MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Konsulat Jenderal India di Medan memperingati Hari Maharashtra pada Kamis, 22 Januari 2026, dengan menyelenggarakan program akademik bertajuk “Bridging Borders: Strengthening India–Indonesia Partnership in Higher Education for a Sustainable Future.” Kegiatan ini berlangsung di Lotus 2, Hotel Aryaduta, Medan, Kamis (22/1/2026).
Acara tersebut mempertemukan akademisi, praktisi pendidikan, dan mahasiswa untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi antara India dan Indonesia di bidang pendidikan tinggi. Lebih dari 100 peserta hadir, termasuk akademisi dan mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Medan.
Sejumlah pimpinan perguruan tinggi turut menghadiri kegiatan ini, di antaranya Rektor Universitas Dharmanwangsa, Wakil Rektor Universitas Methodist Indonesia, Wakil Direktur Kerja Sama Internasional Universitas Sumatera Utara (USU), serta mahasiswa dari USU, Universitas Sari Mutiara, dan perguruan tinggi lainnya. Perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga turut berpartisipasi.
Program ini menyoroti peluang pendidikan akademik dan teknis di Negara Bagian Maharashtra, India, yang dikenal sebagai salah satu pusat unggulan pendidikan tinggi, penelitian, inovasi, dan pelatihan profesional di India. Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, menyampaikan bahwa pihaknya secara aktif menjalin kerja sama dengan berbagai universitas di Pulau Sumatra untuk menghubungkan mereka dengan institusi pendidikan tinggi di India.
“Kami mendorong kolaborasi konkret seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, kerja sama penelitian, serta bentuk kemitraan akademik lainnya,” ujar Ravi Goel.
Acara ini turut dimuliakan dengan kehadiran Konsul Jenderal India di Medan sebagai tamu kehormatan. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam Kemitraan Strategis India–Indonesia. Menurutnya, pertukaran akademik dan kerja sama kelembagaan berperan penting dalam memperkuat hubungan jangka panjang antarmasyarakat kedua negara.
Sesi diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Dr. Gauri Kopardekar, Profesor ICCR Chair dari India; Asima Yanti Siahaan, Sekretaris Program Studi Administrasi Publik Universitas Sumatera Utara; serta Prof. Dr. Ir. Ermita, Wakil Rektor Universitas Methodist Indonesia. Para narasumber membahas sistem pendidikan tinggi di India, skema beasiswa, mobilitas akademik, serta prospek kerja sama pendidikan antara institusi di India khususnya Maharashtra dan Indonesia.
Dalam diskusi tersebut, penekanan diberikan pada peluang pengembangan kerja sama pendidikan antara India dan Sumatera Utara, mencakup kemitraan kelembagaan, pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, serta program pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang dimoderatori oleh Rahmadsyah Rangkuti, S.S., M.A., Ph.D. Diskusi melibatkan Konsul Jenderal India dan para narasumber, dengan pembahasan seputar studi di India, kolaborasi penelitian, serta peluang keterlibatan universitas di Sumatera Utara dalam jejaring akademik India.
Peringatan Hari Maharashtra melalui dialog akademik ini menegaskan komitmen berkelanjutan Konsulat Jenderal India di Medan dalam memperkuat kerja sama bilateral di bidang pendidikan tinggi, memperluas jejaring akademik, serta mendukung kemitraan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan antara India dan Indonesia. (RED)



























