• Latest
  • Trending
  • All
25 Hari Pascabanjir Aceh Tamiang, Warga Gang Karya Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

25 Hari Pascabanjir Aceh Tamiang, Warga Gang Karya Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

21 Desember 2025
Terobosan Baru! Perumda Tirtanadi Turunkan Tarif Pemakaian Air Juli 2026

Terobosan Baru! Perumda Tirtanadi Turunkan Tarif Pemakaian Air Juli 2026

2 Juli 2026
Cadika Jadi Etalase Kota Medan, Rico Waas Sambut 98 Wali Kota dengan Senam Pagi

Cadika Jadi Etalase Kota Medan, Rico Waas Sambut 98 Wali Kota dengan Senam Pagi

2 Juli 2026
Ada Karnaval di Lapangan Merdeka Sebagian Jalan di Medan Ditutup

Ada Karnaval di Lapangan Merdeka Sebagian Jalan di Medan Ditutup

2 Juli 2026
Pemko Medan Berikan Pengurangan Pokok Pajak dan Pembebasan Denda PBB-P2

Pemko Medan Berikan Pengurangan Pokok Pajak dan Pembebasan Denda PBB-P2

2 Juli 2026
Dibuka Wamendagri Bima Arya, Rico Waas Dorong Rakernas XVIII APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah

Dibuka Wamendagri Bima Arya, Rico Waas Dorong Rakernas XVIII APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah

2 Juli 2026
Forum Komdigi APEKSI XVIII di Medan, Rico Waas Tekankan Kedaulatan Digital dan Ketahanan Informasi

Forum Komdigi APEKSI XVIII di Medan, Rico Waas Tekankan Kedaulatan Digital dan Ketahanan Informasi

2 Juli 2026
AKP Hizkia Peter Siagian Jabat Kasat Reskrim Polres Karo

AKP Hizkia Peter Siagian Jabat Kasat Reskrim Polres Karo

2 Juli 2026
Geruduk Polres Karo, Ratusan Massa Tuntut Pelaku Penyerangan Kantor LMP Ditangkap

Geruduk Polres Karo, Ratusan Massa Tuntut Pelaku Penyerangan Kantor LMP Ditangkap

2 Juli 2026
Syah Afandin Terus Perjuangkan Bantuan Bagi Korban Banjir yang Tidak Masuk Kriteria

Syah Afandin Terus Perjuangkan Bantuan Bagi Korban Banjir yang Tidak Masuk Kriteria

2 Juli 2026
Bapenda Kota Medan kenalkan Inovasi QRESTO di Forum Bisnis dan Investasi Rakornas XVIII APEKSI

Bapenda Kota Medan kenalkan Inovasi QRESTO di Forum Bisnis dan Investasi Rakornas XVIII APEKSI

2 Juli 2026
Proyek Revitalisasi SD Negeri 050726 Tanjung Pura, Diduga Kepala Sekolah Kerja Sama dengan Rekanan

Proyek Revitalisasi SD Negeri 050726 Tanjung Pura, Diduga Kepala Sekolah Kerja Sama dengan Rekanan

2 Juli 2026
Bupati Langkat Perkuat Sinergi Bersama Polri di HUT Bhayangkara Ke-80

Bupati Langkat Perkuat Sinergi Bersama Polri di HUT Bhayangkara Ke-80

2 Juli 2026
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home NUSANTARA

25 Hari Pascabanjir Aceh Tamiang, Warga Gang Karya Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

by Admin
21 Desember 2025
in NUSANTARA
25 Hari Pascabanjir Aceh Tamiang, Warga Gang Karya Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
FacebookWhatsappTelegram

ACEH TAMIANG (HARIANSTAR.COM) – Hari ke-25 pascabanjir, warga Gang karya, Desa Perdamaian, Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang masih tetap tinggal di tenda pengungsian. Pasalnya, air dan lumpur masih menggenangi rumah mereka hingga sejauh ini.

Dilokasi terlihat sebahagian rumah warga hancur terseret air banjir yang terjadi pada Rabu 26 November 2025 lalu. Bencana tersebut menyisakan duka yang mendalam bagi warga, termasuk yang tinggal di Desa Perdamaian. Hal itu sebagaimana disampaikan Surya Efendi Lubis, warga Gang Karya, Sabtu (20/12/2025).

