PALAS (HARIANSTAR.COM) – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Padang Lawas (Disnaker Palas) menutup pelatihan berbasis kompetensi kejuruan Multimedia Program Video Editing, yang diselenggarakan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Jumhuriyah, Desa Ujung Batu, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sabtu (14/10/2023).
Pelatihan yang diikuti 20 peserta itu ditutup Kadisnaker Palas diwakili Kabid Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Muhammad Idrisman Mendefa.
Idrisman sekaligus juga menyerahkan sertifikat pelatihan secara simbolis kepada peserta.
Ia menyampaikan selamat kepada peserta yang telah mengikuti pelatihan ini selama 20 hari, dengan 160 jam pelatihan yang dibimbing instruktur dan tenaga kepelatihan dari BLKK Ponpes Al-Jumhuriyah.
“Semoga para peserta dapat terus mengembangkan kompetensinya dengan bergabung di lapangkan usaha yang membutuhkan kejuruan multimedia program editing ini,” harapnya.
Idrisman juga menyampaikan tiga pesan yang harus diingat dan simak yakni jangan pernah berhenti belajar dan berlatih. Jangan pernah berhenti mengamalkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang sudah diperoleh. Jangan pernah memutus shilaturrahim.
“Dengan demikian kalian akan menjadi orang-orang sukses dalam kehidupan. Sebab, hidup ini memang adalah pembelajaran. Dari pembelajaran kita bisa memiliki kompetensi. Dengan kompetensi, maka kalian sudah siap kerja,” katanya.
Pelatihan video editing ini merupakan pelatihan yang mempersiapkan angkatan kerja yang berkompeten dalam bidang editing video.
Ia juga berharap, semoga setelah ini, kalian semua menjadi tenaga kerja yang siap bersaing dalam dunia kerja yang semakin kompetitif. Sejak hari ini, kalian harus membangun tekad menjadi pengusaha. Untuk itu, Jangan cuma jadi penonton. Tapi, jadi pemain. Jadilah pelaku usaha. Jadilah aktor. Jangan biarkan oranglain yang mengelola tanah dan wilayahmu, sedangkan kamu cuma jadi karyawannya. Kata Idrisman
“Selain itu, keterampilan video editing ini bisa kalian manfaatkan untuk membangun kerjasama dengan pihak lain baik swasta ataupun pemerintah. Potensi pertanian, perdagangan, perindustrian, dan pariwisata yang dimiliki Kab. Padang Lawas, sebenarnya menjadi peluang prospek kalian untuk mendapatkan projek promosi melalui media digital. Ayo berkreasi. Ayo berbuat,” ujarnya memberikan semangat.
Sementara itu, Kepala BLK Ponpes Al-Jumhuriyah, melalui Instruktur Pelatihan, Haniam Maria Hasibuan mengucapkan terima kasih kepada Disnaker Padang Lawas, khususnya Kabid Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Muhammad Idrisman Mendefa dan seluruh peserta pelatihan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemda Kabupaten Palas melalui Disnaker Palas dan BLK Al-Jumhuriyah yang sudah melaksanakan pelatihan video editing, sudah melatih dan membina kami selama 20 hari. Pelatihan ini sangat bermanfaat buat masyarakat, terutama kami generasi muda,” ungkap salah seorang peserta pelatihan, Bismar Syahrizal Harahap dari Desa Parapat, Kecamatan Ulu Sosa, Palas.
Panitia mengumumkan peserta terbaik pada kegiatan ini yaitu Bismar Syahrizal Harahap yang juga meraih terbaik 1 Video Editor. Video Editor terbaik 2 yaitu Agus Sani Mendefa dari Desa Gunung Baringin, Kecamatan Sosa. (HS-1)


























