• Latest
  • Trending
  • All
Ribuan Warga Gaza Terancam Mati Karena Keterbatasan Medis

Ribuan Warga Gaza Terancam Mati Karena Keterbatasan Medis

2 Februari 2026
Bobby Nasution Bangun Kembali Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor

Bobby Nasution Bangun Kembali Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor

21 Agustus 2026
Terbukti Intervensi Kasus, AKP Fadlun Dijatuhi Sanksi Demosi 2 Tahun

Terbukti Intervensi Kasus, AKP Fadlun Dijatuhi Sanksi Demosi 2 Tahun

21 Agustus 2026
Menteri Keamanan Israel Pamer Tempat Hukum Gantung Warga Palestina

Menteri Keamanan Israel Pamer Tempat Hukum Gantung Warga Palestina

21 Agustus 2026
Polsek Medan Area Ungkap Pencurian di Gudang Expedisi

Polsek Medan Area Ungkap Pencurian di Gudang Expedisi

21 Agustus 2026
Cegah Kejahatan, Jatanras Polda Sumut Tingkatkan Patroli

Cegah Kejahatan, Jatanras Polda Sumut Tingkatkan Patroli

21 Agustus 2026
Launching Pemutakhiran Data Keluarga 2026 di Simalungun, Kaper BKKBN Sumut Tekankan Akurasi Data

Launching Pemutakhiran Data Keluarga 2026 di Simalungun, Kaper BKKBN Sumut Tekankan Akurasi Data

21 Agustus 2026
Bak Film Aksi, Polrestabes Medan Tabrak Mobil demi Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja

Bak Film Aksi, Polrestabes Medan Tabrak Mobil demi Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja

21 Agustus 2026
8 Bulan Kasus Pencabulan Bocah SD di Dairi Mangkrak: Orang Tua Minta Kapolres dan Kadis PUPR Tegas!

8 Bulan Kasus Pencabulan Bocah SD di Dairi Mangkrak: Orang Tua Minta Kapolres dan Kadis PUPR Tegas!

21 Agustus 2026
Zakiyuddin Harahap Apresiasi Lomba Domino, Sebut Jadi Wadah Kegiatan Positif Masyarakat

Zakiyuddin Harahap Apresiasi Lomba Domino, Sebut Jadi Wadah Kegiatan Positif Masyarakat

21 Agustus 2026
Sambut Kemendikdasmen, Bunda PAUD Kota Medan Dorong Kolaborasi Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini

Sambut Kemendikdasmen, Bunda PAUD Kota Medan Dorong Kolaborasi Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini

21 Agustus 2026
Januari-Juli 2026, Polda Sumut Ungkap 6.369 Kasus Kejahatan Jalanan, 2.400 Pelaku Diamankan

Januari-Juli 2026, Polda Sumut Ungkap 6.369 Kasus Kejahatan Jalanan, 2.400 Pelaku Diamankan

21 Agustus 2026
Mengenal SMK Negeri 3 Medan, Sekolah Teknik Kimia yang Terus Berinovasi

Mengenal SMK Negeri 3 Medan, Sekolah Teknik Kimia yang Terus Berinovasi

21 Agustus 2026
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ribuan Warga Gaza Terancam Mati Karena Keterbatasan Medis

by Yunsigar
2 Februari 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Ribuan Warga Gaza Terancam Mati Karena Keterbatasan Medis

Selama lebih dari satu setengah tahun, Israel telah menutup perbatasan Rafah dan mengepung Jalur Gaza (Getty/via gazamedia)

FacebookWhatsappTelegram

GAZA (HARIANSTAR.COM) – Israel membuka kembali sebagian perbatasan Rafah yang menghubungkan Jalur Gaza yang terkepung dengan Mesir, pada Minggu (1/2/2026).

Hal itu mengakhiri lebih dari satu setengah tahun penutupan hampir total.

Baca Juga

Menteri Keamanan Israel Pamer Tempat Hukum Gantung Warga Palestina

Bak Film Aksi, Polrestabes Medan Tabrak Mobil demi Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja

8 Bulan Kasus Pencabulan Bocah SD di Dairi Mangkrak: Orang Tua Minta Kapolres dan Kadis PUPR Tegas!

Namun langkah ini bersifat terbatas dan lebih simbolis, tanpa memungkinkan pengiriman barang maupun pergerakan pengunjung atau pasien secara nyata, meski krisis kemanusiaan dan kebutuhan medis mendesak terus meningkat di Gaza.

Pembukaan kembali perbatasan terjadi setelah berbulan-bulan seruan dari organisasi kemanusiaan dan bertepatan dengan implementasi fase kedua dari kesepakatan gencatan senjata, menurut sumber Palestina dan Israel.

Meski demikian, para pejabat dan analis menyebut langkah ini masih jauh dari yang dibutuhkan untuk mengatasi bencana kemanusiaan yang semakin parah di Gaza.

Dikutip dari gaza media, Senin (2/2/2026) menyebutkan, Shadi Othman, petugas media Kantor Uni Eropa di Yerusalem, mengatakan kepada TNA bahwa pembukaan ini merupakan uji coba untuk menilai kesiapan operasional di perbatasan.