Baca Juga

Terobosan Baru! Perumda Tirtanadi Turunkan Tarif Pemakaian Air Juli 2026

Dibuka Wamendagri Bima Arya, Rico Waas Dorong Rakernas XVIII APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah

Forum Komdigi APEKSI XVIII di Medan, Rico Waas Tekankan Kedaulatan Digital dan Ketahanan Informasi

Dijelaskanya kembali ,Surya warga Gang Karya, Desa Perdamaian sangat yakin kalau banjir tidak akan sampai ke pemukiman mereka, saat tsunami dahulu, air hanya setinggi betis orang dewasa saja. kali ini, ketinggi air hanya menyisakan bubungan rumah seluruh kampung Gg Karya

Saat itu semua warga mengungsi ke perbukitan, persis di belakang perkampungan Desa Perdamaian tersebut. Mirisnya lagi, kata Surya, di saat banjir bandang melanda Aceh Tamiang, penjarah harta benda pun masuk perkampungan menggunakan perahu yang terbuat dari batang pohon pisang. Banyak warga kehilangan barang berharganya, terutama baranga elektronik.

”Kalau soal bantuan yang diterima warga belum ada yang bersifat pembenahan tempat tinggal. Sejauh ini hanya sebatas beras dan air mineral saja untuk dikonsumsi warga sehari-hari,” sebut Surya.

Hal senada dikatakan Suaida (47) warga yang memiliki rumah semi permanen seluas 330 meter persegi yang dihuni tiga Kepala Keluarga (KK) yang merupakan anak dan menantunya.

Suaida mengisahkan kepedihan yang sangat mendalam akibat terjangan air banjir puluhan hari lalu. “Rumah tidak ada lagi. Saat ini saya dan sanak keluarga tinggal di tenda hijau milik Asuransi MAG,” katanya.

Sepekan lamanya perumahan Desa Perdamaian tergenang banjir,dengan ketinggian debit air setinggi 4 meter ,berlahan banjir berangsur surut, persisnya di hari ketujuh pihak Asuransi MAG mendirikan tenda hijau untuk penampungan pengungsi dan sekalian menampung warga untuk makan sehari-hari.

Bantuan dari pemerintah yang diterima warga hanya beras 5 kilogram dibagi dua kepala keluarga. Selain itu apapun tidak ada datang, bahkan pejabat berwenang saja pun belum pernah turun meninjau pemukiman warga Desa Perdamaian yang saat ini masih luluhlantak dan belum bisa dihuni.

Warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Pusat dapat secepatnya melakukan pendataan dan pembangunan menggantikan rumah milik warga yang hanyut terbawa arus air banjir .

“Saya berharap agar pemerintah dapat secepatnya melakukan pembangunan rumah tempat tinggal warga, termasuk rumah saya sudah tidak ada lagi, yang ada hanya tinggal tapak rumah saja,” ucap Suaida

Sementara hasil investigasi harianstar di wilayah Kabupaten Aceh tamiang ,terlihat hampir di seluruh wilayah kota Kuala Simpang maupun pedesaan yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang masih di selimuti air dan lumpur. (RUDI)

Post Views: 296
Tags: Aceh TamiangBertahanPascabanjirTenda PengungsianWarga Gang Karya
ShareSendShare
Admin

Admin

Baca Juga

Terobosan Baru! Perumda Tirtanadi Turunkan Tarif Pemakaian Air Juli 2026
HEADLINE

Terobosan Baru! Perumda Tirtanadi Turunkan Tarif Pemakaian Air Juli 2026

2 Juli 2026
Dibuka Wamendagri Bima Arya, Rico Waas Dorong Rakernas XVIII APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah
KOTA MEDAN

Dibuka Wamendagri Bima Arya, Rico Waas Dorong Rakernas XVIII APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah

2 Juli 2026
Forum Komdigi APEKSI XVIII di Medan, Rico Waas Tekankan Kedaulatan Digital dan Ketahanan Informasi
NUSANTARA

Forum Komdigi APEKSI XVIII di Medan, Rico Waas Tekankan Kedaulatan Digital dan Ketahanan Informasi

2 Juli 2026
AKP Hizkia Peter Siagian Jabat Kasat Reskrim Polres Karo
NUSANTARA

AKP Hizkia Peter Siagian Jabat Kasat Reskrim Polres Karo

2 Juli 2026
Syah Afandin Terus Perjuangkan Bantuan Bagi Korban Banjir yang Tidak Masuk Kriteria
NUSANTARA

Syah Afandin Terus Perjuangkan Bantuan Bagi Korban Banjir yang Tidak Masuk Kriteria

2 Juli 2026
Bobby Nasution Dorong APKASI Perkuat Otonomi Daerah dan Cari Terobosan Tingkatkan Pendapatan Daerah
NUSANTARA

Bobby Nasution Dorong APKASI Perkuat Otonomi Daerah dan Cari Terobosan Tingkatkan Pendapatan Daerah

2 Juli 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In