BERABAD-ABAD lamanya, burung dodo dijadikan simbol kebodohan dan ketidakmampuan bertahan hidup.
Banyak yang percaya hewan ini punah karena terlalu jinak dan lamban untuk melindungi diri. Tapi faktanya, cerita itu salah besar.
Burung Dodo sebenarnya adalah spesies unik yang hidup damai di Pulau Mauritius, Samudra Hindia.
Karena pulau itu terisolasi dari predator alami, mereka berkembang tanpa rasa takut.
Mereka tidak perlu terbang atau melarikan diri dari ancaman, karena memang tak ada yang membahayakan mereka di sana — sampai akhirnya manusia datang.
Ketika pelaut Eropa tiba pada abad ke-16, segalanya berubah. Mereka membawa anjing, babi, dan tikus yang ikut turun dari kapal.
Hewan-hewan ini merusak telur dodo dan menghancurkan ekosistemnya. Sementara manusia sendiri berburu dodo dengan mudah karena mereka memang tidak takut pada manusia.
Jadi, dodo bukan punah karena bodoh, mereka hanya tidak berevolusi untuk menghadapi kekejaman yang datang tiba-tiba.
Dalam waktu kurang dari satu abad, seluruh spesies pun musnah, bukan karena kelemahan, tapi karena dampak peradaban manusia.
Kadang yang kita sebut lemah, sebenarnya hanya belum siap menghadapi dunia yang terlalu kejam.



