Ia menambahkan, proses ini dilakukan dalam koordinasi dengan Misi Bantuan Perbatasan Uni Eropa (EUBAM) dan pihak berwenang Mesir, dan difokuskan pada pengaturan teknis serta administratif untuk mempersiapkan pergerakan penduduk Palestina di masa depan.

“Perbatasan mungkin akan dibuka secara resmi besok,” kata Othman, seraya menegaskan bahwa kehadiran Uni Eropa di Rafah terbatas pada pemantauan kepatuhan terhadap standar dan prosedur yang disepakati, tanpa ikut mengelola pembukaan atau penutupan.

Pihak Israel menegaskan bahwa pembukaan kembali bersifat terbatas. Koordinator Aktivitas Pemerintah Israel di Wilayah (COGAT) menyebut perbatasan dibuka “sesuai kesepakatan gencatan senjata dan arahan pimpinan politik”, terbatas pada pergerakan orang dalam lingkup sempit.

Pernyataan resmi menyebut langkah ini sebagai fase eksperimen awal, dilakukan bersama EUBAM dan pihak terkait lainnya, sebagai persiapan menuju kemungkinan operasi penuh di kemudian hari.

Namun sumber Palestina menegaskan pembukaan ini masih bersifat eksperimen dan belum berarti kelonggaran signifikan bagi rakyat Gaza. Hingga akhir hari Minggu, meski ada delegasi gabungan Palestina-Mesir-Uni Eropa di perbatasan, belum tercatat adanya pergerakan pengunjung atau pasien.

Bagi para korban luka dan pasien kronis di Gaza, perbedaan antara pembukaan simbolis dan perbatasan yang berfungsi penuh bisa menjadi urusan hidup dan mati.

Puluhan ribu warga Palestina masih terjebak di Jalur Gaza, tidak bisa mengakses perawatan medis di luar, sementara sistem kesehatan Gaza terus ambruk akibat lebih dari satu tahun perang, kekurangan obat dan bahan bakar, serta penutupan banyak rumah sakit.

“Saya sudah menunggu berbulan-bulan, dan setiap hari kondisi saya semakin memburuk,” kata Mohammed Khalil Abu Awda, 27, dari lingkungan Shuja’iyya, Gaza City. Abu Awda mengalami kelumpuhan parsial setelah terkena pecahan peluru dalam serangan Israel pada November lalu.

“Jika saya tidak bisa pergi segera, saya khawatir akan lumpuh permanen,” tambahnya.

Seorang sumber di Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, hingga saat ini belum ada jadwal resmi terkait keberangkatan pasien. Lebih dari 25.000 korban luka dan ribuan orang dengan penyakit serius membutuhkan perawatan mendesak di luar Jalur Gaza. Sumber itu memperingatkan, penutupan terus-menerus atau pembukaan terbatas Rafah bisa menimbulkan kematian yang seharusnya bisa dicegah.

Secara politik, analis menilai pembukaan terbatas ini mencerminkan rapuhnya pemahaman yang ada terkait gencatan senjata.

“Rafah masih diperlakukan sebagai alat politik dan keamanan, bukan sebagai kebutuhan kemanusiaan,” kata Mustafa Ibrahim, analis politik Palestina di Gaza. Ia menekankan, hanya operasi penuh dan reguler, didukung jaminan internasional yang jelas, yang dapat mulai mengatasi bencana kemanusiaan di Gaza.

Rafah, satu-satunya perbatasan antara Gaza dan dunia luar yang tidak sepenuhnya dikontrol Israel, lama menjadi simbol isolasi sekaligus harapan rapuh bagi warga Jalur Gaza.

Bagi banyak warga Gaza, pembukaan terbatas pada Minggu kembali menimbulkan kekhawatiran bahwa harapan mereka masih bisa tertunda.

 

Post Views: 600
Tags: Keterbatasan MedispembukaanPerbatasan RafahRibuanSimbolisTerancam MatiWarga Gaza
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Menteri Keamanan Israel Pamer Tempat Hukum Gantung Warga Palestina
HEADLINE

Menteri Keamanan Israel Pamer Tempat Hukum Gantung Warga Palestina

21 Agustus 2026
Bak Film Aksi, Polrestabes Medan Tabrak Mobil demi Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja
HEADLINE

Bak Film Aksi, Polrestabes Medan Tabrak Mobil demi Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja

21 Agustus 2026
8 Bulan Kasus Pencabulan Bocah SD di Dairi Mangkrak: Orang Tua Minta Kapolres dan Kadis PUPR Tegas!
HEADLINE

8 Bulan Kasus Pencabulan Bocah SD di Dairi Mangkrak: Orang Tua Minta Kapolres dan Kadis PUPR Tegas!

21 Agustus 2026
PGN Bantah Ledakan Grand Polonia Disebabkan Kebocoran Gas Bawah Tanah
HEADLINE

Ledakan Grand Polonia: Polisi Tetapkan Tersangka, Identitas Masih Rahasia 

20 Agustus 2026
Iran Akan Serang Hingga Eropa Jika Perang Meningkat
HEADLINE

Iran Akan Serang Hingga Eropa Jika Perang Meningkat

20 Agustus 2026
Prancis Kecam Seruan Ben-Gvir Bunuh Warga Gaza
HEADLINE

Prancis Kecam Seruan Ben-Gvir Bunuh Warga Gaza

20 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In