JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) memutuskan pelaksanaan final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat tahun 2026 akan diulang menyusul polemik yang berkembang di masyarakat.
Keputusan tersebut diambil setelah muncul sorotan publik terkait penilaian dewan juri dalam babak final yang mempertemukan peserta dari SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas.
Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan mengawasi langsung pelaksanaan ulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat final Kalimantan Barat (Kalbar) 2026.
Demikian ditegaskan Ketua Ahmad Muzani dalam jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 13 Mei 2026.
“Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan mengawasi langsung jalannya lomba tersebut dari awal sampai akhir,” kata Muzani dikutip dari rmol, Kamis (14/5/2026).
Muzani menjelaskan, pelaksanaan ulang final LCC Kalbar karena menuai polemik di masyarakat belakangan ini pun akan segera dijadwalkan kembali dalam waktu dekat.
“Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat (Kalbar) yang final akan kita lakukan ulang pada waktu yang akan segera diputuskan secepatnya,” kata Muzani.
Muzani menambahkan, proses penjurian nantinya akan dilakukan oleh juri independen guna menjaga objektivitas dan transparansi perlombaan.
“Juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen,” tutup Muzani.
Perdebatan bermula ketika peserta dari SMAN 1 Pontianak atau regu C2 menjawab pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jawaban tersebut dinilai kurang tepat oleh dewan juri, Dyastasita, yang diketahui menjabat Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI.
Namun situasi berubah ketika peserta dari SMAN 1 Sambas memberikan jawaban dengan substansi serupa dan justru dinyatakan benar oleh dewan juri.
Keputusan itu memicu keberatan dari regu C2. Salah satu peserta, Josepha Alexandra, secara sopan meminta dewan juri mempertimbangkan ulang penilaian dengan melihat respons dan pendapat penonton di arena lomba.
Di tengah polemik tersebut, SMAN 1 Sambas tetap keluar sebagai juara dan resmi menjadi wakil Provinsi Kalimantan Barat pada LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus mendatang.
SMAN 1 Sambas unggul atas SMAN 1 Pontianak yang menempati posisi kedua dan SMAN 1 Sanggau di peringkat ketiga. Kompetisi tingkat provinsi ini diikuti sembilan sekolah hasil seleksi dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.



























