran.

Perhatian khusus diberikan pada modifikasi CQDs melalui doping dan fungsionalisasi untuk meningkatkan performa fotokatalitik.

Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Dr. Nonni di kancah akademik internasional.

Berdasarkan data Scopus 2025 — salah satu basis data ilmiah terbesar di dunia yang mencatat publikasi, sitasi, dan dampak penelitian dari berbagai universitas dan lembaga riset — Dr. Nonni telah menerbitkan 109 publikasi ilmiah yang dikutip sebanyak 2.889 kali oleh peneliti lain.

“Riset bukan sekadar angka publikasi, melainkan jalan untuk memperkaya ilmu pengetahuan dan menjawab permasalahan nyata yang kita hadapi. Saya juga selalu melibatkan mahasiswa dalam penelitian, karena saya ingin mereka belajar bahwa riset bisa menjadi sarana kontribusi untuk masyarakat,” tuturnya.

Sebagai salah satu peneliti perempuan Indonesia di bidang teknik kimia, Dr. Nonni diharapkan dapat membuka jalan bagi lebih banyak perempuan untuk berkarya di dunia sains dan teknologi. Keberhasilan penelitian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan peneliti muda untuk ikut serta dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan.

Jika kelak diaplikasikan secara luas, hasil riset ini dapat membantu Indonesia mengurangi pencemar air hingga 30 persen pada 2030.

Post Views: 465
Tags: Ilmuwan DunialimbahPertaminaSekam PadiSolusiTop 2 PersenUniversitasUper
ShareSendShare
Ratih

Ratih

Baca Juga

Peduli Korban MBG: Pemkab Karo Jenguk Pelajar SMKN Merdeka di Rumah Sakit Amanda
KESEHATAN

Peduli Korban MBG: Pemkab Karo Jenguk Pelajar SMKN Merdeka di Rumah Sakit Amanda

18 September 2026
BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon
KESEHATAN

BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon

9 September 2026
Catat! 5 Makanan Ini Paling Buruk untuk Jantung, Terakhir Favoritnya Orang Indonesia
HEADLINE

Catat! 5 Makanan Ini Paling Buruk untuk Jantung, Terakhir Favoritnya Orang Indonesia

9 September 2026
Kajari Karo Lantik Sejumlah Pejabat Baru
SEREMONI

Kajari Karo Lantik Sejumlah Pejabat Baru

9 September 2026
Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut
KESEHATAN

Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut

3 September 2026
Batuk Menetap Bisa Jadi Sinyal Penyakit Serius, Kenali dan Periksa Sejak Dini
KESEHATAN

Batuk Menetap Bisa Jadi Sinyal Penyakit Serius, Kenali dan Periksa Sejak Dini

31 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In